
sehabis mereka sarapan. gio ke ruangan gym untuk berolah raga. sementara cia ke kamar mengambil ipod, ipad, iphonenya dan duduk santai kursi malas di halaman belakang samping kolam renang. disampingnya ada meja kecil dan seteko kecil berisi juice buah dan sebuah gelas kosong
Cia mendengarkan lagu dari ipodnya , matanya membaca novel online di ipadnya. dia merasa sangat relax dengan tiupan angin yang sepoi sepoi
habis olah raga, gio mencari istrinya. karena tak melihat istrinya, ia menghampiri maid "mana istriku?" tanyanya dingin
"Nyonya di halaman belakang, Tuan tak bisa memanggilnya karena nyonya memakai handsfree" maid menjelaskan. gio langsung pergi kehalaman belakang tanpa komentar
Dari jauh ia melihat istri mungilnya berselonjor santai. kelihatan sangat cantik sekali. ia segera duduk disamping istrinya. menuang juice buah kedalam gelas dan meminumnya , cia terkejut. ia langsung duduk tegak melepaskan handsfreenya
"Tak apa, lanjutkan bacaanmu, aku mau berenang sebentar lalu mandi" ucap gio mengelus puncak kepala istrinya. cia mengangguk dan meneguk gelas juice buah peninggalan suaminya. ia kembali memasang handsfreenya dan bersandar di kursi malasnya
ia melihat suaminya berenang, tubuhnya sangat indah. benar benar mencuci mata. tiba tiba ponsel disakunya bergetar. dia segera melihat ke layar. panggilan video dari jeremy. cia nengangkatnya dan langsung menyapa
"Hi jeremy"
"Hi cantik.. apa yang kau lakukan di akhir pekan"
"aku sedang mencuci mata sekarang" jawab cia sambil tertawa. gio melotot ke arah istrinya
"cuci mata dimana?"
"tentu saja dirumah, kau ingin melihat suamiku yang tampan? ia memberi prmandangan indah buatku di akhir pekan" cia tertawa. gio tersenyum. cia mengarahkan kameranya pada suaminya yang tengah berenang
"Itu area cuci mataku, roti sobek yang indah, otot yang kekar" canda cia sambil tertawa
"wow kau pandai memilih suami"
"tentu saja suamiku yang memilihku, dia tau dia punya tubuh yang indah jadi dia persembahkan untukku dan melamarku" canda cia sambil terbahak bahak. gio mengecup pipi cia sambil tersenyum
"Ahh hubby. kau basah. wajahku jadi basah" cebik cia. jeremy dan gio tertawa
__ADS_1
"kalian berkenalanlah" ajak cia
"Halo tuan sergio saya jeremy sahabat cia"
"Halo tuan dawson saya sergio suami yang sedang mempersembahkan tubuhku secara gratis buat istri kecilku" jeremy terbahak bahak bersama gio. cia mencebik
"Kamu jangan manyun, nanti dicium suamimu" ledek jeremy. cia menunjukkan tinjunya pada jeremy. mereka terbahak bahak
"Baiklah cia aku tak mengganggumu. semoga harimu indah, bye"
"Byee" ucap cia dan gio bersamaan lalu sambungan ponsel diputuskan
Dalam hati Gio ada perasaan lega mengetahui istrinya mengakui keberadaan bahkan statusnya didepan jeremy, gio bangkit mengenakan bathrob nya dan naik kekamar utama.
Cia kembali menikmati waktu santainya. sampai, ia tak sadar suaminya sudah selesai berenang. ia bahkan tertidur pulas di kursi malas itu karena tiupan angin yang sepoi sepoi
habis mandi gio melihat istrinya ketiduran. ia tersenyum dan mengecup kening istrinya. ia ikut duduk di kursi malas samping istrinya. meminum juice buah yang lezat itu. tak lama ia malah ikut ketiduran
dua jam berikutnya cia terbangun. ia melihat jam di ponselnya. jam sebelas batinnya. ia melirik suaminya yang tidur di kursi malas disampingnya
cia membuatkan spaghety, pasta buat suaminya dan membuat sup iga sapi untuk dirinya sendiri . setelah semua beres. ia mengambil dua gelas air minum meletakkan di meja makan serta seteko juice buah
cia ke halaman belakang membangunkan gio perlahan "Hubby.. makan siang sudah selesai, ayo makan sebelum dingin" ajak cia. gio mengerjabkan mata sesaat.
