
jam 11:00
dari kantor SM, gio membawa orangtuanya ke pantai. dari SM ke pantai membutuhkan waktu 1.5 jam lebih.
cia tertidur selama dalam perjalanan, ia merasa kelelahan, mungkin karena hamil jadinya mudah lelah.
Gio berhenti sebentar di mini market mencari minuman ringan buat orangtuanya dan minuman asam buat istrinya. setelah dari mini market ia melanjutkan perjalanan ke pantai
Gabriel Pattie bisa melihat menantunya sangat menyayangi putrinya. mereka diam diam merasa lega mengingat pernikahan putrinya karena paksaan gabriel.
Mereka sudah tiba dipantai, gio memesan menu makanan untuk orangtua mereka. setelah mempersilahkan orangtua mereka duduk. gio kembali ke mobil membangunkan istrinya perlahan. cia mengerjabkan matanya
"Sayang kita sudah tiba, orangtua kita menunggu, ayo makan, kasihan dede bayinya kalau kelaparan" panggil gio pelan
"Ah kita sudah tiba, ayo... aku mau makan udang" ajak cia , gio memegangi istrinya turun bergabung dengan orangtua mereka
"ini menunya, apa yang mau kamu makan?" tanya gio lembut karena istrinya baru bangun. nyawanya belum terkumpul
"Udang rebus, kepiting bakar dua, ikan saus mangga" pinta cia. pattie mendelik.
"Kamu bisa menghabiskannya nak?" tanya pattie , cia mengangguk
"Gapapa mi.. asal cia suka gapapa. gio malah senang cia makan banyak. sejak dulu cia makannya sangat sedikit. sejak hamil baru mau makan, itupun hanya sesekali kalau sedang tak mual" gio yang menjawab , pattie mengangguk
"kalau dirumah cia hanya minum minuman asam, jarang sekali mau makan karena sering mual, seperti tadi pagi hanya makan salad buah nanti hanya minum saja" audi merasa kasihan pada menantunya
__ADS_1
"Anakmu senakal kamu, dulu mama hamil kamu, waduh hampir tidak bisa bangun" curhat audi "untung sudah besar tak nakal diluaran"
zevron dan gabriel hanya diam. mereka masih terkesima seharian ini melihat prestasi anak anak mereka.
pelayan menghidangkan makanan mereka , cia makan dengan lahap, sekeluarga memandangnya dengan senang.
"sepertinya anakmu laki laki nak" ucap zevron tiba tiba
"laki laki perempuan sama saja pah, asal sehat dan dididik baik nantinya" zev mengangguk setuju "tapi feeling papa mengatakan laki laki. cara makan cia menunya sama dengan saat mama hamil kamu dulu" gio tersenyum
"senin sore papa dan papi akan kembali duluan, mama dan mami akan menemani cia sementara waktu, saat kandungan cia sudah melewati trimester pertama. kakak kalian akan kesini menjemput mama dan mami kalian" gabriel menjelaskan. cia mengangguk
"ayo kita kembali nak, papi ingin berkeliling mencari mansion yang memiliki halaman belakang luas, papi berencana membiarkan ibu kalian sering berlibur kesini" ucap zevron.
"saran gio, papi tak perlu membeli mansion, lebih baik papi membeli lahan kosong dan dibangun vila mewah dengan halaman belakang luas dilengkapi arena bermain. kelak hari tua papi dan mami bisa berlibur dengan cucu tiap main kesini.. kalau lahan kosong yang luas di area perumahan gio ada beberapa yang bagus lokasinya dan cukup luas"
akhirnya mereka kembali ke area komplex villa gio. setelah membersihkan diri, gio mengajak dua ayahnya keliling komplex. dua ratus meter dari villa gio masih ada beberapa lahan kosong yang sangat luas sekali. zevron bahkan gabriel masing masing memutuskan membeli lahan kosong yang bersebelahan dan meminta gio mengurus proses jual belinya secara resmi
tiba di villa, gabriel menemukan istrinya berwajah masam "mami kenapa?" tanya gabriel. "audi sudah tau cia hamil. dia membawa hadiah untuk cia" jawab pattie
"papi sudah membeli tanah tak jauh dari sini untuk hadiah buat cia, besok pagi papi akan lakukan pelunasan sebelum pulang, sejak lahir anak baik itu tak pernah meminta apa apa dari kita jadi papi mau membangun villa untuk cia. kelak kalau mami liburan disini, mami bisa tinggal disana" pattie mengangguk
"mana hadiah buat papi?" lirik gabriel genit "ah papi sudah umur segini masih mesum. gimana kalau anak anak tau, papinya yang dingin dan muka datar ini ternyata semesum ini" cebik pattie
"gapapa mesum sama istri sendiri" jawab gabriel sambil mel -umat bibir istri cantik yang setia menemaninya sejak dia belum memiliki apapun. akhirnya pertarungan mereka di mulai, tanpa sempat menghidupkan peredam suara dalam kamar mereka.
