
Di depan halaman rumah Sarah.
Sarah turun dari mobil Kak Lio.
"Terima kasih" ucap sarah.
"Sama sama" jawab Kak Lio.
"Daaa..." ucap Sarah sambil melambaikan tangan pada Tania.
Setelah meninggalkan rumah Sarah, Kak Lio melajukan mobil untuk pulang ke rumah.
Di kediaman keluarga Tania.
'Tingtong'Tingtong' suara bel rumah.
Mama Desi langsung membukakan pintu.
"Assalamu'alaikum Ma" ucap Tania dengan mencium punggung tangan Mamanya.
"Wa'alaikumsalam"
"Tumben pulang cepet" ujar sang mama.
"Di jemput kak Lio, Tania ke kamar dulu ya ma"
Tania naik ke atas menuju kamarnya. Dari depan pintu Kak Lio dan sahabat masa sekolahnya (Yuda Fadillah) masuk ke dalam rumah.
"Assalamu'alaikum tante" sapa Yuda.
"Wa'alaikumsalam" ucap mama terkejut melihat Yuda.
"Silahkan duduk Yud, kamu ngobrol dulu sama mama, aku mau ke kamar sebentar" ucap Lio dan meninggalkan mama nya berbincang dengan Yuda.
ART keluar dari dapur dengan membawa minuman dan cemilan ringan menuju ruang tamu karena melihat dari jendela samping bahwa ada tamu.
"Apa kabar tante?"
"Tante baik, kabar bunda kamu gimana Yud?"
"Keadaan Bunda baik ko tante"
"Ko kamu bisa bareng sama Lio?"
"Tadi siang aku ke kantor nya Lio tante, sekedar main untuk melepas rindu, hehe"
"Kamu ini" sambil menepuk pundak Yuda, karena mama Desi tau kalo Yuda menyukai Tania sejak Tania masih SMP.
"Tante, Delia.. sudah punya pacar belum? Tan" tanya Yuda sambil tersenyum tipis.
"Kenapa tidak tanya langsung pada Tania saja, Yud?" ejek mama Desi.
Yuda hanya bisa tersenyum jika Mama Desi akan berbira seperti itu.
"Di minum Yud, tante ke dalam dulu"
"Iyaa tante"
Lio keluar dari kamarnya dengan pakaian santai. Dan duduk di sebalah Yuda.
"Li, tolong panggilkan Delia dong" ucap Yuda di telingga Lio.
"Hmm" gumah Lio.
"Ayo lah Li, pliss" Yuda memohon dengan memasang muka melas.
"Iyaa iyaa, sebentar"
Lio pergi ke kamar Tania.
Kak Lio masuk tanpa mengetuk kamar sang adik.
__ADS_1
"Dek, turun gih. Ada yang mau ketemu sama kamu" ajakan Kak Lio.
"Itukan teman kakak bukan teman Nia"
"Ya tapikan dia pengen ketemu sama kamu"
"Iyaa iyaa" ucap Tania pasrah.
Tania mengekori Kak Lio menuruni anak tangga. Yuda melihat Tania dari atas rambut sampai bawah kaki dengan pakaikan santai dengan wajah cantik natural.
'Sungguh cantik' batin Yuda.
"Oi, biasa aja kali" ledek Lio yang buat mata Yuda melihatnya.
"Hai Del" sapa Yuda pada Tania.
"Hai kak"
"Apa kabar Del?" tanya Yuda.
"Baik kak"
"Delia"
"Kak, stop panggil aku Delia. Tania gk suka di panggil Del" ujar Tania.
"Kenapa?"
"Tania gk suka aja" ujar Tania.
"Kakak manggil kamu dengan sebutan Delia, karena kamu istimewa dari yang lain Del" ucap Yuda lembut.
"Terserah kak Yuda"
"Delia" panggilan Yuda kepada Tania lagi.
"Hmm" gumah Tania.
"Tanya aja"
"Delia sudah punya kekasih belum?" tanya kak Yuda tanpa malu menanyakan tentang kepribadian Tania di depan Kak Lio.
"Kalo Tania udah punya gimana kak?"
"Hmm" gumah Yuda.
"Terus kalo Tania belum punya gimana?"
"Yaa terus terang saja, kakak sudah menggagumi kamu sejak kamu SMP" ucap Yuda terus terang tanpa risih mengutarakan perasaan yang Yuda pendam sejak ia masuk kuliah( lulus SMA).
