Pemburu Cinta Sejati

Pemburu Cinta Sejati
Bab 9. Penasaran


__ADS_3

Sore hari.


Sandra sedang asik menemani Yuna bermain, tiba tiba adik kak Sean yang satunya lagi dari luar rumah langsung menghampiri kak Sean di ruang keluarga.


"Kak Sen, ada yang nyariin tu di depan" ucap Yuni, adik kak Sean yang usianya tidak jauh dari kak Sean.


Sean dengan Yuni  Arindia hanya beda 5 tahun. Sedangkan Sean dan Yuna Adinda berbeda 10 tahun.


"Siapa dek?" tanya Sean pada Yuni.


"Katanya temen kakak" jawab Yuni yang ikut bergabung dengan Yuna dan Sandra.


Kak Sean langsung bergegas menemui orang menunggunya di depan rumah.


"Pacarnya kak Sen ya kak?"Tanya Yuni pasa Sandra dengan tatapan senang, karena Kak Sean memiliki pacar.


"Cuma temen aja ko" jawab Sandra malu malu, karena sedari tadi di tanya yang sama.


"Yakin kakak gk ada perasaan apapun ke kak Sen ku yang tampan" ledek Yuni sambil tersenyum senyum.


" Aku baru kenal sama kak Sean waktu tour kemarin" jawab Sandra sambil menahan tawa.


"Oya?" Tanya Yuni sengaja ingin memancing jawaban lain dari Sandra yang membuat Yuna ingin tau pun mendekat pada Sandra.

__ADS_1


"Tu benerkan, kalo kak Sandra pacar kak Sen ku" Ujar Yuna.


Tiba tiba mama dan papa kak Sean menghampiri ketiga anak perempuan yang duduk di atas karpet dengan banyak mainan berserakan milik Yuna.


"Kalian lagi bahas apa si?" tanya mama yang kepo dengan yang dibicarakan ketiganya.


"Ini ma, kak Sandra pacar kak Sen" jawab Yuna yang langsung mendekat pada mama dan papanya.


"Dede tau dari siapa?" tanya papa pada Yuna.


"Tau, tadi Yuna denger ko pa" jawab so tau ala Yuna.


Sean yang habis nemenui temannya di depan rumah ia segara masuk. Saat Sean ikut berkumpul bersama keluarganya dan juga Sandra.


"Panjang umur? masih lama ,2 bulan lagi  dek"Jawab Sean yang tidak mengetahui maksud dari Yuni.


"Sini Sen, jelasin sama mama dan papa di hadapan Sandra, Yuni dan Yuna" ujar sang mama.


"Jelasin apa si? Sen gk tau maksud mama" ucap Sean yang mengerutkan alis matanya seakan tatapan tajam tidak mengerti.


"Jelasin kenapa bisa bawa Sandra kesini? Karena Sandra yang pertama kamu bawa ke rumah, biasanya kamu gk pernah bawa temen perempuan ke rumah dan sampe sore begini kamu belum antar Sandra pulang?" tanya mama yang ingin tau tentang hubungan keduanya.


'Aduh kenapa seperti ini situasinya? Lebih baik  tadi aku di rumah sendirian aja dari pada harus di pertanyakan hubungan ku dengan kak Sean' gumam batin Sandra.

__ADS_1


"Ouh karena itu, mama pengen tau" jawab santai Sean yang duduk di sebelah Sandra.


"Tu benerkan kakak, duduk di sebelah kak Sandra" ledek Yuni pada Kak Sean.


Tiba tiba tangan kak Sean merangkul pundak Sandra.


'Kak, jangan seperti ini dong' batin Sandra berbicara.


"Aku sama Sandra gk ada hubungan apa apa, aku baru ketemu sama Sandra waktu aku buka resleting tendanya lalu di pagi harinya aku kenalan" jelas Sean pada keluarganya.


"Tapi tu kenapa tangan, main rangkul rangkul?" tunjuk mama yang mengarah pada pundak Sandra yang di rangkul Sean.


"Memangnya kenapa si Ma kalo aku rangkul Sandra, kaya mama sama papa gk pernah muda aja" ujar Sean sambil terkekeh.


'Maksud kak Sean apa?? Jangan buat jantungku berdecak kencang seperti mau copot' batin Sandra.


Sandra yang di perlakukan seperti itu sama Sean hanya tersenyum paksa, karena sebenernya udah gk nyaman dengan ucapan kak Sean.


"Ya mama hanya ingin memastikan aja, ya kan pa?" ujar sang mama dan di iya kan oleh papa.


"Jadi mama beneran mau tau?" tanya Sean pada mama.


"Iyaaa lah pengen tau" ucap mama yang kepo dengan anak laki laki satu satunya.

__ADS_1


"Ok, aku akan kasih tau. Tapi tunggu sebentar" ucap Sean yang langsung mengajak Sandra berdiri. Sandra hanya mengikuti tanpa berkata kata karena ia bingung dengan apa yang di lakukan Kak Sean padanya nanti.


__ADS_2