
"Salami calon suamimu nak" bisik pattie. saat cia mengangkat wajahnya. ia melihat orang yang paling ingin dia hindari saat ini. emosinya langsung naik tapi dia memilih diam
"Alicia " katanya dingin
"Brandon" bisik gio sambil mengecup telinga cia. cia langsung melotot
mereka kembali duduk di meja masing masing. cia duduk diapit kedua orangtuanya . didepannya brandon duduk diapit orangtuanya.
gio memberi kode agar makanan dihidangkan. Melihat hidangan dimeja, cia terkejut, semua makanan kesukaannya, tapi seleranya hilang melihat bule tengil diseberang sana. tapi demi menghargai ia menelan susah payah makanan dipiringnya
gio menatap gadis mungilnya itu dengan intens, cia menatapnya pun tak sudi
setelah acara makan malam selesai, sebagai pihak pria, zevron mengangkat suara
"Malam ini.. adalah malam kesepakatan kedua keluarga menjodohkan kalian berdua anak anakku Brandon dan Alicia, Papa mau tanya.. apakah Brandon menerima perjodohan ini?"
"Brandon terima pah" jawab brandon tegas. cia langsung menatapnya tajam
"Cia apakah kamu menerima perjodohan ini?" tanya zev lembut
"Cia nenolak uncle" jawab cia dingin. semua mata langsung menatapnya
"Cia kau" gabriel memegang dadanya. "Nak" pattie menyentuh lengab cia. cia menghela nafas berat.
"Cia terima uncle" ralatnya dingin
"Tapi cia mau minta ijin bicara sebentar dengan brandon " pintanya "Baiklah" jawab zev
Gio berdiri dan melangkah keluar , cia mengikutinya dari belakang, gio memasuki lift dan membawanya ke rooftop hotel.
"Katakan ada apa?" tanya gio dingin.
Ia kesal dengan penolakan gadis kecil itu, tapi ia tau ia harus membuat gadis itu mencintainya dulu jadi dia tidak bisa begitu saja mengemis cinta .
"Kenapa kau tak menolak perjodohan ini"
"aku tak mau mengecewakan orangtua kita" jawab gio dingin
__ADS_1
"Aku ingin kau menolak perjodohan ini"
"Aku tak bisa, kalau kau mau menolak silahkan, aku akan menghargai keputusanmu" jawab gio
"baiklah aku tak bisa menolak demi kesehatan papiku, kuharap pernikahan kita hanya setahun" kata cia dingin
"Sebodoh bodohnya aku, aku takkan mengubah status lajangku menjadi duda hanya demi menuruti permainanmu, pernah kukatakan aku takkan menikah kalau aku tak siap, kalau aku menikah maka aku akan memperjuangkan pernikahanku kecuali pasanganku selingkuh dan dipanggil Tuhan" tegas gio
"kita tidak saling mencintai, untuk apa hubungan seperti ini hah?" tanya cia kesal
"aku hanya mengikuti pesan orangtuaku, bila kau keberatan kau bisa menolaknya" jawab gio dingin
"kau benar benar menyebalkan huh" kata cia marah. dia menghentakkan kakinya lalu berbalik mau meninggalkan gio
gio menangkap pinggang dan menghentak sekali, cia sudah dalam pelukannya, ia kembali mel -umat bibir yang tadi mengumpatnya dan mengabsen isi rongga mulutnya dengan lidahnya. dua menit kemudian gio melepasnya .
lengan mungil itu langsung melayang ke pipi gio, gia segera menangkapnya dan menghentakkannya kembali masuk dalam pelukannya dan kembali mel -umat bibir mungil itu. cia mendorongnya tapi badan gio seperti batu. ia tak bergeming sama sekali. akhirnya gio melepaskan cia sambil mengusap bibir mungil yang bengkak akibat ulahnya dengan ibu jarinya.
"Kau gila" teriak cia lalu pergi meninggalkannya
gio tersenyum lalu mengikuti gadisnya dari belakang. tujuannya hanya satu. menikahi gadis itu dan membuat gadis itu bertekuk lutut padanya .