"Lalu?"
"Ya kakak ingin menjadikan kamu milik kakak selamanya"
"APA?" teriak Tania terkejut mendengar ucapan Kak Yuda.
"Tania gk mau!! Tania masih ingin kuliah dan kerja, jadi Tania harap.. kak Yuda bisa mencari wanita lain selain Tania" Ucap Tania langsung berdiri dan meninggalkan Yuda dan Lio di ruang tamu.
"Sabar bro" ucap Lio yang mengelus punggung Yuda.
Yuda menarik nafas panjang dan menghembuskannya.
"Di nikmatin tu cemilan dan minumannya jangan di anggurin" kata Lio.
"Terima kasih bro"
"Iyaa" sahut Lio.
Mama Desi keluar dari dalam kamar dan berbincang dengan Yuda dan Lio. Saat berbincang suara bel berbunyi, ART pun langsung membukakan pintu dan melihat majikan nya pulang yaitu Papa Wildan.
"Silahkan masuk tuan" ucap ART tersebut.
__ADS_1
Papa Wildan memasuki rumah dan melihat di ruang tamu ada istri dan anak laki laki nya dan seorang laki laki yang tak asing bagi papa Wildan yang melihat Yuda.
"Kamu kapan dateng Yud?" tanya Papa.
"Tadi om"
"Ouh, ya sudah di lanjut ngobrolnya. Om ke dalam dulu"
"Iyaa om"
***
Saat Papa Wildan pulang, bel rumah berbunyi lagi dan ART langsung membukakan pintu.
"Tania nya ada Bi?"
"Ada non, silahkan"
"Hai Tante"
"Hai juga cantik, sini duduk biar tante panggilkan Tania di atas sebentar"
Tania di dalam kamar merasa bingung dengan ucapan Kak Yuda di bawah.
'Apa apaan kak Yuda ingin menjadikan ku miliknya, dulu saja aku habis habisan di labrak oleh pacarnya padahal Kak Yuda sendiri yang mengantar jemput ku bukan karena keinginanku, dan sekarang dengan mudah dia bilang begitu! Kalo pacar kak Yuda tau, bisa habis aku' ucap batin Tania di hati.
Tanpa Tania sadari mama nya sudah mengetuk berkali kali kamar Tania karena Sarah berkunjung ke rumahnya.
Suara ketukan kamar Tania 'Tok Tok Tok' yang menyadarkan lamunan Tania.
"Nia, ada Sarah dibawah. ayo turun dan temui" ucap mama.
Dengan spontan Tania menjawab "Iyaa ma, sebentar"
Tania keluar dari kamar dan menuruni tangga dan melihat Sarah sedang menunggu.
"Sar, ada apa kamu ke sini sesore ini?" tanya Tania.
"Aku cuma mau pinjam buku mu Tan"
"Buku?" ucap Tania bingung. Karena tidak biasanya sahabatnya ini berkunjung hanya sekedar buku!
Sarah mengode dengan mengedipkan sebelah matanya. Seperti ada yang lain tujuan Sarah datang ke rumah Tania.
"Yaudah ayo ke kamar ku aja Sar." ajak Tania.
"Kak, Tania sama Sarah ke atas" sambung ucap Tania pamit dengan menggandeng tangan Sarah.
Saat mereka sudah di kamar Tania.
"Tan, itu siapa si yang duduk sama kak Lio?" tanya Sarah penasaran.
"Oh itu, sahabat Kak Lio sejak SD hingga SMA dan anaknya temen mama gw sar"
"Ouh jadi dia to yang duduk di kursi depan saat Kak Lio jemput lu tadi?"
"Iyaa" ucap Tania
"Terus sekarang kenapa lu kesini?" ucapan tambahan Tania.
"Ya gw si cuma mau maen aja"
"Kalo mau maen kenapa gk ngabarin dulu?"
"Ya gw lupa ngabarin, karena gw liat secara langsung wajah tampan abang lu jadinya gw pengen nyamperin deh, hehe" ucap Sarah sambil tersenyum senyum malu.
"Bisa ae ngelesnya, hahaha" ejek Tania.
"Yaudah, lu disini dulu. Gw mau ke bawah ambil minuman dan cemilan dulu buat lu" ucap Tania.
"Gw ikut yaa" ucap Sarah memasang muka segar, karena ingin melihat kak Lio.
__ADS_1
"Yaudah ayo" ajakan Tania.