Pemburu Cinta Sejati

Pemburu Cinta Sejati
Bab 5. Study Tour 3


__ADS_3

Suara burung sudah berkicau, matahari sudah menerobos cela cela kamar.


Seluruh anggota osis yang sudah terbangun sejak jam 5.30 pagi, dan sudah rapi dengan pakaian senam. Setelah menyiapkan speaker dan lagu senamnya. Segara berlarian menuju kamar kamar di setiap villa. Osis membangunkan setiap kamar dan memberitahu mereka jika jam 06.20 sudah harus berada di lapangan rumput mengikuti senam pagi.


Setelah menunggu kurang lebih 30 menit akhirnya siswa/siswi SMA & SMK mulai berkumpul di lapangan rumput.


"Mohon perhatian sebentar, kita semua akan melaksanakan senam pagi, jadi untuk anggota osis mohon di bantu untuk semua siswa/siswi membuat barisan yang rapi agar tidak bertabrakan dengan barisan yang lain". Ucap guru olahraga.


"Jika sudah membuat barisan, pertama kita membaca do'a sesuai kepercayaannya masing masing, kedua kita pemanasan terlebih dahulu agar tidak terjadi kram dan yang ketiga kita mulai senam mengikuti gerakan dan alunan musik". Sambung guru olahraga tersebut.


Semua murid mengikuti gerakan guru olahraga dan guru guru lainnya dengan alunan musik senam.


Setelah 1 jam setengah mengikuti senam pagi, akhirnya mereka kembali ke villa masing masing untuk membersihkan diri lalu turun ke dapur untuk mengantri sarapan.

__ADS_1


Setelah jam sarapan selesai, semua murid di harapkan untuk mengosongkan kamar dengan bawaan yang mereka bawa untuk beberapa hari di villa. Setelah mendengar panggilan dari luar villa, semua murid berhamburan keluar villa menuju lapangan rumput dengan bawaan masing masing.


"Mohon perhatiannya sebentar kawan kawan. Hari ini kita akan berangkat kembali ke perkotaan. Kalian sekarang harus menghubungi keluarga kalian agar menjemput kalian di sekolahan, bagi yang membawa kendaraan sendiri harap beritau keluarga kalian". Ucap Wakil ketua osis SMA, Yudi Yudiono.


"Peringatan sekali lagi!! untuk barang bawaan kalian, tolong di pastikan tidak ada yang tertinggal karena pihak villa, sekolah maupun kendaraan tidak bertanggung jawab!". Ucap tegas Wakil ketua osis SMK, Rudi Otomo.


10 Bus besar pun sudah sampai di villa. Anggota osis membantu guru untuk mengabsen siswa siswi di dalam bus agar tidak seorang pun yang tertinggal. Karena SMA dan SMK tidak di campur muridnya membuat Sandra teringat pada pemilik jaket yang ia pegang sejak ia duduk di dalam bus.


'Sungguh, dia sangat tampan, baik hati pula, sampai sampai jaketnya belum juga ia ambil. Apa aku harus mengembalikannya sesampainya di sekolah nanti? Baiklah aku akan mengembalikannya nanti setelah aku bertemu dengannya lagi' Sandra berkata kata dalam hati.


"Oi,senyum senyum kaya orgil ae". Ledek Dina sambil memegang pundak Sandra.


Sandra yang terkejut karena sedang melamun memikirkan Kak Sean pun harus sirna karena di kagetkan dengan ledekan Dina.

__ADS_1


"Ngagetin orang aja si?". Ucap kesal Sandra.


"Ya lagian dah kaya orgil senyum senyum tanpa sebab akibat". ucap Dina sambil terkekeh.


"Emm..Terserah mau kamu bilang apa, yang penting aku lagi bahagia". Ucap santai Sandra sambil tersenyum melirik Dina dan memeluk jaket kak Sean.


Di bus lain kak Sean merasa dingin karena suhu ac dan ia tak memakai jaket, karena jaket yang ia bawa hanya satu dan itu pun sudah di berikan kepada Sandra tadi malam.


"Jaket lu kemana Sen?". Tanya Adit yang melihat Sean menggigil dan wajahnya pucat.


Sean biasa di panggil Sen oleh teman teman yang sudah akrab dengannya.


"Jaket gw,,, dh gw kasihin ke,,anak SMA". Jawab Sean terbatah batah karena menggigil.

__ADS_1


"Yaudah, lu pake aja ni switer gw biar gk kedinginan kaya gitu". Ucap Adit memberikan baju tebalnya pada Sean


"Makasih ya Dit". Ucap Sean yang menerima pinjaman switer milik Adit.


__ADS_2