Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin

Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin
Bab 20 - Berpisah


__ADS_3

Alarm cia berbunyi jam 04:30


cia baru terbangun sejak tertidur kemarin,


Cia segera beranjak kekamar mandi, badannya sakit sekali , intinya juga nyeri sekali. ia menampung air hangat dan berendam dengan aromatherapi. setelah berendam 20 menit. nyerinya mulai berkurang. badannya juga lebih relax


Cia segera menjalankan ritual doa pagi. setelah itu ia berjalan kedapur membuat susu hangat. badannya terasa demam. ia meneguk sebutir pil pereda demam.


cia mencari ponselnya dan menghidupkannya untuk memesan makanan secara online. setelah buburnya tiba. ia segera memakan buburnya lalu mengirimkan pesan pada dimas bahwa ia tak masuk hari ini.


cia segera kembali kekamar dan tertidur. deringan ponsel mengganggunya, ia melihat nama ❤️My Love disana. Cia langsung memblokir suaminya dan melanjutkan tidurnya. kepalanya serasa berat karena demam


Tak tau berapa lama dia tertidur. akhirnya dia terbangun. demamnya semakin tinggi. Cia menghubungi arabella dan memintanya datang ke apartemen tak lupa memberikan kode akses ke apartemennya


Arabella tiba dikamarnya. memegang kening bosnya yang sangat panas. dia segera mengambil handuk kecil di walk in closet dan mengambil air panas untuk mengompres bos nya. arabella memanggil dokter.


Tak lama dokter tiba, dia menyuntikkan obat kelengan cia. ara pun memesan makanan online dan menyuapi bossnya. setelah makan, ia memberikan obat dari dokter pada cia. cia mengingatkan untuk tidak memberitau gio keadaannya dan keberadaannya.


melihat bosnya seperti itu. arabell tak tega. ia segera kembali ke apartemennya dan mengambil beberapa pakaiannya lalu menginap di kamar tamu apartemen cia


***


jam 17:00


Gio sudah berada di villa


Lagi lagi dia tak menemukan istrinya. pikiran buruk mulai merasuki pikirannya. ia berpikir istrinya telah pergi bersama jeremy. gio semakin marah dan menghancurkan barang di meja kerjanya


gio segera menyiram kepalanya dengan air dingin selama dua jam demi meredakan amarahnya


setelah mandi dia menghubungi ponsel istrinya, tidak active. hatinya kembali menjadi panas. ia terbayang istrinya sudah bersama jeremy . gio sangat anti perselingkuhan. akhirnya ia memilih melupakan istrinya dan larut dalam pekerjaannya sampai dini hari


***


Kamis


Jam 04:30


cia bangun mendengar alarmnya. ia segera bangun dan berendam dikamar mandi. usai mandi ia menjalankan Doa paginya. ia menangis meminta petunjuk Tuhan atas pernikahannya


Puas menangis, dia segera keluar kamar, badannya sudah tidak demam tapi masih lemah. Cia bertemu ara didapur.

__ADS_1


"Cia kamu sudah enakan? jangan masuk kerja dulu kalau masih sakit istirahatlah, sebenarnya apa yang terjadi denganmu?" tanyanya heran


"Aku akan berpisah dengan gio, kedepannya aku tak ada urusan dengannya lagi, kalau dia mencariku tolong katakan aku tak bersedia menemuinya" perintah cia. ara mengangguk


"Aku akan kekantor membereskan pekerjaan kita. kau istirahatlah , jangan lupa makan" cia mengangguk


"ara, mediasi dengan tuan nyonya smith mintalah dimas menangani" ara mengangguk


"besok pagi aku akan berlibur ke bali, toling atur semua jadwalku" ara mengangguk "berliburlah semoga hatimu membaik, aku akan mengurus disini" cia mengangguk


***


Jumat pagi


Jam 10:00


Pengadilan


Dimas, Arabella mendampingi Nicholast dipersidangan hari ini, Selain Dimas, Nicholast juga adalah salah satu pengacara yang sangat handal di Firma Hukum GG.


