
"Apa kau ke sambet setan ketika d toilet tadi???? "
"Hah??? memang nya kenapa tuan muda??? "
"Semenjak dari toilet tadi kau tak berhenti tersenyum,, atau jangan jangan.. Kau bahagia saat ku katakan jika kau adalah kekasih ku"
Oh Tuhan...
Harus kah Kinara berteriak jika yg membuat nya bahagia adalah pernyataan cinta Farkhan?????
"Tadi saya ke sambet setan tampan tuan" Jawaban Kinara membuat Brandon melirik tajam..
"Hehe,, saya bercanda tuan muda. Bisakah kita pulang sekarang??? "
Brandon mengangguk dan Kinara bersiap untuk mendorong kursi roda Brandon...
"Brandon"
Panggilan seseorang membuat mereka menoleh.
"Ridho" ucap Brandon lirih...
"Aku tak menyangka kau datang dengan keadaan seperti ini, aku pikir kau selalu bisa mengalahkan ku. Ternyata aku salah, saat ini ku merasa kau jauh d bawah ku"
Brandon hanya tersenyum..
"Sekarang aku memang d bawah mu Ridho.. Tapi ingat lah, jika istri mu itu pernah berada d bawah tubuh ku.. Oia, selamat menikmati bekas ku. Ayo Kinara"
Kata kata Brandon membuat Kinara bergidik ngeri..
Sepanjang perjalanan pulang, Kinara tak bersuara sedikit pun. Membuat Brandon bertanya tanya..
"Kau kenapa Kinara???? " Brandon tak tahan dengan keheningan ini.
Kinara menggeleng..
"Kau tak bisa membohongi ku Kinara"
__ADS_1
"Mmmm... itu... Apa benar tuan muda pernah.. Itu... Maksud ku kikuk kikuk dengan nona Angel??? "
Suara gugup Kinara membuat Brandon tergelak, lucu melihat wajah Kinara..
"Menurutmu???? "
Brandon mendekat k arah Kinara, membuat Kinara memundurkan badan nya takut...
"Hahahahaha, kau lucu Kinara.. Tak mungkin aku melakukan itu, tadi aku hanya menggertak dia saja. Kita dengar saja kabar pertengkaran mereka"
Brandon menampilkan senyum evil nya membuat Kinara bergidik..
.
.
.
.
"Kamu mau kemana nak???? "
"Aku akan ke kantor mom,, sudah cukup lama aku libur. Sekarang waktu nya aku bangkit dan memulai semua nya"
Jawaban Brandon membuat Ratu berbinar... Ini yg dia tunggu dari Brandon, kembali bangkit dari keterpurukan...
"Anda sudah siap tuan muda??? "
Ratu menoleh ke arah sumber suara. Kinara juga sudah rapi dengan setelan rok dan blezer...
"Kinara???? "
"Maaf nyonya,, tuan muda mengajak saya ikut ke kantor"
Ratu tersenyum..
"Ya, memang sudah seharusnya kamu mengikuti kemana Brandon pergi Kinara"
__ADS_1
Ucapan Ratu mengandung arti yg hanya Ratu bisa menterjemahkan nya..
"Baiklah,, berangkat lah sekarang. Jangan sampai kalian terlambat"
Ratu melambaikan tangan kepada mobil yg sudah melaju menjauh dari halaman...
.
"Maaf nyonya, anda memanggil saya??? " Bu Dewi menghampiri nyonya Ratu yg sedang bersantai d ruang keluarga..
"Ya duduklah"
"Maaf, ada apa nyonya??? Apa ada masalah???? "
Ratu menggeleng...
"Saya akan langsung ke inti nya saja"
Dewi mengangguk takut...
"Saya merasa kehadiran Kinara membawa pengaruh baik untuk Brandon... Saya ingin hubungan mereka lebih dari pengasuh dan tuan muda"
"Maksudnya nyonya???? " Dewi bingung dengan ucapan Ratu..
"Begini Dewi,,, saya ingin melamar Kinara untuk Brandon."
Dewi terdiam dan bingung, bukan tak bahagia dengan pernyataan Ratu.. Tapi akan banyak penghalang dari hubungan ini. Jika Ratu mengizinkan, belum tentu dengan keluarga besar mereka.
"Dewi????? Kok bengong???? Bagaimana menurut mu???? "
"Sebelum nya maaf kan saya nyonya,, bukan nya saya tidak setuju.. Tapi status kita sangat jauh berbeda,, saya takut jika Kinara tidak d Terima keluarga besar anda"
.
.
.
__ADS_1