Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin

Pengacara Arogant Vs Pengacara Dingin
Bab 33 - bicara hati ke hati


__ADS_3

"Sayang kau sudah turun?" tanya audi, gio mengangguk sambil tersenyum. wajahnya tak suram lagi


pattie melihat dua tanda dileher menantunya, ia pun tersenyum melihat damai kembali kedua anak anaknya


"mih cia minta udang bakar saus strawberry nanti malam" ucap gio sambil tertawa. pattie mengangguk


"ada ada saja permintaan bumil ini" gumam pattie sambil tertawa


"Brandon nanti malam mama mengundang lima teman mama yang kemarin di restoran untuk makan malam di paviliun belakang, ajaklah cia bergabung" pinta audi. gio mengangguk


"Anak salah satu teman mama itu bekerja di kantor brandon, dia masuk nominasi PHK karena sering menjual nama perusahaan dan nama brandon untuk kepentingan pribadi di luar sana" jelas gio. pattie dan audi langsung tertegun


"Duduklah dulu, mama mau ngobrol sebentar" kata audi sambil memberikan dua gelas juice buat pattie dan gio


audi menceritakan semua kejadian di restoran tadi tanpa kekurangan dan kelebihan. Gio tertawa geram.


"Bagaimana suaminya lebih baik dari papa , dan bagaimana anak perempuannya lebih baik dari cia hahaha dia kebanyakan halu" ucap gio kesal


"jangan beritau istrimu, ia sedang hamil, nanti moodnya jadi buruk" pattie memberitau gio. gio mengangguk


"kalian bergabunglah nanti, sekalian berkenalan. kalau kalian bergabung mama akan menambah porsi masakan"


"mau mah nanti brandon dan cia ikutan. cuma udang cia jangan lupa, nanti bisa pusink brandon dibuat calon anak brandon" gio kembali tertawa


gio belasan tahun berada diluar negeri dan diluar rumah, sering makan diluaran, membuatnya merindukan masakan rumahan. masa kecilnya sampai remaja dirumah, mama selalu memasak taste asia dan barat. setelah menikah istrinya memasak taste yang sama dengan taste yang dia rindukan. ditambah masakan cia sangat enak membuat gio selalu memilih makan dirumah dibandingkan diluar sana. apapun yang cia masak langsung ia habiskan tanpa komentar


***


Jam 17:00


Gio masuk kekamar membawa sup herbal dan udang salad buah dari ibu ibunya untuk istrinya


cia sedang telungkup memeriksa email , dia terkejut melihat sebuah email dari dimas, keningnya berkerut.


gio meletakkan dua mangkuk kecil itu diatas nakas dan berbaring disamping istrinya "Kenapa honey?"

__ADS_1


"Ini ada sebuah kasus pelecehan sekaligus perselingkuhan. pelakunya mau memakai jasa GG, aku sudah menolaknya dua kali dalam sepuluh hari terakhir, tapi berkasnya kembali di kirimkan oleh dimas atas rekomendasi salah satu staff GG, hilda hellington. aku berpikir apa gunanya membela yang salah. kalau pun menang kasihan korbannya. korbannya juga orang susah, pihak kepolisian menyediakan pengacara gratis untuk membelanya. ditambah wartawan hadir membantu korban"


"Senin nanti panggillah staff bernama Hilda Hellington dan tanyakan apa tujuannya merrkomendasi ulang sebanyak dua kali berkas yang sudah di reject dua kali, mungkin ada alasan nakal dibalik itu" tegas gio


"Ini hari sabtu, bukan memanjakan suami, kamu malah sibuk dengan urusan kantor. kalau mau bahas hukum lebih baik bahas hukumanmu di ranjang ini" gio menciumi istrinya. mereka terbahak bahak bersama sama


"Apa gunanya dia berselingkuh kalau sudah menikah, melakukan pelecehan seksual pula" omel cia setelah gio menghentikan aksinya


"Karena mereka belum paham pengertian berkomitmen, jadi masih asyik sendiri dengan keinginan adik kecilnya" jawab gio


"Apakah kau akan begitu?" tanya cia serius


"Aku memiliki istri yang cantik, ****, pintar memasak, sukses dalam karir, pintar melayani dan memanjakanku, bahkan mau mengandung anakku. aku sangat mencintai istriku, apa gunanya aku selingkuh. aku bersyukur tak habis habisnya memiliki istri sepertimu"


"aku selalu cemburu takut istriku diambil orang huh" gio mencebik


"aku selama ini fokus dalam karirku, tak ada pernikahan dalam planning hidupku. tiba tiba aku dinikahi pria yang hampir sempurna. aku tinggal menjalani karir dan rumah tanggaku yang sudah ada. apa aku perlu merusak semuanya dengan pria lain yang belum tentu lebih baik darimu?" tanya cia


