Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin

Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin
Bab 28 - hadiah dari zevron dan gabriel


__ADS_3

senin pagi setelah sarapan, Gio mengantar kedua ayahnya menemui pihak managemen komplex perumahan tempat tinggalnya ditemani notaris teman gio


pihak managemen komplex maupun notaris sangat terkejut mengetahui pernikahan gio dengan cia yang tidak di publis selama ini, lebih terkejut lagi mengetahui keduanya adalah putra putri tunggal pengusaha terkaya di australia


setelah melakukan transaksi pembayaran yang diatas namakan gio oleh zevron dan diatas namakan cia oleh gabriel. keduanya kembali ke villa menjemput ketiga wanita mereka. mereka berencana berangkat lebih awal untuk berkeliling dulu sekalian makan siang diluar baru langsung menuju bandara


jam makan siang gio mengajak orangtuanya makan disebuah restoran jepang. gio memesan makanan untuk keluarganya dan seperti biasa menyerahkan menu untuk istrinya. istrinya hanya memesan salad buah asam dan segelas sunkis tanpa gula


"Sayang.. kenapa? kau tak sehat? mana yang tak enak?" tanya gio khawatir


"dede minta dikunjungi daddynya" bisik cia ditelinga gio takut didengar orang. gio tersenyum "pulang dari bandara ya sayang" bisik gio. cia mengangguk lemah


"kamu mintalah seseorang membuat gambar design yang cocok dengan kemauan cia. kalau design sudah selesai, beritau papi costnya. papi akan mengirimkan pembayarannya gio" pinta gabriel. gio mengangguk


"kalau begitu sebaiknya buat design ukuran dua tanah milik kalian itu dan digabungkan saja supaya lebih luas. biaya akan papa kirimkan nanti" timpal zevron


"Villanya satu saja, satu tanah buat arena bermain anak anak dan paviliun untuk bersantai. saat papa papi tua nanti masih bisa bersantai disana" kata cia


"Terserah kalian. katakan biayanya nanti. kami akan mengirimkan pada kalian" jawab zevron. mereka mengangguk .


"Cia jangan fokus kerjaan sampai melahirkan" pesan gabriel


"Gio jangan fokus kerjaan sampai anakmu lahir" pesan zev


keduanya segera mengangguk menanggapi pesan ayah mereka


mereka pun mengantar kedua ayah mereka ke bandara, dibandara banyak nasehat dari ayah mereka untuk mereka berdua. setelah berpelukan . ayah mereka segera masuk untuk check in dan masuk ke ruang tunggu


gio membawa dua ibu dan istrinya kembali ke villa. ibu mereka segera membersihkan diri. pattie sibuk membuat camilan cake dan puding. audi sibuk membuatkan sup herbal untuk anak mereka.

__ADS_1


gio dan cia segera kembali kekamar mereka, gio memeluk dan merebahkan istrinya yang tampak lemah efek ngidamnya belum terpenuhi


"Baby.. daddy coming" bisik gio sambil menciumi perut rata istrinya. gio menjalankan atraksksinya dengan perlahan pada istrinya sampai dua babak.


setelah pertarungan mereka usai. gio mengangkat istrinya untuk berendam sesaat. gio sendiri mandi di standing shower dan menggendong istrinya keluar kamar mandi setelah mereka usai membersihkan diri


jam 19:00


mereka makan malam , masakan pattie dan audi tampak sangat menggugah selera gio. sementara cia hanya makan salad buah asam. audi menyodorkan semangkuk sup herbal buat gio juga cia.


mereka segera menghabiskan sup buatan ibu mereka. meskipun tak terbiasa, mereka sangat menghargai usaha ibu mereka.


pattie memberikan beberapa potong cake yang tak terlalu manis pada cia. dan memberikan puding buah yang tak terlalu manis pada menantunya. keduanya kembali menghabiskan suguhan ibu mereka


"Sekarang gio tau darimana asal puding buatan cia selama ini" kata gio "dari mami, kalau cia pulang liburan kuliah, kami memasak dan belajar membuat makanan" jawab cia


usai makan malam, mereka kembali kekamar masing masing untuk beristirahat


melihat istrinya tidur pulas, gio mengecup kening dan perut istrinya


"Sayang baik baik disana , jangan nakal dan jangan menyusahkan momy, daddy akan selalu menjagamu dan momy, tak akan membiarkan momy meninggalkan daddy. daddy mencintaimu" gio mencium perut istrinya beberapa kali , lalu berbaring dan memeluk istri cantiknya


****


Jam 06:30


Ruang makan


Usai sarapan gio bicara dengan dua ibunya

__ADS_1


"mama mami. ini kunci mobil dan ini kartu kredit" gio menyerahkan dua kartu kredit tanpa batas pada dua ibu mereka


"Paswordnya tanggal pernikahan kami, kalau mau belanja kebutuhan pribadi mama mami dan kebutuhan di rumah, pergunakanlah kartu itu. mobil ada di garasi tapi bila malas mengemudi, mintalah supir mengantar, nomor seluler supir sudah brandon kirim ke ponsel mama mami" dua ibu itu mengangguk dan tersenyum


"dan ini.. selama ini kami tak pernah memberikan apapun pada mama mami, simpanlah ini sebagai kenang kenangan dari putra putri bungsu mama mami" gio menyerahkan dua buah bungkusan pada kedua ibunya


pattie dan audi segera membuka bungkusan itu, mereka berbinar binar melihat hand bag dan sepatu Hermes limited edition didepannya. lalu mereka membuka duabuah kotak beludru dalam sebuah paper bag. setelah membukanya mata mereka mendelik dua set berlian didalamnya. keduanya mendapat hadiah yang sama dari gio.


"Terima kasih nak" ucap mereka bersamaan


meskipun suami mereka selalu membanjiri mereka berlian set , tapi mereka bahagia menerima dari anak mereka. karena itu adalah bentuk peduli dan perhatian putra putri mereka


"Cia lepaskan kaitan kalung dan gelang mami dulu, mami mau segera memakainya" pinta pattie , cia langsung berdiri


"Gio bantu mami" pinta audi. gio pun segera membantu ibunya mengenakan perhiasan itu


"yang satu set lagi kita pakai saat kita pulang ke kota K" ajak audi. pattie mengangguk. mereka segera membenahi berlian set yang mereka pergunakan sebelumnya kedalam kotak beludru dihadapan mereka dan menyimpan di brangkas kecil kamar mereka


"ah ya apakah kalian akan pulang makan siang nak?" tanya pattie


"Cia ada dua persidangan hari ini, dari jam delapan sampai jam tiga sore mi, tak sempat makan siang di rumah"


"Brandon ada persidangan dan ada meeting dengan klien, tak sempat makan siang dirumah mi"


"Baiklah.. setelah kalian berangkat kami berdua akan pergi menemui beberapa teman lama kami di kota W ini, istilahnya reuni kecil. mungkin agak siang baru selesai. setelah acara reuni kami akan belanja bahan masakan dan berkeliling, agak sore baru kembali memasak makan malam, kalian makan malamlah dirumah" jelas audi.


gio cia mengangguk. mereka segera mengecup pipi dua ibu mereka dan berangkat kerja


Setelah dua anak mereka berangkat. dua wanita yang masih sangat cantik diusia mereka yang sudah paruh baya itu segera berbenah diri untuk menemui teman lama mereka di restoran yang mereka janjikan

__ADS_1


__ADS_2