Firma hukum GG di isi oleh beberapa pengacara yang sangat handal. kemampuan mereka hanya sedikit dibawah cia. kalau cia tidak ditempat, pekerjaannya bisa diwakilkan oleh anggotanya seperti nicholast, dimas dan beberapa lainnya


Nicholast adalah teman kuliah cia di LA dulu, Dia anak pengusaha terkaya di kota M, Dengan kemampuannya dia mampu membuka kantor pengacara personal sendiri. tapi karena menyukai cia dan kinerja cia, ia memilih bergabung dengan GG, pendapatannya di GG mungkin lebih besar dibandingkan dia membuka kantor sendiri.


"Pagi Ara, kalian hebat, menang lagi, selamat ya" Puji Fredy tulus


"Ahh pagi fredy, kalian juga hebat, kalian menang juga kan?" fredy mengangguk


"Oh ya mana nona gravia?" tanya fredy, itulah pertanyaan yang ingin diketahui gio yang daritadi dibelakang fredy


"Bos-ku masih berlibur keluar negeri, saat pulang liburan baru kembali bekerja" jawab arabella. "Kami kembali dulu ya, ada jadwal pertemuan dengan clien setelah ini, Tuan Sergio , Tuan Gerry, Nona Grace kami permisi dulu" mereka mengangguk bersamaan


"Mungkin dia berlibur bersama jeremy" batin gio, ia mengepalkan tangannya dan melangkah menuju mobilnya.


saat baru melajukan mobil dari kejauhan dia melihat jeremy masuk ke pengadilan bersama beberapa rekannya. berarti cia tidak liburan bersama jeremy pikirnya


***


jam 16:00


Firma Hukum SM

__ADS_1


"Bos, Tuan Dimas perwakilan GG membuat jadwal pertemuan dengan kita di kantor kepolisian mengenai mediasi kasus Tuan Nyonya Smith" Lapor gerry


"Tolak, Mediasi hanya dapat dilakukan pimpinannya" jawab gio sambil menyeringai


"Tuan bersiaplah, kita akan kepersidangan sebentar lagi" ucap gerry, gio mengangguk


"Baiklah Bos" Gerry segera keluar ruangan bos-nya


***


Minggu pagi


Gio bangun kesiangan, ia melangkah kekamar mandi membersihkan diri. Lalu ke walk in closet mencari pakaiannya. Gio merasa sangat kehilangan istrinya. Cuma dia juga merasa sakit hati karena istrinya bermesraan dengan pria lain didepan matanya. Dia memilih melarutkan diri dalam pekerjaannya


***


Selasa pagi


07:30


Kantor pengadilan


Cia yang sudah kembali dari liburannya, sudah beraktifitas seperti biasa. Dia memilih mengubur nama gio dari hidupnya, lagipula pernikahan tanpa cinta memang tak bisa berlangsung lama pikirnya


Sehabis memenangkan sidang pertama, Cia mengajak dimas dan ara ke cafetaria tak jauh dari pengadilan karena 90 menit kedepan mereka ada persidangan berikutnya.


Gio yang duduk bersama clien dan teamnya menunggu persidangan berikutnya melirik ke meja cia. dia melihat istrinya duduk diam dengan wajah dingin melihat ke ipadnya.


Dia melangkah ke meja istrinya dan menarik lengan istrinya menjauh dari keramaian.


"Ada apa?" tanya cia dingin. dia bahkan tak sudi menatap gio


"Kamu kemana?" tanya gio menatap tajam cia


"Bukan urusanmu, tolong jangan ganggu aku lagi" jawab cia "Kau masih istriku yang sah dimata hukum dan agama" seru gio


"Sebentar lagi sudah bukan, kumohon jangan ganggu aku lagi" cia berlalu meninggalkan gio


gio memukul dinding disampingnya dengan penuh kemarahan , dia berjalan kembali ke mejanya setelah merasa agak tenang. tapi matanya terus memandangi istrinya


ia memesankan beberapa makanan untuk istrinya yang terlihat masih sibuk dengan ipadnya. pelayan mengantarkan makanan ke meja istrinya. istrinya menatap ke arahnya lalu kembali sibuk dengan ipadnya tanpa menyentuh makanannya , malah dibagikan pada teamnya

__ADS_1


tak lama jeremy masuk dengan seorang rekannya dan duduk disamping cia. jeremy meletakkan sebuah bekal makanan dihadapan cia, cia segera menghabiskannya dan beranjak menghadiri persidangan berikutnya. cia menangani kasus saudara sepupu jeremy, gio tak tau hal itu. dia mengepalkan tangan dengan erat



__ADS_2