Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin

Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin
Bab 13 - bertengkar lagi


__ADS_3

Author pov


Gio memotong kecil kecil steak sapi milik cia dan mendorongnya dihadapan istrinya. istrinya memakan dengan lahap steak kesukaannya


"Honey kamu bisa memasak?" tanya gio


Cia menatap gio datar lalu kembali memakan steaknya "sedikit" jawabnya


"Kemarin jadi berbelanja isi kulkas?" tanya gio lagi. Wajah cia langsung dingin menatap ke gio


"Kau marah besar, menurutmu aku madih berani belanja?" tanyanya , gio terkekeh


"Maafkan aku, aku cemburu mendengar jeremy memanggilmu love" jawab gio "Kau sudah menyelesaikan masalahmu dengannya?" tanya gio. cia mengangguk


"Aku sudah katakan, aku telah menikah. suamiku posesive dan pencemburu, suka meledak ledak tanpa kendali.. dia katakan akan menjaga jarak dan tak menghubungiku lagi, bila aku membutuhkannya dikepolisian atas kasus yang kutangani, silahkan hubungi dia, dia siap membantuku kapan saja"


gio senang sekali "kau tak katakan siapa suamimu?" tanya gio, cia menggeleng


"Apa yang harus kukatakan? Suamiku adalah orang terkaya di kota W, kompetitorku di dunia hukum. yang paling angkuh sombong arogan?" dengus cia. gio langsung terbahak bahak


"sejahat itukah aku dimatamu?" tanya gio


"dimataku kau adalah pria paling egois, paling pemaksa, paling menyebalkan, paling membuatku tertekan , tapi paling romantis dan perhatian" jawab cia datar


"maafkan aku, aku akan belajar berubah demi kebahagiaanmu" cia hanya mengangguk


"setelah makan aku akan mengajakmu membeli beberapa daging dan sayuran, malam ini aku mau makan masakanmu. habis belanja kita ke apartemenmu, malam ini aku menginap disana. besok pagi kita pulang ke villa kita. aku akan mengajakmu belanja kebutuhan kita " kata gio


"Barangku hanya dua buah koper. aku sudah meletakkan dipintu. habis makan kita ambil koperku .. aku akan pindah malam ini ke vilamu" jawab cia "villa kita" interupsi gio


"ya villa kita.. sampai divilla aku akan memeriksa apa yang kurang. lalu kita langsung belanja jadi malam ini dan besok kita bisa memasak dirumah. besok week end aku harap bisa bersantai dirumah" sambung cia .


gio bahagia sekali atas keputusan istrinya yang mau pulang ke villanya secara sukarela. ia menggandeng tangan istrinya untuk beranjak dari restoran


"Aku sangat merindukanmu beberapa hari ini" ucapnya sambil memandang wajahnya istrinya intens


"Bukankah kau sudah punya sekretaris **** disampingmu tiap hari selama aku tak ada, kau bisa bersenang senang dengannya sampai aku kembali" sindir cia datar . dia bukan bodoh. dia tau tatapan grace pada suaminya tadi


"Sayang kau cemburu? aku akan membuatnya tidak dikantor lagi besok" jawab gio tegas "lebih baik.." belum sempat gio menyelesaikan ucapannya.

__ADS_1


"Hello beib.. miss you so.." pekik seorang wanita yang langsung memeluk gio dan mengecup dan mel -umat bibir gio. kedua kakinya langsung melingkar dipinggang gio


gio yang belum sempat melihat wajah pelaku, berusaha mundur melepaskan diri . cia menatap pemandangan itu dengan dingin. cia tau wanita yang berpelukan di back ground laptop gio sama dengan wanita yang sedang mencium suaminya saat ini.


sebagai pengacara terbaik di kota W seperti suaminya. cia memiliki daya ingat yang tajam dan baik. .


"Hei beib .. sedang apa disini? aku baru tiba sejam yang lalu ke kota W ini. aku berencana ke apartemenmu malam ini untuk memadu kasih, aku merindukan keperkasaanmu, sungguh aku tak menemukan pria yang lebih baik dari permainan ranjangmu" wanita itu masih antusias


"Jolline turunlah dari tubuhku, istriku sedang menatapmu" tegas gio dengan suara dingin . wanita itu segera turun dari gendongan gio dan menatap kearah cia


"oh ayolah beib , sejak kapan seleramu berubah? kau selalu menyukai wanita yang **** dan terbuka pakaiannya, bukan tertutup begini" protes jolline dengan tatapan remeh pada cia . cia hanya memasang wajah dingin.


gio merasa ucapan jolline keterlaluan tentang istrinya, segera mengambil sikap tegas


"Jolline .. kumohon.. aku menilaimu sebagai teman lama.. aku tak mau menyakitimu dengan kata kata kalau kau mau minta maaf pada istriku atas kata katamu"


