Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin

Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin
Bab 2 - pengajuan mediasi


__ADS_3

saat gio membersihkan diri, grace tiba di apartemennya. grace memiliki sandi apartemen mewah itu karena tiap senin gio selalu memintanya lembur mengantar dokumen fisik ke apartemennya


grace melihat apartemen kosong , ia segera meletakkan barang bawaannya ke sofa dan masuk kekamar utama membawa dokumen fisik kekamar utama bossnya sesuai perintah.


grace mendengar suara gemericik air dari kamar mandi , ia melepaskan semua busananya dan menyusul ke kamar mandi untuk mandi bersama gio.


gio terkejut tiba tiba ada yang menggosok punggungnya dari belakang, tapi ia segera mengecup telinga grace tangannya sudah bermain di twin grace yang ukurannya tidak terlalu besar tapi sudah berdiri tegak seolah menantangnya. tak lama gio sudah menyusu di bukit itu dan dua jarinya bermain di inti grace. grace meracau hebat . ia segera berlutut dan menikmati sosis ukuran super besar dibawah sana. gio menggeram


permainan grace sungguh memabukkan. gio menariknya berdiri lalu mengambil handuk membungkus gadis itu dan mengangkatnya keranjang. grace mengambil posisi membelakangi gio. gio membuka laci di nakas, dan menggigit sebuah bungkusan kertas timah lalu melindungi sosisnya dan mulai menusuk grace tanpa aba aba


grace berteriak hebat dan meracau saat tusukan gio semakin cepat, sejam mereka akhirnya berteriak dan mendapatkan pelepasan mereka


grace segera berdiri mengambil tissue membuang pengaman di sosis besar itu dan membersihkannya. setelah membersihkannya grace mengecupnya sampai benar bersih dan grace kekamar mandi membersihkan diri


melihat grace keluar dari kamar mandi tanpa berbenang sehelai pun. gio kembali terpancing. dia menyambar tubuh grace dan menyusu dibukit kembar nya. dua jarinya kembali bermain di bawah sana. grace tak kuat.. dia mendorong gio sampai terlentang dan kembali mengecup sosis ukuran jumbo yang selalu membuatnya menjerit.


sosis besar panjang itu melebihi milik tunangannya , sehingga membuat grace bersedia dipanggil kapan saja saat gio ingin menusuknya. dari semua pria yabg berhubungan dengan grace, giolah yang paling hebat. hubungan mereka tak ada ikatan dan komitmen semua berdasar suka sama suka senang sama senang. jadi keduanya tak pernah merasa terbebani.


awal grace bekerja menjadi sekpri gio, hubungan mereka biasa saja. sampai saat grace menemani gio ke acara klien dan gio mabuk.. grace yang belum terlalu mabuk mengantar gio pulang gio nenariknya ke kamar dan terjadilah permainan pertama mereka. sejak itu tiap senin gio akan memanggilnya membawa dokumen ke apartemennya . selasa sampai minggu entah gio bersama siapa, grace tak peduli. ia memiliki kehidupannya sendiri bersama tunangannya


setelah adiknya gio tegak menantang. grace memasang balon disana, lalu naik dan mendudukinya. gio berteriak. pertarungan kedua mereka segera terjadi selama sejam sampai mencapai pelepasan kedua. grace membuang balon itu dan membersihkannya menggunakan tissue sampai bersih. setelah bersih grace mengecup dan membersihkan ulang dengan mulutnya.


grace langsung membersihkan diri dan mengenakan pakaiannya


"aku pulang" pamitnya cuek. "hmmm" jawab gio yang beranjak kekamar mandi


"grace aku sudah mengirim 15 juta ke rekeningmu barusan, belilah makan malammu, kau habis banyam tenaga hari ini" ucap gio dan menghilang dikamar mandi . grace langsung menyambar tas nya lalu turun ke parkiran mobilnya


grace tak peduli dengan pemberian gio, gajinya dan bonus tiap memenangkan kasus sudah sangat cukup buat hidupnya. baginya ini hanya have fun saja.

