
Gio menggendong istri kecilnya turun dan meletakkannya di kursi meja makan perlahan.
saat melewati ruang keluarga, gio melirik ada enam tamu duduk disana selain ibunya
"Cia kenapa?" tanya audi khawatir, dia dan pattie langsung menyusul putranya yang menggendong istrinya
"Manja" jawab gio tertawa. Pattie dan Audi ikut tertawa.
cia tampak tak peduli menyenderkan kepala didada suaminya. akhirnya gio memilih memeluk istri kecilnya itu
Tiffani heran melihat putri pattie digendong, ia khawatir putri temannya sakit, ia segera menyusul ke ruang makan diikuti lima orang lainnya
"Pattie kenapa putrimu? dia baik baik saja?" tanya Tiffani khawatir
"Dia baik baik saja, hanya sedang manja pada suaminya" jawab audi pelan. tiff mengangguk lega.
"Ayo kita ke belakang, makanan sudah disiapkan" ajak pattie pada tamunya . semua mengikutinya ke halaman belakang
"Brandon bawa istrimu ke belakang, pesanannya sudah tersedia di meja belakang, mama sudah buatkan jus buah serba asam juga" perintah audi
"Ok ma.." jawab gio "Honey udang bakar saus strawberry sudah tersedia, kita makan ya. di belakang ada tamu mama dan mami, kamu harus menyapa tamu supaya sopan"
mata cia berbinar binar ,dia mengangguk dan menjulurkan tangan minta di gendong . gio tertawa dan menggendong istrinya ke halaman belakang di paviliun samping kolam renang
gio meletakkan istrinya dengan hati hati di kursi lalu segera menyalam tamu ibunya dengan salam ala pandemi. cia juga berdiri memberi salam dengan sopan
cia makan sampai 4 porsi udang bakar saus strawberrynya
"Kamu doyan apa laper sayang?" ledek pattie
"sejak pagi sampai siang, cia muntah terus, perutnya belum terisi makanan, untunglah cia mau makan sekarang mih" jawab gio
__ADS_1
"kau jangan meledeknya, biarlah cia mau makan apa, kasihan cucu kita kalau cia tak makan" audi mencebik "sayang mau makan ikan goreng saus mangga muda?" cia mengangguk. audi menyerahkan seporsi ikan goreng khusus cia. asamnya luar biasa.
"anak manja ini kalau tak ada kami, mungkin suaminya akan bingung memenuhi selera ngidamnya" kata pattie pada temannya
"Tak apa asal mau makan, kata menantumu dia sejak pagi belum bisa makan. syukurlah sekarang mau makan" Tiffani yang menjawab
"ayo semua makan jangan dilihat saja" ajak audi "Ani.. tolong tambahkan beberapa makanan ke piring yang mulai kosong ya" perintah audi pada maid , maid menambahkan makanan dipiring mereka
setelah istrinya selesai makan, gio mulai makan bersama ibu dan tamunya
"Brandon, ini anak onty tiffani.. alexander george alvaro yang kemarin mama ceritakan. mama mengundangnya kesini menemuimu" gio daritadi memang diam tapi dia memperhatikan semua gerakan tamunya. insting pengacara . dia bisa menilai alex orang yang bertanggung jawab
"senin kamu ke HRD membawa kartu yang saya berikan, mereka akan membantumu" ucap gio.
