
kamis
Firma hukum SM
Jam 13:00
Gio baru tiba dikantornya sehabis menghadiri meeting bersama klien didampingi gerry , begitu tiba diruangan, dia menerima sebuah amplop dimejanya.
"Dari siapa ini" tanya gio
"Buka saja akan segera tau boss" jawab gerry santai , gio membuka bungkusan amplop dan membaca isinya. dia langsung melemparkan map itu dan membuang seluruh isi mejanya karena marah
sebulan dia berusaha menghubungi istrinya, istrinya selalu menghindarinya dibantu para staffnya
Gerry mengernyitkan keningnya, dia memungut berkas dilantai yang membuat bos nya marah. setelah membacanya dia terkejut sekali
"Bagaimana bisa bercerai?" gumamnya
"Alicia Gravia Martinez beraninya kau" teriak gio
"Bos tenanglah, surat cerai ini tak akan berlaku untuk wanita yang sedang hamil" ucap gerry menenangkan bos-nya
"Apa maksudmu" tanya gio masih dalam kondisi marah
"Dua minggu lalu aku membawa istriku memeriksakan kandungan, aku bertemu nyonya boss yang sedang memeriksakan kandungan, kandungannya saat itu empat minggu, berarti sekarang enam minggu, pengadilan tak akan mengabulkan perceraian ini" gerry menjelaskan
mendengarkan ucapan gerry, gio sangat terkejut, hatinya ada berbagai rasa saat ini, senang karena istrinya hamil, kesal karena istrinya menutupi kehamilan bahkan menceraikannya.
"Bos, wanita hamil hormonnya tidak stabil, istri anda masih hamil muda, kandungannya masih rentan, demi keselamatan istri dan anak anda, cobalah bersikap smart membereskan masalah ini, atau anda akan kehilangan keduanya"
"avi bahkan tak bersedia kutemui, dia selalu menghindar selama ini" ucap gio frustasi
"dia menikah dengan anda karena takut ayahnya serangan jantung, kenapa anda tidak menghadirkan ayah dan ibunya kesini untuk menjaga istri anda yang hamil dirumah anda" saran gerry
gio langsung memeluk gerry "aku akan menaikkan gajimu 10% khusus bulan ini" ucapnya "Terima kasih bos, ingat buat perencanaan matang" gio mengangguk, gerry segera keluar ruangan
gio mengambil ponselnya dan berbicara kepada mami audi
__ADS_1
"Halo sayang apa kabar?" suara audi diseberang sangat antusias
"Baik ma" jawab gio dilesu lesukanš¤£
"kenapa suaramu seperti ini, hidupkan videomu sayang" audi mengubah menjadi panggilan video. tampaklah wajah lesu putrany
"Astaga sayang kenapa wajahmu jelek sekali, apa yang terjadi?" pekik audi
"ma.. janji jangan teriak dulu, dan janji mau bantu gio ya" audi menjadi cemas lalu mengangguk . wajahnya tegang
"Cia hamil dan morning sickness parah, gio sedih ma" jawab gio semakin disedih sedihkan wajahnya
"apaaaaaa??? cia hamil??" pekik audi bahagia
"mama janji tidak teriak tadi" gio memasang wajah sangat sedih
"ah ya ya maafkan mama, mama terlalu bahagia, lanjutkan nak"
"cia mual parah, tak ada yang menjaganya disini, maukah mama kesini sebulan dua bulan mengawasi pola makan istri gio sampai kandungannya berusia titik aman di usia tiga bulan" tanya gio
"tapi ma... "
"tapi apa?" tanya audi
"gio mau beri kejutan pada cia, gio mau membuat rencana.. gio mau mama ajak papa papi mami kesini.. katakan saja rindu gio dan ajak mereka kesini bersama sama. jangan beritau cia kalian akan kesini"
"kalau mama sudah tiba nanti, gio sendiri yang akan umumkan kehamilan cia pada papa dan mertua gio.. kalau papa papi pulang duluan ke kota K, mama dan mami tinggallah sampai usia kandungan cia di titik aman, di usia tiga bulan.. kalau mau lebih juga boleh"
