
Sebulan kemudian..
Brandon menepati janji nya kepada Farkhan.. Brandon sudah dapat berjalan walau hanya selangkah dua langkah.. Tapi ini adalah kemajuan yg sangat pesat.
Kinara mulai dapat menerima Brandon, walau belum sepenuhnya mencintai tapi Kinara merasakan nyaman dan berdebar saat berada d samping Brandon.. Apalagi dengan semua keromantisan Brandon terhadap nya..
Seperti saat ini..
Kinara dan Brandon tengah berada d sebuah mall terbesar d kota itu..
Kinara yg tidak tau maksud Brandon, hanya mengikuti semua kegiatan Brandon...
Brandon mengarah kan Kinara ke toko perhiasan.
"Kita ngapain ke sini mas???" pertanyaan Kinara membuat Brandon mengernyit bingung.
Tentu saja jika kita masuk kedalam sebuah toko berarti ingin membeli sesuatu dari toko tersebut.
"Tentu saja beli perhiasan,, emang kita kesini mau beli permen???" jawab Brandon d sertai gelengan..
"Mana tau kan mas,, permen nya mahal berbentuk perhiasan"
"Kamu ada ada saja Kinara"
Kinara juga tau ini toko perhiasan, Kinara hanya bingung kenapa Brandon membeli perhiasan. Laki laki kan dilarang memakai perhiasan..
"Cepat Kinara,,"
Kinara mengangguk dan mendorong kursi roda Brandon.
__ADS_1
Brandon memang sudah bisa berjalan tapi belum terlalu kuat.. Kinara tidak ingin mengambil resiko, biarlah dia mendorong kursi roda Brandon karena takut terjadi apa-apa...
"Selamat datang di toko kami,, ada yg bisa kami bantu" Sapa salah seorang karyawan toko..
"Saya ingin melihat set perhiasan yg paling bagus d toko ini" jawab Brandon diikuti senyuman..
"Baiklah pak,, perhiasan nya untuk mas atau mbak nya???" tanya karyawan tadi karena ia melihat Brandon bersama seorang wanita.
"Untuk calon istri saya" Jawab Brandon seraya menoleh ke arah Kinara d sertai senyuman menawan menggoda iman...
BLUSHH..
Pernyataan Brandon membuat Kinara tersipu malu... Bahkan wajah nya sekarang sudah merah bak tomat masak.
"Oh baik lah, silahkan ikut saya" karyawan itu menggiring Brandon dan Kinara menuju salah satu koleksi terbaik d toko ini .
"Kamu pilih sesuka mu sayang" Ucap Brandon yg sekali lagi membuat Kinara berdebar.
Brandon mengangguk..
"Mbak pilih aja koleksi yg terbaik d toko ini"
Karyawan itu tersenyum dan mengangguk.
Brandon d arahkan menuju meja kasir sedangkan Kinara tetap berdiri d sana karena mencocokkan sebuah dengan jari.
"Mbak beruntung ya dapat suami kaya dan kayak nya sayang banget sama mbak" bisik karyawan itu membuat Kinara menoleh ke arah Brandon..
Kinara tersenyum menanggapi..
__ADS_1
"Ya walaupun s mas nya kekurangan" sambung karyawan tadi membuat senyum Kinara memudar..
"Maaf ya mbak, kekurangan bukan untuk d jadikan masalah. Setiap orang memiliki kekurangan yg berbeda beda, dan kekurangan itu yg membuat kami bisa saling menerima apa ada nya. Saya tidak melihat kekurangan nya tapi lebih melihat kelebihan yg ia miliki" jawab Kinara sinis dan menuju ke tempat Brandon berada..
"Udah selesai ???" tanya Brandon d Jawab anggukan kepala Kinara..
"Kita udah bisa pergi mas???"
Brandon mengernyit melihat raut wajah Kinara yg berubah...
"Cincin nya udah pas???" Kinara mengangguk.
Mereka meninggalkan toko itu dan menuju toko yg lain...
.
.
.
Hai hai reader kesayangan..
Sebenarnya novel ini belum tamat ya gais ya tapi sengaja aku setting tamat karena tidak bisa setiap hari up .
Keadaan ku kurang baik akhir akhir ini...
Mohon doa nya biar aku cepat kembali pulih dan rajin up tiap hari .
Jangan lupa tinggalkan jejak, sebisa mungkin aku akan alas chat kalian satu persatu ..
__ADS_1
Terimakasih 🙏