Pengasuh Tuan Muda Lumpuh

Pengasuh Tuan Muda Lumpuh
Hari pertama menjadi pengasuh


__ADS_3

Saat ini Kinara dan Ratu sedang berada d ruang kerja..


"Baca dulu isi nya, kalau kamu setuju maka tanda tangani d sini"


Kinara mengambil alih kertas kontrak dari tangan Ratu..


Satu persatu ia dapat memahami isi kontrak tersebut.. Tapi ada beberapa bagian yg membuat Kinara bingung.. Yaitu tentang obat yg akan d berikan kepada Brandon..


Ratu tersenyum melihat dahi kinara yg bertautan..


"Jika ada yg ingin kamu tanyakan, silahkan tanya tak usah sungkan"


"Hmm,, begini nyonya. Semua isi kontrak nya bisa saya pahami. Tapi untuk obat obatan saya benar-benar tidak ada pengalaman nyonya"


"Hahaha, Kinara kinara... Kalau soal obat, sudah ada dokter pribadi Brandon. Ia akan mengecek keadaan Brandon sekali seminggu saja"


Jawaban Ratu membuat Kinara tersenyum lega.


"Sebenarnya dulu dia yg merawat Brandon, katanya untuk balas budi semua kebaikan Brandon.. Tapi sekarang dia sudah mulai sibuk, karena pasien nya sudah semakin banyak. Jadi,, dialah yg mengusul kan untuk mencari orang yg merawat Brandon.. "


Kinara hanya bisa diam mendengar penjelasan Ratu.. Entah kenapa dia jadi teringat Farkhan.. Jika ada sesuatu yg ia tak mengerti maka ia akan bertanya kepada Farkhan.. Itu rencana nya...


"Jadi bagaimana Kinara??? " pertanyaan Ratu memutus lamunan Kinara..


"Baik nyonya,, saya menerima nya" Kinara segera membubuhkan tanda tangan nya d atas surat kontrak tersebut..


Dimana lagi ia akan mendapat kan pekerjaan dengan gaji yg bisa d bilang fantastis untuk orang seperti diri nya..

__ADS_1


Sedang kan dulu saat d perusahaan gajinya tak sebanyak itu...


...****************...


Kinara dan Ratu sedang mengelilingi mansion mewah tersebut,, tadi Ratu sempat menelfon asisten nya d kantor kalau dia akan terlambat datang..


Jadi Ratu bisa dengan santai menjelaskan semua kebutuhan Brandon..


Apa yg boleh dan tidak boleh ia kerjakan selama d sana, apa yg suka dan tidak Brandon sukai..


Kinara hanya mengangguk dan berusaha mencerna semua yg d katakan Ratu.. Ia tak mau ada kesalahan nanti nya..


Setelah menjelaskan panjang lebar Ratu pamit untuk pergi bekerja. Sedangkan mulai hari ini Kinara telah resmi menjadi pengasuh Brandon..


Kinara mengetuk pintu kamar Brandon,


Kinara melirik Brandon sedang membaca buku yg ada d tangan nya, Ia tidak menoleh saat Kinara masuk..


"Maaf tuan muda, sekarang waktu nya makan siang" Kinara meletakkan nampan d atas meja yg ada d ruangan Brandon..


"hmmm"


"Tuan muda mau saya suap pin??? " tanya Kinara hati hati.


Pertanyaan Kinara membuat Brandon menatap nya dengan tajam..


"Yang lumpuh itu kaki saya, bukan tangan saya"

__ADS_1


"Heh,, maaf tuan " Kinara menggaruk tengkuk nya yg tak gatal...


Beberapa menit dalam keheningan..


"Jadi??? " lagi lagi Kinara bertanya..


"Jadi maksud mu??? "


"Jadi makanan ini d anggurin saja tuan??? "


"Nanti saya makan"


"Saya tidak akan beranjak dari kamar ini sampai tuan benar benar menghabiskan makanan ini"


Brandon melotot mendengar ucapan Kinara..


"Begini tuan, kata ibu saya jika tidak menghabiskan makanan,, maka makanan itu akan menangis"


Kali ini Brandon menatap tajam ke arah Kinara.. Membuat nya salah tingkah..


"Kau pikir aku balita yg masih percaya kata kata itu??? "


Brandon menghampiri meja dan mulai memakan semua makanan itu.


"Kenapa rasa nya berbeda dari yg biasa??? " tanya Brandon setelah menghabiskan satu piring penuh makanan nya..


"Hehehe,, itu buatan saya tuan"

__ADS_1


"Uhuk uhuk"..


__ADS_2