Pemburu Cinta Sejati

Pemburu Cinta Sejati
Part 2


__ADS_3

***


Di kediaman keluarga Tania.


'Tingtong'  suara bel berbunyi.


Mama Desi langsung membukakan pintu rumahnya dan terkejut saat melihat siapa yang datang.


"Ya ampun Tania, kamu kenapa sayang?." Mama Desi panik melihat keadaan putrinya.


"Ma, Tania boleh masuk?" Tania yang di biarkan terus berdiri di depan pintu.


Mama Desi langsung mempersilahkan Tania dan kedua temannya masuk.


"Bi.. Ambilkan air hangat dan kotak P3K."  titahnya pada pelayan.


"Tan, kamu kenapa bisa kaya begini?." tanya mama Desi.


"Kamu berantem sama siapa?." tambahnya bertanya.


Tania hanya diam tidak menjawab pertanyaan mamanya.


"Sar, Tania bisa begini kenapa?." mamanya Tania menatap Sarah.


Sarah terdiam entah dia bingung atau mencari cara untuk memberitaukan pada mama nya Tania.


"Kenapa diam? jawab tante, Sarah!."

__ADS_1


"Oh.. apa jangan jangan Tania kena ulah Vano lagi iyaa? Karena Tania menyelamatkan kamu yang selalu di ganggu Vano!" ucap mama Tania mengarah ke Sarah.


"Bukan begitu ma, jangan salahkan Sarah! Dia gk salah ma" pembelaan Tania.


"Terus kenapa muka kamu begini, mama yakin ini karena ulah Vano kan?" tanya mama curiga.


"Enggak ko tante, tadi itu Tania..." ucap Riski terpotong dan langsung terdiam.


"Tania apa?."


"Sudah kalian jangan ngeles, mama tau ini karena ulah Vano kan!." tegas mama Desi pada fillingnya yang benar.


"Biar mama hubungi keluarga Vano. Biar mereka tau kelakuan anaknya." ucap kesal mama.


Beberapa menit kemudian. Kak Lio pulang ke rumah untuk mengambil berkas berkas yang tertinggal di rumah.


"Ulah Vano lagi." jawab mama.


"Vano lagi? Gk ada kapoknya itu bocah!." ucap kesal kak Lio.


"Bukan Vano kak." ucap Tania.


"Terus kalo bukan Vano siapa lagi TANIA?" tanya kak Lio sedikit membentak agar Tania tidak menutupi kebenarannya.


"Ini.. Ini ulah Sarah kak Lio." ucap Sarah sambil menunduk.


"Kamu? Mana mungkin kamu tega membuat Tania seperti ini?." ucap kak Lio tidak yakin dengan perkataan Sarah.

__ADS_1


Riski hanya terdiam yang tidak mengetahui tentang Tania, Sarah, Vano maupun keluarga Tania dan mendengarkan semua pembicaraan yang ada di rumah ini setelah ia melangkahkan kaki di rumah Tania.


Kak Lio menghubungi keluarga Vano.


"Ya Nak Lio, ada apa kamu menghubungi keluarga Devano?." ucap seorang wanita yang sudah berusia laniut.


"Saya ingin memberi tahukan semua kelakuan Vano terhadap Tania yang semena mena, Tahun lalu Vano membuat Tania terbaring di rumah sakit karena Vano melempar batu besar tepat dibelakang kepala Tania, menendang Tania hingga terbentur meja, dan membuat Tania kecelakaan di jalan karena ulah Vano yang sengaja menambrak Tania di pinggir jalan." ucap Kak Lio.


"Sebelumnya saya minta maaf atas kelakuan Vano yang tidak saya ketahui belakangan ini." sahutnya.


"Kata maaf saja tidak bisa membalikkan keadaan."


"Baiklah Nak Lio, saya akan memberi hukuman berat pada Vano, agar tidak ada kejadian seperti ini terulang lagi."


"Oke, Saya tunggu kabarnya."


Kak Lio langsung menutup telpon dan bergegas mengambil berkas yang ia butuhkan di ruang kerja sang papa.


Riski yang tidak sengaja mendengar  telpon antara Kak Lio dengan keluarga Vano. Dalam hati Riski 'Sadis sekali Dia melukai gadis ini dengan berbagai cara'


Apakah Riski akan selalu melindungi Tania?


Hukuman apa yang akan di dapatkan Devano?


Silahkan tinggalkan Komen kalian 😊


TBC

__ADS_1


__ADS_2