
Setelah menerima telpon dari bunda. Kevin menghampiri Sean.
"Kamu berbaring lah, aku akan ke dapur" ucap Kevin.
Sean berbaring di sofa, Kevin melangkah ke dapur.
Dapur.
Kevin berdiri di sebelah Sandra.
"San, kak Kevin minta maaf karena tidak menjaga mu dengan baik" ucap Kevin yang merasa bersalah.
"Tidak apa apa kak, tapi mengapa Surya ada di gerbang bersama kak Kevin?" tanya Sandra.
"Aku juga tidak tau, saat aku ingin masuk, tiba tiba dia memanggilku dari belakang dan ingin bertemu dengan mu" jelas Kevin.
"Tapi kenapa dia tiba tiba ingin menemui ku ya kak?" tanya Sandra.
"Entahlah, kakak juga gk tau. Apa kamu sama Sean bertemunya di jalan atau dia melihatmu dengan Sean tadi?" tanya Kevin.
"Sepertinya tidak kak, tadi aku pergi dengan Kak Sean ke cafe, lalu ada kak Laudry juga disana" ujar Sandra sambil membalikkan badannya menuju meja makan.
"APA? Laudry?" kaget Kevin
Sandra hanya menganggukan kepala.
__ADS_1
"Mungkin itu yang membuat Surya datang ingin menemui mu dan ingin mengetahui siapa yang sedang bersama mu di cafe itu, karena yang Laudry dan Surya tau hanya aku yang selalu bersama mu bukan Sean" ujar cerdik Kevin.
"Mungkin kak" ucap Sandra sambil menata masakannya di meja makan.
"Oh ya kak, panggil kak Sean untuk makan bersama" ujar Sandra.
Kevin menghampiri Sean yang terbaring di sofa, tapi langkahnya tertahan saat mendengar ketukan pintu.
Sean mendengar ketukan pintu, ia bangun dari pembaringannya. Kevin pun membuka pintu dan melihat siapa yang datang.
"Bunda, silahkan masuk bun" ucap Kevin yang mempersilahkan.
"Dimana Sandra Vin?" tanya bunda.
"Ada di meja makan bun" jawab Kevin.
Bunda duduk di sebelah Sean langsung mengelus rambut Sean dengan lembut.
"Sean, bagaimana keadaan mu sekarang?" tanya Bunda yang khawatir.
"Aku baik baik saja tante" jawab Sean.
"Sepertinya tidak nak, apa mama mu tau keadaan mu sekarang?" tanya bunda lagi.
"Tidak, karena aku tidak ingin membuatnya khawatir pada ku" ujar Sean.
__ADS_1
"Bukankah jika tidak memberitaunya maka dia akan khawatir pada mu karena kamu jam sekian belum pulang juga!" jelas bunda.
Sean hanya diam. Tiba tiba Sandra menghampiri kak Kevin karena lama menunggu untuk memanggil Sean.
"Kak Kevin kenapa lama sekali memanggil kak Sean" ujar kesal Sandra.
Kevin menoleh pada Sandra, dan Sandra terkejut melihat bundanya duduk di sebelah Sean.
"Bunda" ucap lirih Sandra.
"Kenapa? Terkejut melihat bunda di rumah? Bunda tau, kamu mesti melarang Kevin menghubungi bunda bukan?" tanya bunda yang membuat Sandra terdiam.
"Jawab bunda Sandra!" ucap bunda dan berdiri di sebelah Sandra yang tertunduk karena takut di marahi bundanya karena meninggikan suaranya pada Kevin.
"Maaf bun" ucap lirih Sandra.
"Lain kali jangan di ulangi lagi, minta maaf pada Kevin dan juga Sean" titah bunda.
"Kak Kevin, Kak Sean. Sandra minta maaf" ucap lirih Sandra sambil menunduk.
"Tidak apa apa San" jawab Kevin.
"Tidak masalah San" jawab Sean.
"Ya sudah, kalian makan siang dulu" titah Bunda.
__ADS_1
Mereka menuju meja makan, dan mereka menikmati masakan Sandra. Sunyi tidak ada suara yang keluar hanya suara sendok yang beradu dengan piring.