__ADS_1


gio yang baru selesai membersihkan diri segera mengenakan pakaiannya. ia menyambar kunci mobil sportnya, membawa perlengkapannya dan keluar dari apartemennya menuju parkiran mobil. gio ingin segera pulang beristirahat.


tiba di vila mewahnya dia melepaskan pakaian sampai sisa boxernya dan merebahkan diri di ranjang untuk mengumpulkan tenaga bertarung dengan lawannya dipengadilan besok pagi


***


dua hari kemudian


jam 12:00


Restoran naga mas


"Nona anda berapa orang?" tanya pelayan yang membukakan pintu buat cia


"Saya minta diantar ke meja pesanan tuan Sergio" jawab cia dingin


TOK TOK TOK


"Tuan sergio.. Nona Gravia ingin bertemu" kata pelayan sopan


"Silahkan masuk dan langsung antar hidangan" jawab gio datar , Cia masuk ke ruangan menghampiri gio


"Duduklah nona , anda akan punya tenaga bertarung dengan saya setelah anda makan" kata gio sambil menatap gadis didepannya. gadis itu segera duduk


"Cantik dan **** sekali gadis ini" batin gio, ada desiran dihatinya


"makanlah" gio meletakkan beberapa makanan dipiring cia yang masih kosong, cia malas drama ia segera memakan makanan yang diletakkan gio dipiringnya tanpa komentar


"sudah. saya sudah kenyang tuan" cegah cia saat ia sudah kenyang .

__ADS_1


gio mengangguk dan melanjutkan makannya. cia berdiri dan mencuci tangan diwastafel yang disediakan oleh pihak restoran disudut ruangan itu dan kembali duduk didepan gio


gio menatap datar gadis itu, gadis itu sangat putih sekali, belahan twin besar-nya sangat mulus dan seputih susu. gio merasa dirinya terpancing. gadis mungil itu sedang membalas pesan dari ponselnya


akhirnya gio menyelesaikan makan siangnya. ia menekan bell pelayan segera mengangkat piring kotor dan membersihkan meja


cia meletakkan dokumen di hadapan gio


"Tuan sergio, saya ingin mengajukan mediasi pada klien tuan sergio, ini dokumen saya" cia meletakkan sebuah map berisi permohonan mediasi dari tuan smith untuk berdamai dan dokumen perselingkuhan nyonya smith, hasil test DNA janin psk yang menuntut tanggung jawab tuan smith


"Bagaimana kalau aku menolak" tanya gio


"Tuan.. dalam hukum agama, apa yang sudah dipersatukan manusia, tidak dapat dipisahkan oleh manusia, aku tau kita lawyer yang harus bertindak rasional bukan agamais, tapi bila masih bisa mempersatukan dua manusia yang ada kesempatan untuk bersatu kembali, apa salahnya? bertarung pun anak yang menjadi korban nantinya"


"apakah bila ada perselisihan dalam rumah tangga anda kelak, anda berharap akan perceraian? bagaimana anak anda tanpa orangtua lengkap?" tanya cia mencoba menawar


"Jangan tanyakan atau menjadikan saya perbandingan karena anda akan kecewa, bagi saya pernikahan itu butuh persiapan dan kematangan, saya hanya akan menikah kalau saya sudah benar benar siap. dimana saya sudah siap menjadikan istri saya satu satunya wanita dalam hidup saya, dan saya akan merawat anak saya dengan baik. tidak ada perselingkuhan dan kdrt seperti yang dilakukan klien anda tuan smith. jika saya belum siap maka saya tidak akan menikah" tegas gio


"Kita memegang sumpah jabatan membela yang benar dan memberi hukuman setimpal pada yang salah, jadi apa anda akan membiarkan klien anda bebas begitu saja setelah apa yang dia perbuat nona gravia?" tanya gio tajam


"dapatkah anda mempertimbangkan mediasi agar tidak ada anak yang terluka atas perpisahan ini" tanya gravia menatap tulus pada mata gio.


Drrrttt Drrrttt


"Maaf ponsel saya berbunyi, saya keluar sebentar" pamit gio langsung berdiri membawa ponselnya


"Ya pah...gio sedang meeting dengan rekan gio"


cia bisa mendengar sergio bicara dengan ayahnya

__ADS_1


__ADS_2