__ADS_1
zevron dan gio yang kebetulan lewat sambil mengobrol sempat mendengar suara pertarungan dua insan didalam. keduanya saling berpandangan.
"Papa mau cari mama dulu" zevron langsung meninggalkan putranya, dan menuju ruang keluarga mencari istrinya yang sedang bicara dengan menantunya .
"mah sudah packing koper papa?" tanya zev datar "sudah beres semua pah" jawab audi "ayo periksa ulang mana tau ada yang ketinggalan" ajak zev sambil menarik lengan istrinya. istrinya bingung melihat suaminya tapi mengikuti juga
gio tertawa melihat kelakuan papinya "kenapa?" tanya cia heran "papi mami bertarung tak mengaktifkan peredam suara, papa mendengar suara pertarungan jadi mengajak mama bertarung" gio terbahak bahak. wajah cia merona
"ayo kamu istirahat" ajak gio "masakan buat makan malam sudah aku sediakan, jadi sudah santai, kamu aja istirahat duluan" kata cia sambil menonton
"No Honey.. istirahat dulu. nanti jam makan malam baru turun" tegas gio. cia mengangguk
sampai dikamar, gio membersihkan diri lalu keluar memakai boxer dan masuk ke dalam selimut. ia ingin istirahat sebentar. cia yang sudah berbaring dengan gaun tidurnya malah berputar arah menghadap suaminya. tangannya membuat lukisan abstrak di roti sobek suaminya
"Honey aku mengantuk. tidurlah sebentar" ajak gio sambil mengelus kepala istri kecilnya. tapi sang istri malah masuk kedalam selimut dan menggunakan mulutnya bermain dibawah sana .
gio sejak tau istrinya hamil. tidak lagi memikirkan biologisnya karena ia tau sekarang masa rentan kandungan istrinya. tapi kalau istrinya menggoda seperti itu. dia sangat berat mengendalikan dirinya
TUGHH
tau tau istrinya sudah duduk diatasnya dan menancapkan adiknya di sawahnya. gio segera duduk dan memegang pinggul istrinya. ia membiarkan istrinya diatas sana tapi tak mau istrinya terlalu berlebihan dan menyebabkan kandungannya tak aman
sejam lebih istrinya bergerak diatas sana akhirnya terdengar "Hubby coming" pekiknya "together" jawab gio . keduanya sama sama berteriak nama mereka sampai mozarella gio tertanam sempurna didalam , cia langsung memeluk suaminya dan memejam kan matanya sesaat sambil mengendalikan pernafasannya
"honey, kau baik baik saja?" tanya gio, cia mengangguk dan mulai bergerak lagi. gio tersenyum dan membalikkan tubuh istrinya untuk memegang kepemimpinan pertarungan. sejam kemudian mereka menyelesaikan pertarungan kedua mereka dengan teriakan kedua kali dimulut mereka menyebut nama masing masing sampai mozarella gio kembali tertanam di sawah cia
__ADS_1
"Terima kasih sayang, istirahatlah dulu" bisik gio sambil mengecup kening istrinya . perlahan ia melepaskan diri dari istrinya takut istrinya terpancing lagi
Bukan apa apa , kalau kondisi biasa, sepanjang hari pun gio siap meladeni istrinya itu , tapi sekarang ada calon anaknya di kandungan istrinya. ia berusaha menjaga sikapnya dalam olahraga mereka berdua demi keamanan istri dan calon anaknya