
Laudry meninggalkan Cafe Mawar dan segara pulang ke rumah untuk menemui adiknya.
Rumah Surya.
Laudry masuk dan mencari Surya. Ia melihat Surya sedang duduk memainkan PS. Laudry langsung duduk dan mengambil stick PS tersebut.
"Kakak apa apaan si? Dateng dateng ganggu aja" kesal Surya.
"Balikin stick PS nya kak" ujar Surya yang kesal dan menarik stick PS yang ada di tangan Laudry.
"Kakak ada berita bagus Sur, tentang Sandra" Ucap Laudry yang membuat Surya menoleh dan meletakkan stick PS nya.
"Apa kak?" tanya penasaran Surya.
"Tadi kakak ketemu Sandra di Cafe Mawar, dia sama cowo, tapi bukan Kevin" ujar Laudry.
"Kakak tanya siapa cowo itu ke Sandra?" tanya Surya.
"Ya enggak, tapi dia tampan banget dek, kayanya seumuran sama kakak" ucap Laudry sambil memegang kedua pipinya.
"Yang bener kak, kakak tau cowo itu siapa?" tanya Surya.
"Enggak, kalo kamu mau tau ke rumah Sandra aja, dia kan sahabat kamu" ujar Laudry.
Mendengar ucapan sang kakak, Surya bergegas pergi mengambil kunci motor di laci meja televisi.
Surya menaiki motornya menuju rumah Sandra.
***
Kevin pulang sekolah langsung berganti pakaian ke rumah dan melanjutkan perjalanannya ke rumah Sandra. Karena merasa tidak enak jika Sindri tau kalo adiknya tidak di antar pulang maupun menjaga Sandra hari ini.
Sesampainya di depan gerbang rumah Sandra. Satpam rumah Sandra sudah mengenal Kevin, akhirnya Kevin di persilahkan masuk, tapi saat ingin melajukan motornya, ia di panggil dari arah belakang.
__ADS_1
"Kevin" panggil Surya.
"Mau ngapain lu dateng ke sini hahg?" tanya Kevin turun dari motor yang kesel dengan Surya karena telah melukai hati Sandra 1 tahun lalu.
"Gw mau ketemu sama Sandra" ujar Surya yang turun dari motor.
Saat mereka berdebat di gerbang rumah Sandra yang terbuka lebar.
Motor Sean pun berhenti sebelum sampai di dekat rumahnya karena Sandra menepuk pundak Sean untuk berhenti.
Sandra menyadari jika itu motor Kak Kevin dan motor Surya ada di depan gerbang rumahnya.
"Ada apa San" tanya Sean yang bingung dengan Sandra.
"Ada kak Kevin dan Sahabat ku kak" ujar Sandra dengan nada lirih.
"Kenapa?" tanya Sean yang tidak mengerti maksud Sandra.
Sandra turun dari motor Sean.
"Kak Sean lebih baik pulang aja, Sandra takut kalo kak Sean kena sasaran dari kak Kevin" ucap Sandra yang memegang pundak Sean.
Sandra melangkah mendekat pada Kevin dan meninggalkan Sean di tempat.
Sean melajukan motornya mendekat pada Kevin dan Sandra terkejut jika Sean nekat.
Sandra ingin mendekat pada Surya, tangannya di pegang Kevin dan di tarik untuk berada di belakang Kevin.
"San, aku minta maaf. Aku sadar kalo aku mencintai kamu San" ucap Surya.
"Tidak ada maaf buat lu Sur, gw sebagai perisai dan pedang buat Sandra,gk terima lu memperlakukan Sandra seperti 1 tahun lalu" ujar Kevin yang geram.
"San, gw mohon maafin gw" ucap Surya yang mulai mendekat pada Kevin.
__ADS_1
"Lebih baik lu balik dan temui pacar kesayangan lu itu" ucap Kevin makin geram dengan mendorong dada Surya untuk tidak mendekat.
Surya tidak terima dengan perlakuan Kevin, ia langsung mengepalkan tangannya dan melayangkan tangannya menuju muka Kevin dengan sigap Sean menangkis tangan Surya agar tidak mengenai Kevin.
"Minggir, gw gk ada urusan sama lu" usir Surya pada Sean.
Kevin menyadari apa yang akan terjadi selanjutnya ia langsung menyuruh Sandra masuk ke dalam rumah. Sandra berlari masuk ke dalam rumah, tiba tiba Surya ikut mengejar Sandra tapi sayangnya tangan Surya di tahan oleh Sean. Dengan cepat tangan satunya Surya melayangkan pukulan ke wajah Sean.
'Buk'
Pukulan Surya yang mengenai wajah Sean membuat Kevin geram langsung melayangkan pukulannya kepada Surya.
'Buk'
Surya makin tidak terima, ia akhirnya kembali melayangkan pukulannya namun sia sia karena Kevin langsung menendang perutnya hingga terperusuk jatuh ke aspal.
'Bruk'
"Gw gk terima perlakuan lu terhadap Sandra, karena lu gk bisa memperlakukan perempuan dengan baik" ujar Kevin sambil menunjuk nunjuk Surya.
Kevin langsung menghadap Sean yang terus mengeluarkan darah dari hidungnya.
"Sean, hidung lu" ujar Kevin langsung menghampiri Sean dan menuntunnya ke pos satpam rumah Sandra. Dan langsung di bantu satpam ke dalam rumah Sandra.
'Sial' umpat Surya sambil menepuk aspal.
Surya langsung bangkit dari tempat terjatuhnya dan memutarkan kunci motornya dan melajukannya entah kemana.
Kevin kembali ke depan gerbang dan melihat motor Surya tidak ada.
"Dasar pengecut" umpat Kevin.
Kevin memasukan motornya ke dalam perkarangan rumah Sandra, dan kembali ke gerbang untuk memasukan motor Sean.
__ADS_1