"Baik Tuan.. Terima Kasih atas kesempatannya.. saya akan bekerja dengan giat" jawabnya sopan. gio mengangguk
"Alex.. istri saya sedang hamil, jarak kantornya agak jauh dengan kantor saya membuat saya selalu khawatir. Saya berencana memindahkan kantor GG ke gedung disebelah kantor SM. Berkenankah kamu memimpin kepindahannya, kamu punya waktu satu minggu menyelesaikannya" tanya gio
"Saya bersedia Tuan, Ijinkan saya survey kantor baru dan kantor lama GG besok pagi, saya akan menyelesaikan dengan baik" Pimta Alex
"Aku sudah menyimpan nomor ponselku, ponsel dimas asisten istriku dan asistenku gerry diponselmu, kalau kau ingin menanyakan sesuatu. bisa hubungi kami"
"Terima kasih kesempatannya Tuan" Kata alex tulus. Tiffani bahagia sekali
"Ehmm Tuan Sergio" panggil Maggie
"Onty bisa memanggil saya brandon kalau berada di rumah saya, Diluaran baru memanggil secara Formal karena anda teman kedua ibu saya disini.. katakan ada apa onty?" tanya Gio
"Putra saya bekerja sebagai staff di kantor SM juga, brandon... namanya Felix Generro"
"Saya mengenal felix generro onty" jawab gio dingin.
__ADS_1
"wah kebetulan sekali, Anda dapat meminta felix membantu kepindahan kantor GG juga" maggie mencoba mempromosikan anaknya
"Saya hanya cukup dibantu alex. bila alex bisa menyelesaikan tepat waktu, saya akan memberikan jabatan sebagai staff pribadi di lantai CEO" jawab gio tegas .
"Kau harus berusaha menjaga kepercayaan Tuan sergio nak, selesaikan tugasmu tepat waktu" Pesan Tiffani lembut pada putranya "Alex akan berusaha mam" jawabnya . dimatanya ada keteguhan dan kegigihan
"Hubby.. kalau prestasi alex baik.. berikan padaku saja nanti" pinta cia.
"kau mau aku menggigitmu honey? aku akan meletakkan wanita disisimu bukan pria" bisik gio. cia mencebik
"Nona Gravia putri saya Hilda Hellington bekerja sebagai staff di kantor GG" lauren tak mau kalah mempromosikan anaknya .
"Onty bisa memanggil saya Cia bila didalam rumah saya, GG membuka lapangan kerja untuk orang berpotensial, kalau tidak potensial, waktu akan mengeliminasinya" jawab cia dingin
"Aku dan Jacob juga memasok daging dan anggur produk dari martinez group dan graham group" jackson menjilat
"Saya dan istri saya mendirikan SM dan GG untuk menyamarkan nama keluarga saya karena kami mau berusaha sendiri tanpa mendompleng nama besar orangtua kami. jadi kami tak pernah ikut campur perusahaan graham maupun martinez uncle. kelak kami belum tau.. tapi sebisa mungkin kami tidak mendompleng usaha dan kerja keras ayah kami" jawab gio dingin
wajah magie, lauren, jackson, jacob sangat masam sekali karena berulang kali mendapat penolakan dua pemuda pemudi hebat didepan mereka
"Audi .. kalungmu indah sekali.. ini keluaran limited edition dari xxx jewellery.. hanya ada dua set didunia ini.. satu set mencapai 120 milliar" ucap maggie yang baru sadar kalung sahabatnya
(kemana saja kemarin saat reuni sih hahaha)
"Iyakah? aku juga tak tau maggie, anak kami memberikan padaku dan pattie, kami hanya memakainya saja.. kami tak menilai harganya karena apapun yang diberikan anak kami pasti kami bahagia, itu adalah perhatian dan kasih sayang anak pada orangtuanya" audi menjelaskan apa adanya
"Hubby aku mengantuk, aku mau berbaring" cia segera menjulurkan tangan pada gio, gio tertawa melihat istrinya yang tampak muak pada tamu ibunya
"Bawalah cia naik duluan" ucap audi. gio mengangguk "semuanya kami naik dulu" pamit cia dan gio. gio menggendong istrinya kekamar
"Tak disangka tuan sergio dan nona gravia yang sangat dingin ternyata begitu saling menyayangi dan romantis dirumah, pemandangan yang langka" ucap maggie
__ADS_1
"Dua anak itu memang nakal, bahkan kami tak tau mereka selalu muka kanebo diluaran, seperti kulkas berjalan. kami taunya dari internet sepulang reuni kemarin" omel pattie . semua tertawa.