CUPP
gio mengecup bibir mungil istrinya. lalu berdiri bersama istrinya menuju ruang makan. ia melihat makanan kesukaannya sudah terhidang. ia segera menghabiskan makanannya. ia makan dengan lahap karena ia bahagia . lagi lagi masakan istrinya super enak.
"Honey.. ekhmm" gio malu malu menyapa istrinya, cia mendongak
"Bolehkah aku meminta makananmu, aku penasaran, aku ingin mencicipi" cia mengangguk memberikan semangkuk besar sup iga pada gio. gio menghabiskan sup itu. cia tertawa. ia meminta omelete pada maid untuk menghabiskan nasinya
__ADS_1
gio menyeruput juice buah buatan istrinya. rasanya berbeda dengan yang tadi pagi dan yang di halaman belakang. tapi sama sama enak. luar biasa istrinya
"setelah ini kau mau melakukan apa?" tanya gio
"Mungkin membaca, mungkin tidur, maafkan istrimu yang pemalas ini kalau week end" jawab cia
"Bagaimana disebut pemalas, kau menyelesaikan semua tanggung jawabmu sebagai istri, kau bahkan memasak dan menyelesaikan pekerjaanmu secara online, hanya tertidur sesaat apakah itu disebut pemalas?" tanya gio protes
"Kini aku tau kenapa papa dan papi menyukai wanita berdarah asia, sungguh awesome, saat aku kecil mama selalu memasak enak untukku, tidak menyerahkan pada maid, sekarang kau juga begitu" cia tersenyum
"Honey maukah kau membuatkanku makan siang setiap hari?" tanya gio dengan wajah memelas
"sarapan dan dinner pasti aku sediakan, kalau makan siang aku akan usahakan, karena aku tak suka makanan bersifat lama. maksudnya dimasak pagi dimakan siang. kalau memasak siang kadang aku ada sidang atau meeting dengan klien atau malah dikantor polisi" jawab cia. gio mengangguk
"baiklah sarapan dan dinner tak apa" jawab gio , cia mengangguk
pada akhirnya cia dan gio kembali kekamar melanjutkan tidur siang mereka
jam 15:00
cia bangun, ia menyediakan pakaian suaminya di sofa lalu membuatkan teh hangat dan menuangkan ke cangkir penyimpan panas. didampingi sebotol air mineral dan semangkuk puding buah. cia meletakkan di nakas samping suaminya.
cia segera membersihkan diri kekamar mandi, gio yang terbangun dari tidurnya, mendengar suara gemericik air dari toilet. ia segera duduk mengumpulkan nyawanya
lagi lagi gio merasa hatinya hangat melihat pakaiannya disofa dan seporsi puding ditambah teh hangat disampingnya. gio menghabiskan segelas air putih itu dan memakan puding buah buatan istrinya. gio tak suka manis tapi dia suka puding itu. rasanya tak terlalu manis dan enak dilidah. gio menghabiskan pudingnya. bersamaan istrinya selesai mandi
"Honey aku mau pudingnya lagi" pinta gio, cia segera turun ke dapur membawakan puding untuk suaminya. gio segera menghabiskannya
setelah menyesap teh hangatnya, gio segera mandi. habis mandi ia mengajak istrinya jalan jalan ke taman menikmati makanan kuliner taman kota.
gio membelikan sosis bakar dan es krim untuk istrinya. cia menghabiskan semua pemberian suaminya
__ADS_1
"sementara aku harus puasa tiap malam. kau makan sosis ini dulu honey, nanti setelah aku buka puasa, aku akan memberimu sosisku" cia mencubit gio