"Kami sepakat menyetujui pernikahan ini pah pih" lapor gio, cia langsung melotot ke arah gio
semua bertepuk tangan bahagia, cia mengangkat tangannya minta hak bicara
"ada yang ingin kau katakan sayang?" tanya gio sambil menyeringai tipis yang masih bisa dilihat cia, cia memelototinya
"Cia ingin pernikahan ini private, tanpa respsi hanya dihadiri keluarga inti, setelah menikah cia ingin diijinkan tetap bekerja" pinta cia dingin
"Masalah bekerja bukan keputusan papa tapi suamimu, bagaimana brandon" tanya zevron, semua mata menatap gio
"Kamu bisa tetap bekerja, asal menjaga sikapmu sebagai wanita bersuami, jadikan aku dan rumah tangga kita sebagai prioritas utama hidupmu, dan aku tak mau ada scandal, bila itu terjadi bersiaplah menjadi ibu rumah tangga karena aku masih mampu menghidupimu meskipun kamu tak bekerja"
"satu lagi, jaga jarak dengan pria manapun, aku memiliki harga diri sebagai seorang pria, aku posesive dan aku tak suka milikku didekati atau disentuh orang lain"
semua orang setuju dengan pendapat gio.
__ADS_1
"Baiklah jadi kamu bisa tetap bekerja selama memenuhi persyaratan brandon nak, mengenai pernikahan private.. papa menyetujui tapi enam bulan berikutnya, kalian harus adakan resepsi kalian putra putri tunggal kami. kami harus menjaga wajah kami didepan publik. bisa kamu terima nak?" tanya zevron. cia mengangguk setuju
"Dan... " zevron menghentikan kalimatnya semua mata memandang zevron
"Karena cia tak ingin publik pernikahan ini, kalian menikahlah besok. keluarga inti juga sudah disini, besok pagi kalian pemberkatan kegereja, siang hari mengurus catatan pernikahan. lalu kita bicarakan nanti bagaimana resepsi kalian"
semua hadirin mendukung dan sepakat atas keputusan zev kecuali cia. mata cia hampir keluar saking tak percaya keputusan zevron yang sangat mendadak. ia terduduk lemas
brandon mengangkat tangannya, semua orang terdiam dan menatapnya. cia kembali bersemangat . dia langsung tegak kembali mengira gio akan membatalkan niat papanya
"Setelah pernikahan besok, brandon akan bawa cia ke rumah papa selama dua hari. hari ketiga kami akan kembali ke kota W, karena kami sama sama bekerja disana dan pekerjaan kami menumpuk"
" setelah tiba di kota W Brandon memberi waktu tiga hari kepada cia mengosongkan apartemennya dan menyelesaikan semua urusan pribadi kepada teman pria atau kekasih kalau ada atau lainnya. bila tidak ada ya lebih baik. hari keempat brandon akan menjemput cia pulang ke villa brandon di kota W tanpa drama dan penolakan"
semua keluarga akhirnya sepakat. mereka sangat bahagia atas hasil perjodohan ini.
waktu menunjukkan pukul 20:30 , acara makan malam bubar, semua pulang ke rumah masing masing
"Cia pulang dengan Brandon ya papi mami, kami akan membeli cincin pernikahan sebentar lalu brandon akan mengantar cia pulang"
setelah mendapat ijin. gio menarik lengan cia ke mobilnya . cia hanya diam saja. hatinya kesal tapi apa gunanya. ia tak bisa menentang perjodohan ini.
zio melajukan mobil ke sebuah toko perhiasan terbesar di kota K. lalu menarik lengan cia turun. toko itu harusnya sudah tutup tapi mereka menunggu tibanya brandon yang akan membeli cincin sebab dia dan keluarganya adalah pelanggan vip disana.
"Kau mau yang mana?" tanya gio lembut
"Aku gimana kamu, aku ikut" jawab cia dingin
gio menghela nafas berat. ia memilih cincin sederhana tapi elegant. lalu mencocokkan dengan jari cia. ia menyerahkan black cardnya lalu meminta ukiran nama Sergio Gravia didalam cincin itu . setengah jam cincin selesai. gio membawa cia makan malam
"Aku sudah makan tadi" tolak cia.
"kau tak makan tadi aku menatapmu sampai selesai. badanmu terlalu kecil. turun dan makan. siapkan tenagamu untuk besok malam" cia melotot menatapnya
"kau istriku dan wajib melayaniku, aku sebagai suami wajib menafkahimu lahir batin, suka maupun tidak suka. kita sudah dewasa jadi jalani pernikahan yang seharusnya dan TANPA DRAMA " gio membuka pintu mobil lalu turun ke arah pintu cia
cia akhirnya turun mengikuti gio masuk ke restoran italia. gio memesan spaghety dan memesankan steak tuna buat cia
__ADS_1
setelah menghabiskan makanan mereka segera pulang ke villa. cia hendak turun tapi lengannya ditahan oleh gio
"langsung tidur, besok jam 4 pagi pihak mua akan datang mendandanimu" gio mengecup kening cia lalu cia segera turun dengan mendengus