
Budayakan vote sebelum membaca ya gues:) setelah membaca tinggalkan komen kalian :)
...Keesokan harinya dikampus....
Tania yang di antar sang kakak lagi.
"Kalo ada apa apa kabarin kakak oke!." Seru Delio.
"Iya kak."
"Yaudah kakak jalan dulu, kamu kuliah yang bener!."
Setelah mobil sang kakak melaju, Tania pun menuju kantin kampus. Saat di perjalanan ia di hadang Vano.
Tangan Tania di cengkram Vano.
"Lepasin tangan gw!."
"Gk akan."
"Pliss Vano, lepasin... Sakit tau..."
"Ini gk seberapa sama yang temen lu lakuin kemaren ke gw." Vano menarik Tania menuju belakang kampus.
"Siapa yang lu maksud? Lepasin.. sakit tangan gw."
"Cowo yang so jagoan itu."
"Gw gk ngerti sama maksud lu? Lepasin."
"Gk usah pura pura gk tau, kalo dia gk tau apa apa kenapa dia belain lu sama Sarah hahg?."
"Gw cuma minta bantua-an, ah sakit."
"Lu jangan macem macem sama gw TANIA! Gw bisa ngelakuin apa aja ke lu dan juga Sarah sesuka gw!." ancaman Vano sambil mengelus pipi Tania.
***
Keberadaan Tania tidak di ketahui Sarah maupun Riski yang mencari dirinya.
Sontak seorang dosen memanggil Riski ke ruang dekan.
"Pagi pak."
__ADS_1
"Pagi."
"Bapak memanggil saya, ada apa ya?."
"Iyaa, silahkan duduk."
"Jadi begini, saya mendapat laporan bahwa kamu berkelahi dengan Vano, apakah benar?."
"Iyaa benar pak, tapi itu terjadi di luar kampus pak."
"Yaa saya tau itu, tapi kalian adalah mahasiswa di kampus ini, jadi ada hak saya untuk menghukum mahasiswa yang berkelahi dengan mahasiswa di kampus ini juga."
"Hukuman kamu membersihkan halaman belakang kampus ini sekarang, setelah selesai kamu masuk ke kelas berikutnya, kamu mengerti?."
"Tapi pak... Yang berkelahi bukan hanya saya tetapi juga Vano, apa dia juga mendapatkan hukuman yang sama pak?."
"Vano sudah saya beri hukuman, kemungkinan dia sudah dibelakang kampus."
"Baik pak."
Riski keluar dari ruangan.
"Kenapa?." tanya Sarah.
"Gw kena hukuman."
"Gpp."
"Lu yakin?."
"Iyaa."
"Gw temenin lu ya untuk menyelesaikan hukuman lu? "
"Lu jangan ikut."
"Kenapa?."
"Ada Vano "
Riski menuju belakang kampus. Dan ia melihat Vano sedang melakukan aksinya bersama seorang wanita yang tak lain adalah Tania.
Riski dengan cepat menghampiri keduanya. Keberadaan Riski sudah di duga oleh Vano bahwa ia akan ke belakang kampus juga.
__ADS_1
"Akhirnya lu dateng juga." ucap Vano meremehkan Riski.
"Mau lu apa?." tanya Riski.
"Lu tanya mau gw apa! Yang gw mau cuma bales dendam ke Tania." ujar Vano
"Bales dendam?." Riski tak hampir pikir kenapa Seorang wanita bisa berbuat sesuatu hingga menimbulkan Vano ingin balas dendam.
"Yaa, kenapa? Lu mau tau alasannya kenapa?." ujar Vano.
"Karena Tania lah...." ucap Vano yang belum selesai karena Tania berhasil meloloskan diri dari cengkraman tangan Vano dan berlari ke belakang tubuh Riski.
"Maafin gw Vano, gw gk tau kalo pada akhirnya terjadi seperti itu." ucap Tania.
"Gk ada kata maaf, karena niat lu, gw harus kehilangan orang yang paling gw sayang selamanya (Devika adalah adik Vano)."
Pikiran Riski tertuju pada Tania 'apa gadis ini membunuh seseorang?'.
Pikiran Riski yang begitu bingung tanpa sadar, ia langsung di hantam pipinya oleh Vano.
"Kenapa diem? Gk mau ngelawan gw? Takut?. Ujar Vano.
"Pliss bantuin gw." ucap Tania sambil mengerakan tangan Riski.
"Gw gk mau ikut campur urusan lu berdua, disini gw cuma mau nyelesaikan hukuman gw aja." kata Riski.
Siapa sangka Sarah datang dengan dosen sedari tadi yang melihat Riski tanpa perlawanan untuk melawan pukulan Vano.
"Sudah hentikan pertengkaran kalian!." ucap dosen.
"Kalo dia gk mulai, gk bakalan ada perkelahian seperti ini pak." ucap Vano kesal sambil menunjuk Tania.
"Van, udah Van. Itu kejadiannya sudah 2 tahun lalu, lagi pula keluarga Tania udh minta maaf ke keluarga lu." jelas Sarah.
"Minta maaf apa bisa hidupin adek gw lagi hahg?."
Suasana menjadi hening seketika saat dosen membawa Vano menjauh dari mereka, Riski yang tidak ingin ikut campur, ia malah pergi menyelesaikan hukumannya.
Setelah Riski menyelesaikan hukumannya, ia menuju kantin kampus untuk beristirahat sejenak.
Sarah dan Tania berada di kantin seketika ia melihat Riski yang sengaja tidak menghampiri keduanya dan melewati mereka dan menuju meja yang jauh dari mereka.
Apa yang terjadi di kantin kampus?
__ADS_1
Ikuti bab selanjutnya jangan lupa vote and komen kalian 😉
TBC