
Setelah Sandra mematikan sambungan video call diantara keduanya yang masih berbincang untuk melepaskan rasa rindu.
"Haha, ada ada aja si adek kamu itu sayang" ujar Kak Kevin.
"Biarkan saja, karena dia jomblo mungkin minder dengan kita" ucap Sindri.
"Bisa jadi itu" ucap Kevin.
"Oh ya sayang, aku mau tanya deh, sayang tau gk siapa cowo yang lagi deket sama Sandra? Karena tadi dia cerita kalo liat cowo ganteng waktu tour ke aku" tanya Sindri yang penasaran.
"Sebentar sayang, aku pikir dan aku ingat ingat lagi" ujar Kak Kevin sambil berpikir.
Menunggu kak Kevin menjawab, Sindri menatap kekasihnya dengan senyum terukir di wajahnya ketika dia melihat Kevin sedang berpikir keras.
"Oh iya aku baru inget,, jadiĀ waktu itu, aku nyari Sandra karena temennya nyari dia di kamar gk ada, pas aku samperin dia duduk di batu besar tapi dia make jaket milik anak osis sebelah" ujar Kevin.
"Osis sebelah? Maksudnya?" tanya Sindri yang bingung.
"Maksud ku SMK sayang" ujar Kevin.
"Namanya siapa? Sedekat apa mereka?" tanya Sindri makin serius jika mengenai adik tercintanya.
__ADS_1
"Namanya Sean, waktu pulang tour aku kan berniat mengantar Sandra, tapi tiba tiba temen ku minta pulang bareng aku sayang, maaf jika hari itu tidak mengantar Sandra" ujar Kevin sambil memegang kedua telinganya.
"Mmm.. Terus dia pulang sama siapa waktu itu?" tanya Sindri karena takut terjadi sesuatu pada adiknya.
"Saat aku sudah sampai di rumah terus aku di suruh Ibu pergi ke minimarket dan di jalan aku melihat Sandra di boncengin Sean" jelas Kevin.
"Sean lagi?" tanya Sindri yang tidak yakin.
"Iya sayang, Sean lah yang kemungkinan Sandra maksud" ujar Kevin.
"Oke baiklah, nanti aku tanyakan pada Sandra dan kak Kevin tolong tanyakan kepada Sean seberapa dekatkah mereka, karena aku takut jika terjadi apa apa pada Sandra" ucap Sindri yang meghawatirkan adik tercintanya itu.
"Iya, pasti akan aku tanyakan pada Sean jika bertemu dia" jawab Kevin.
"Ehemm. Ada yang lagi kangen kangenan nih" ejek Kak Reza.
"Apaan si kak,, kaya kakak gk pernah begini aja sama kak Wina" balas ejekan Sindri.
"Haha, aku sama Wina masih bisa ketemu setiap hari" tawa Kak Reza sambil menjulurkan lidahnya untuk mengejek Sindri dan Kevin karena LDR.
"Hai kak Reza" sapa Kevin di seberang sana.
__ADS_1
"Hai juga adek ipar" balas sapa kak Reza.
"Bagaimana tour mu Vin?" tanya Kak Reza.
"Berjalan lancar kak, tapi ada sesuatu antara Sandra dengan temen ku kak" ujar Kevin.
Sindri memberikan ponselnya pada kak Reza.
"Siapa dia? Apa dia tau kalo Sandra dengan Sindri itu kembar?" tanya kak Reza.
"Namanya Sean kak, dia ketua osis SMK, dia tidak tau, karena Sindri melarang Sandra untuk memberitau pada siapapun yang dekat dengan dia jika Sandra punya kembaran" ujar Kevin.
"Baguslah jika seperti itu, karena aku juga takut jika tau Sandra kembar dengan Sindri, takut hati Sandra terluka jika seseorang yang dekat denganya melirik Sindri" ujar kak Reza.
"Tapi aku tidak seperti itu kak untuk melirik Sandra, karena hatiku dan ragaku hanyalah untuk Sindri seorang" ungkapan Kevin.
"Lagi pula, kedua orang tua ku tau dan merestui hubunganku dengan Sindri cuma di kasih peringatan aja, agar tidak tertukar, hehe" imbuh Kevin.
"Ya memang, kamu harus bisa memilih di antara keduanya dengan cermat jika mereka sedang bersama" ujar kak Reza.
"Sudah dulu ya Vin, karena aku ada urusan, sampai jumpa. Lanjutkan deh kangen kangenannya sama Sindri" pamit Kak Reza sambil meledek sepasang kekasih tersebut.
__ADS_1
Ponsel Sindri langsung di kembalikan pada pemiliknya lagi.
Mereka berdua hanya terdiam karena tidak ada topik pembicaraan lagi, akhirnya mereka memutuskan sambungan video callnya.