"jangan becanda beib, tak mungkin kau lebih memilih wanita ini daripada aku, aku yang bisa menggoyangmu sampai ke surga sampai kau bisa berteriak puas" sambung jolline


"kau yakin tak mau minta maaf?" tanya gio yang sudah memeluk pinggang istrinya posesive, jolline hanya tersenyum sinis


"Jolline dengarkan aku baik baik. bagi kami para pria. wanita j****g dan liar itu hanya ibarat sebuah closet. jika closet adalah pembuangan kotoran. wanita j****g dan liar adalah tempat pembuangan sp*rm*, pria bodoh manapun didunia ini bila diminta memilih, pasti lebih memilih wanita baik baik sebagai istri bukan closet"


demi apa cia ingin terbahak bahak mendengar gio menghina jolline dengan sebutan closet. tapi cia berusaha mengendalikan pikirannya agar wajahnya tetap datar


wajah jolline merah padam menahan marah mendengar hinaan gio. "beib teganya kau" jolline meneteskan airmata


"tadi aku sudah mengingatkanmu untuk minta maaf pada istriku yang kau lukai perasaannya , tapi kau menolaknya.. aku tak akan menolerir siapapun yang menyakiti istriku apalagi dihadapanku" jawab gio dingin


"bila kau masih ingin menjadi temanku, katakan maaf pada istriku maka aku anggap maslaah hari ini tak ada. tapi bila kau tak meminta maaf . kedepannya kita bukan lagi teman" kata gio


"aku tak mau jadi temanmu sejak dulu sampai sekarang, aku mencintaimu" protes jolline


"sejak aku lahir sampai hari ini, sejak aku kecil sampai dewasa. yang aku cintai hanya istriku ini. dialah yang menjadi tujuan utama hidupku sampai aku memiliki pencapaian karirku hari ini"


jolline bisa melihat cinta di mata gio, ia tau ia sudah kalah. ia lemas tak bertenaga


"Nona.. maafkan aku. aku kalah. mata suamimu mengatakan ia mencintaimu. bersediakah kau memaafkan aku? "


cia tersenyum dan merentangkan tangannya. jolline memeluknya.

__ADS_1


"baiklah.. aku mau mengantar istriku ke tempat lain, kami berangkat duluan ya" pamit gio


"besok aku akan ke kantormu, ada beberapa masalah membutuhkan bantuanmu. itu tujuanku ke kota W" kata jolline


"kau hubungi istriku, nama istriku alicia gravia martinez" gio meminta kartu nama istrinya dan menyerahkan pada jolline. jolline terbelalak. astaga kau pengacara wanita terhebat di kota ini. gio mengangguk.


"besok aku akan menemuimu" kata jolline


cia mengambil pena disaku jas suaminya dan menuliskan sesuatu di belakang kartu nama ditangan jolline.


free acces , tell me when my friend coming dimas/arabella.


by" Cia


"Sampai ketemu besok" ucap cia . gio membawanya pergi keluar restoran


cia duduk diam selama perjalanan ke apartemen. gio beberapa kali meliriknya


"honey.. maafkan aku" ucap gio , cia nendongak menatap pria disampingnya


"Dia hanya masa lalumu saat belum bersamaku. buat apa membahas hal yang sudah berlalu?" tanya cia


gio langsung menepikan mobilnya. dia memeluk istrinya dan mengecup puncak kepalanya berulang kali


"Terima kasih sayang, kau anugrah Tuhan terbaik yang diberikan padaku" Ucap gio


"Cepatlah .. kita masih harus belanja" ajak cia datar


"mengenai grace. aku akan memintanya pindah ke kantor cabangku di kota lain" tambah gio "tapi kau harus memindahkan dimas dari kantormu juga.. aku tak bisa membiarkan orang yang menyukai istriku sepanjang hari disisi istriku"


" kamu jangan memainkan drama didepanku, jangan karena kamu tak mau memindahkan grace kamu malah menjadikan dimas kambing hitam. tak ada yang memintamu begitu. aku tak pernah memintamu memindahkan grace dari perusahaanmu meskipun aku tau dia mencintai suamiku. aku memakai profesionalisme kerja" tegas cia


"bahkan kalaupun kau memiliki hubungan dengan grace, aku tak peduli sama sekali. ingat pernikahan kita bukan karena cinta. jadi jangan merasa kamu yang paling hebat, paling berkuasa atas hidupku. sampai merusak kinerja perusahaanku"


"Antar aku kembali ke apartemenku, dan kau kembalilah. malam ini aku ingin sendirian" cia memalingkan wajah kearah jendela


gio menjalankan mobilnya ke apartemen cia. saat cia turun ia mengikutinya


"kau kembalilah" perintah cia dingin lalu masuk ke apartemen

__ADS_1


__ADS_2