"Serahkan pada mama, belikan tiket kami besok dan kirim jadwal buat mama setelah mendapat tiketnya"
"Ok ma.. terima kasih.. gio mencintai mama"
Gio memutuskan sambungan teleponnya, dan meminta gerry memesan empat tiket bisnis class penerbangan terakhir buat keempat orang tuanya
"penerbangan terakhir jam 15:30 bos, tiba jam 18:30" lapor gerry
"Boleh .. itu saja" jawab gio. gerry segera memesan tiketnya . gio mengirim tiket electronik kepada ibunya . ibunya menyetujui jadwal itu
__ADS_1
Gio tersenyum bahagia rencananya sukses. sisa bagaimana besok sebelum jam 15:30 sudah membawa cia pulang ke villanya
***
Gio pulang kerumahnya, dia benar benar sangat bersemangat, dia meminta dua main membereskan dua kamar dilantai satu untuk keempat orangtuanya
gio juga menyuruh seorang maid menyalin isi lemari dapur dan isi kulkas. rencananya kertas itu akan di berikan pada istrinya supaya istrinya bisa melakukan hobbynya yaitu berbelanja sepuasnya di supermarket
Gio meminta satu maid membereskan kamar utama, ia ingin besok istrinya merasa nyaman dengan ruangan tidur mereka
setelah memberi perintah kepada semua petugas di rumahnya, Gio memerintahkan supir dan petugas keamanan untuk memindahkan isi ruang kerja ke kamar didepan kamarnya. karena kamar kerja saat ini yang berada di samping kamar utama akan dia ubah menjadi kamar bayi
setelah memberi perintah, gio duduk di sofa ruang keluarga. membeli beberapa benda dari aplikasi online, aromatherapi untuk bumil, pakaian rumahan bumil, pakaian kantor bumil, pakaian gaun pesta bumil, sepatu dan sandal bumil. semua benda berkaitan bumil dibeli olehnya.
tak lupa gio membeli perlengkapan untuk kamar bayi, lemari , baby box, ranjang, dan kebutuhan lain untuk bayi. dia memilih warna biru muda sebagai warna netral untuk bayinya
barang pesanan diantar oleh kurir, gio meminta maid menyusun segalanya di walk in closet milik istrinya dan meminta petugas menyusun kamar bayinya.
hari tersebut dia kecanduan menuntaskan kebutuhan anak istrinya dengan super bersemangat
setelah semua selesai, gio memeriksa diinternet hal yang harus diperhatikan dan dilarang buat bumil. makanan kesukaan bumil pada umumnya dan makanan larangan. gio mencatat dengan rapi sambil mempelajari, lalu menyimpan di ipadnya
***
jumat jam 05:45
Alarm gio berbunyi, gio bangun dengan semangat. ia segera membersihkan diri dan mengenakan pakaian kerjanya.
dia memeriksa kembali walk in closet milik istrinya, kamar untuk bayinya. lalu turun ke kamar bawah memeriksa kamar dan kebutuhan empat orangtuanya . setelah puas gio pun bergegas sarapan seadanya dan pergi ke kantor
"Grace kamu periksa semua makanan kesukaan ibu hamil, lalu buat daftarnya" perintah gio saat tiba diruangannya
"Bos saya belum pernah hamil, bagaimana saya tau, mau tanya tanya, siapa yang harus saya tanya kalau cuma saya perempuan digedung ini. kalau saya duga duga nanti saya salah, malah mood nyonya jadi berantakan" jawab grace. gio langsung pusink
"Kamu sekarang telepon istri gerry , tanyakan padanya lalu buat catatannya" perintah gio . grace mengangguk , sejam kemudian grace kembali membawa list daftar makanan kesukaan bumil. semua yang asam asam ada disana. mulai dari yoghurt sampai asinan.
"Beli semua ini sekarang juga, dan berikan pada supir untuk di antar ke rumahku, ingatkan dia minta maid menyimpannya di lemari pendingin dikamarku" grace mengangguk
__ADS_1