"Jeremy juga hampir sempurna" kata gio


"Honey, aku dulu juga menjalani kehidupan se-x dengan teman kuliah, bukan bercinta, aku tak pernah memeluk, mencium, memberi stempell cinta pada mereks. hanya melepaskan mozarelaku lalu selesai, aku tak menyukai ikatan dan menolak komitmen, aku setara dengan jeremy. maafkan aku.. tapi sejak menikah denganmu sampai hari ini aku tak pernah ada hubungan dengan wanita manapun" ucap gio


"itu masa lalumu yang tak perlu kutanyakan karena sebelum kita saling kenal, dan tak dilakukan sepengetahuanku saat terjadi. beda dengan jeremy. kita telah menikah berarti sudah siap menerima dan melupakan masa lalu satu sama lain. kecuali kamu melakukannya saat bersamaku, aku pasti akan meninggalkanmu"


"saat ini rencana hidupku hanya ada empat, menjalankan karirku dengan baik, menjalankan pernikahan tanpa drama, membahagiakan orangtua, mengurus anak anak menjadi orang berguna, aku tak berharap ada drama drama perselingkuhan pelakor pebinor dan lainnya, aku tak punya waktu mengurusi hal ribet" imbuh cia


"minum dulu sup dan saladnya, nanti mama dan mami akan memukulku kalau kamu tak menghabiskannya" cia terkekeh dan menghabiskan makanannya


"bagaimana gedung sebelah?"


"aku mudah lelah dan mudah mual juga sering lemas. bagaimana aku bisa pindah kan isi gedungku kesana? " tanya cia


"katakan padaku kau bersedia, aku akan mengurusnya untukmu honey"


"aku bersedia, cuma yang membuatku berat adalah masa ngidamku ini, keadaanku tidak stabil , kalau kamu bersedia membantu, aku setuju setuju saja" jawab cia

__ADS_1


"baiklah minggu depan kamu sudah bisa digedung baru, aku akan mengurusnya bersama arabella dan dimas" cia mengangguk


"gedungku jual saja, simpanlah uangnya, kamu sudah habis banyak uang membeli gedung itu"


"Kamu lupa suamimu orang terkaya di kota W? hahaha uangku tak akan habis meski membeli 100 gedung lagi. aku sedang negosiasi gedung di sebelah kiriku, kalau orangnya bersedia menjual dengan harga sesuai kesepakatanku, aku akan menjadikannya Martinez Law Building. perencanaan buat anakku nanti" kata gio sambil mengelus perut istrinya


"Sombong huh, aku pun mampu membeli 100 building lagi , cuma aku biasa hidup sederhana, makanya aku kaya" canda cia


"sederhana darimana kalau yang kamu bawa bugatti la voiture noire, bugatti centodieci, lamborgini veneno" tanya gio sambil terkekeh


"aku tak pernah foya foya. aku membeli barang yang aku butuhkan bukan aku inginkan. mengenai mobil itu kalau aku katakan itu hadiah, apakah kamu percaya?"


"dari?"


"voiture pemberian papi saat aku ulang tahun kemarin, cento pemberian dua abangku saat ulang tahun kemarin, veneno dari klien saat aku memenangkan kasusnya. ada belasan mobil lagi hadiah klien di parkiran apartemen belum aku bawa kesini, mobilmu saja sudah memenuhi garasi, bagaimana aku bawa semua kesini"


"Mobilku sebagian besar diberikan pejabat , pengusaha dan artis yang kasusnya kumenangkan, aku menghargainya jadi ku letakkan di garasi" jawab gio


"lahan kosong disamping villa kita juga milik kita. minggu depan aku akan membuat menjadi ruang kaca pameran mobil sekaligus garasi kita. jadi kamu bisa menyimpan koleksi mobil kita disana" cia mengangguk berbinar binar "buatkan yang indah supaya prestasiku terlihat" gio mengangguk dan mengecup pipi istrinya


"Berpakaianlah yang rapi, sebentar lagi mama dan mami membawa teman lamanya makan malam di bawah"


"tapi aku tak nyaman, aku ingin mengenakan piyama hari ini" rengek cia. "pakailah apa yang membuatmu bahagia"



cia kekamar mandi membersihkan diri. lalu keluar dengan piyamanya. gio tergelak melihat baju istrinya yang sedang ngidam itu.


gio pun segera membersihkan diri kekamar mandi lalu mengenakan pakaian rumah yang disediakan istrinya di sofa. kaos slimfit warna putih dengan celana diatas lutut warna hitam. cia tertidur sesaat menunggui suaminya


"Ayo turun" ajak gio menyentuh pipi istrinya supaya bangun kembali


"Gendong" rengek cia. gio pun menggendong istrinya ke ruang bawah.


dia bahagia karena bisa bicara hati ke hati pertama kalinya dengan istrinya dan sedikit paham tentang hidup istri dinginnya ini . benar kata pepatah komunikasi suami istri itu penting

__ADS_1



__ADS_2