Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin

Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin
Bab 36 - Merger


__ADS_3

"Ini sudah melewati trimester pertama, mual akan berkurang, tapi tetap jaga kesehatan dan pola makan.. saya akan membukakan resep obat dan vitamin , ada juga obat mual yang cukup diminum kalau pas mual saja" dokter menerangkan


"Dokter apakah saya bisa melakukan olahraga malam?" tanya gio yang langsung dihadiahkan cubitan oleh istrinya , dua ibu mereka tertawa "Tentu saja boleh , asal jangan terlalu kasar demi kenyamanan bayi" jawab dokter tersenyum.


"ini saya berikan ulang daftar hal yang boleh dan tak boleh dilakukan serta daftar makanan yang dihindari dan yang membantu nutrisi untuk janin dan bumil.. pastinya hindari stress dan kelelahan" gio mengangguk


"terima kasih dokter" ucap mereka berempat dan segera keluar ruangan karena gio mau mengurus prosedur administrasi serta pengambilan obat


empat orang itu sibuk mengambil poto hasil USG melalui ponsel mereka. pattie dan audi pun langsung mengabari suami mereka . suami mereka besok akan datang menjenguk cia sekaligus menjemput istri mereka.


"sayang sudah berpikir apa yang mau inginkan?" tanya gio "Mau jus strawberry" jawabnya


"Maksudku kau ingin sesuatu yang mahal? mobil. mansion atau apapun?" tanya gio


"aku hanya ingin tidur, aku mengantuk" jawab cia. gio tertawa dan menciumi istrinya


"kita pulang saja" ajak gio. cia menggeleng. "aku mau tidur di mobil saja" gio mengangguk meski dia tak paham maksud istrinya


saat mereka tiba dimobil cia meminta gio mengemudi sampai ia terbangun. gio pun menuruti bayinya yang ingin jalan jalan keliling kota. sampai akhirnya cia bangun . ia meminta makan kepiting panggang. gio dan dua ibunya pun menuruti kemauan cia


usai makan gio memberi sebuah ketegasan pada istrinya


"Honey.. kantormu akan aku merger.. aku akan menggabungkan dua Law Firm kita menjadi M&G law Firm , semua kasus akan aku urus, kamu yang mengurus keuangannya. sampai anak kita lahir baru kita bicarakan lagi. jadi mulai besok kamu tidak bisa aktifitas keluar office lagi" tegas gio


"Terserah hubby, aku tak berpikir lain lagi, aku memprioritaskan anakku, saat mereka lahir aku masih harus mengurus mereka" gio mengangguk puas atas jawaban cia


***


Esok harinya Gio mengadakan meeting pada semua petinggi kedua firma hukum itu. gio mengeluarkan kebijakan baru:

__ADS_1


- Bergabungnya SM & GG menjadi M&G Law Firm


- Semua satuan pengacara SM&GG dibawah kepemimpinan Gio


- Semua satuan pengacara SM&GG akan berada di gedung baru


- Semua pemimpin divisi berkantor di gedung baru


- Kantor kedua CEO ada di gedung baru


- Staf akan dipindah ke gedung lama terutama wanita selain arabella dan grace


- Divisi keuangan berada di gedung baru


- pertemuan dengan klien berada di gedung baru


Jangan lupakan alexander , dia sudah diangkat menjadi aspri Gio dan Cia. Gio menggemblengnya dengan baik. dia diijinkan menangani beberapa kasus berat dan berhasil dimenangkan alex. daya analisa dan kecerdasannya cukup tinggi. Gio puas sekali dengan hasil kerja Alex.



"Alex, Gerry, Dimas, Grace, Arabella.. ada yang mau saya bicarakan dengan kalian.. berkumpullah di ruang meeting setelah jam makan siang. nanti jam 12 kita bisa makan siang bersama di luar bersama istri saya" perintah Gio. mereka mengangguk senang


***


jam 12:00


Gerry sudah menunggu di lobby gedung M&G Group.dia duduk santai di balik kemudi Alphard.


Saat semua sudah naik, mobil berisi tujuh orang segera melaju menuju restoran italia yang diinginkan cia ,Tampak cia terkantuk kantuk

__ADS_1


dari belakang Ara menyodorkan Sari Juice strawberry pada boss nya yang duduk menahan kantuk


"Setelah meeting, tidurlah sebentar sayang" kata gio sambil mengelus kepala istrinya. istrinya hanya duduk diam memasang wajah dingin


"Dimobil tak ada oranglain, jangan memasang wajah seperti ini" kata gio tertawa. cia pun tersenyum manis sekali


mobil memasuki parkiran restoran yang mereka tuju


"honey mau makan apa?" tanya gio "anything" jawab cia . gio memesan beberapa makanan untuk teamnya


cia makan sangat lahap, tapi setelahnya ia segera tertidur dipelukan suaminya, ia benar benar mengantuk.


selesai makan siang, gio menggendong cia ke mobil. dia tertawa melihat kelakuan bumil menggemaskan ini, selalu mengantuk tapi memaksa ke kantor


jam 14:00


Gio mengajak cia yang sudah bangun ke ruang meeting dan dibuatlah sistem managemen baru yang akan ditangani oleh mereka masing masing


arabella tetap mendampingi cia, fredy mendampingi gerry, alex mendampingi gio, grace kedepannya memiliki ruangan sendiri bagian proses penerimaan klien wanita


setelah kesepakatan di buat, mereka segera membubarkan diri untuk menyelesaikan tugas masing masing


gio mengajak cia pulang menjemput dua ibu mereka untuk berangkat bersama ke bandara menjemput ayah mereka.


"Papi.. Papah" pekik cia sambil berlari menghampiri ayah mereka yang tampak di pintu ketibaan. Gio berlari dengan sigap berlari menangkap istrinya. jantungnya berdebar kencang. gio marah sekali


"Aku sudah mengingatkanmu jangan berlari" sentaknya tanpa sadar dengan intonasi tinggi. lalu ia mengusap wajahnya dengan kasar.


cia berhenti berlari dalam dekapan gio. ia segera melepaskan diri dengan mata berkaca kaca. gio sempat melirik mata wanitanya yang hampir nenangis. cia memeluk ayahnya sambil menangis. semua mengira ia menangis gembira.

__ADS_1


setelah melepas kangen. gio menarik koper kecil kedua ayahnya dan meminta supir meletakkan di bagasi belakang. lalu mereka segera naik ke mobil. ia melihat hidung istrinya masih memerah.



__ADS_2