
Keesokkan harinya..
Kinara menepikan motornya d luar pagar sebuah rumah yg sangat mewah..
"Apa gak papa kinara masuk bu??? " tanya Kinara ragu..
"gak papa nak,, majikan ibu Baik kok.. lagian ibu juga tak sanggup membawa belanja an ini kedalam sendirian"
Kinara mengangguk dan mulai memasuki gerbang tinggi d hadapan nya.
Perlahan tapi pasti, motor yg d bawa kinara berhenti d depan teras..
D kursi teras ia melihat seorang wanita paruh baya sedang menyuapi makan pria yg duduk d kursi roda..
Mungkin umur nya sekitar 27 tahun, kurus, dengan jambang tak beraturan d sekitar wajah nya..
"Selamat pagi nyonya, tuan muda" sapa Dewi..
"Selamat pagi juga Dewi,, itu siapa??? " sang nyonya menoleh ke arah Kinara..
"Dia anak saya nyonya,, "
Kinara segera menyalami dan mencium punggung tangan sang nyonya..
"Kinara nyonya"
"Saya Ratu,, dan ini anak saya Brandon" melirik ke arah Brandon..
"Hai, tuan muda Brandon,, saya kinara.. " ucap Kinara dengan ceria..
Brandon melirik sekilas dan membawa kursi roda nya menjauh..
"Maafkan anak saya ya kinara,, dia memang begitu jika bertemu dengan orang orang baru"
__ADS_1
Jawaban nyonya Ratu membuat Kinara mengalihkan pandangan dari punggung Brandon yg terlihat tak bersemangat.
"Tidak apa apa nyonya, saya membantu ibu dulu membawa belanja an ini k dapur. Setelah itu saya pamit nyonya"
"Kamu kerja dimana Kinara?? "
"Kebetulan saat ini saya pengangguran nyonya, hehehe" Kinara cengengesan dan menggaruk kepala nya yg tak gatal.
Ratu mengangguk kan kepala dan berlalu masuk ke dalam rumah.
Sedangkan Kinara membantu sang ibu membawa belanja an.
Setelah selesai, Kinara pamit dan langsung berlalu meninggalkan rumah megah ini untuk mencari pekerjaan baru.
Tak mungkin dia akan lepas tangan melihat sang ibu membanting tulang sendiri, demi membayar hutang hutang yg sudah d buat oleh sang bapak..
Sebelum mendapatkan pekerjaan baru, Kinara akan bekerja menjadi ojek online..
...****************...
Melihat kepergian gadis yg membuat jantung nya seakan gempa..
Berdebar...
Itu yg dia rasakan..
"Cantik"
Menarik sudut bibir nya, dan tersenyum..
Setelah setahun pasca kecelakaan, baru kali Brandon tulus tersenyum untuk seorang wanita..
Bahkan untuk Angel tunangan pun ia tak pernah tersenyum seperti ini..
__ADS_1
Di ambang pintu, Ratu melihat senyuman Brandon. Senyum yg sangat ia rindukan. Bahkan air mata bahagia tak dapat ia bendung lagi..
"Sayang.. "
Brandon memutar kursi roda nya.
"Ya mom"..
AMAZING...
Sudah setahun belakangan ini Brandon tak pernah memanggil nya mommy..
Ia hanya menjawab singkat dan padat saat d tanya.. Tidak ada lagi percakapan layak nya ibu dan anak. Brandon seakan menutup diri..
Seperti nya, Ratu tau siapa yg akan ia angkat sebagai pengasuh Brandon.. yaitu KINARA.......
" Farkhan seperti nya akan terlambat,, pagi ini mommy ada rapat penting. Bolehkah mommy meninggalkan mu??? " tanya ratu hati hati..
Semenjak kecelakaan, suasana hati Brandon tidak mudah d tebak..
Kadang sangat cengeng seperti balita,, kadang ia akan mengamuk dan menghancurkan barang barang d sekitar nya..
"Aku tidak apa apa mom,, mommy pergi saja dan hati hati d jalan. pulanglah dengan selamat untukmu mom"
Lagi lagi air mata itu jatuh d pipi Ratu, ini adalah kalimat terpanjang Brandon.
Ratu menghampiri Brandon berlutut agar sejajar dengan posisi Brandon dan memeluk anak semata wayang nya itu..
"Pasti sayang.. Doakan mommy selamat pulang pergi ya sayang"
Brandon mengangguk.
Entah kenapa, hari ini ia merasa mempunyai semangat untuk kembali bangkit dan melupakan masa lalu nya yg kelam..
__ADS_1
...****************...