
selang beberapa jam .kereta istanah sudah sampai kekediaman putra mahkota.dengankeadaan yang begitu berantakan mereka keluar bersamaan dengan masih bergelayut manja dan menuju kekamar putra mahkota Zhu madan.sedangkan para prajurit beserta para pelayan hanya merasa mual dan jijik dengan pasangan sedarah itu.karena kalau bukan karena mereka butuh uang untuk menghidupi keluarga mereka.mereka tak akan bersedia melayani dan menjaga majikan yang sangat menjijikan itu.
"tuan kusir,apa mereka melakukan hal menjijikan itu didalam kereta disaat perjalanan juga." tanya pelayan 1.dan diangguki pelayan dan pengawal lainnya.
"ya,setiap mereka pergi selalu seperti itu.kalau saya bukan terpaksa .saya tak akan Sudi menjadi kusir kuda putra mahkota Zhu Madan.sangat menjijikan." bisik kusir itu kepada mereka semua.
"ya sudah kita bubar saja.takut ketahuan yang mulia ." tambahnya dan pergi dari sana membawah kereta kuda ke kandang kembali.
"apa,putra dan putri ku melakukan hal laknat itu." batin seseorang yang tanpa sengaja mendengar ucapan para pelayan .dengan tanpa disadari butiran air mata menetes di pipinya karena merasa kecewa dengan semua itu.
pergi dari sana begitu saja tanpa bertanya kembali.
bukan hanya pergi dari kediaman putra nya melainkan pergi dari istanah kekaisaran Zhu karena ia sangat malu.
"aku tak akan Sudi tinggal diistanah terkutuk itu" gumam seseorang itu bergegas keluar istanah diam diam tanpa pengawal disana.
sejam kepergian seseorang tersebut.
"yang mulia"
"yang mulia"
yang mulia"
teriak para pengawal mencar keberadaan junjungannya .
hampir dua jam mereka tak menemukan keberadaannya.
sampai mereka berfikir "apa yang mulia ada di istanah naga ya.tapi itu tak mungkin" tolak sendiri pikiran mereka.
para pelayan sibuk mencari junjungannya.
Sedangkan sang junjungan telah pergi kembali ketempat asalnya yaitu disuku para elf.
__ADS_1
ditengah hutan sampailah seseorang itu berdiri ditengah tengah pepohonan kering menurut orang lain berbeda dengan para bangsa elf.
"ayahanda,ibunda kumohon bukalah pintu gerbangnya." ucap seseorang itu sembari menangis dalam diam hanya air mata yang menetes .
"hamba sudah puas bberkeliaran didunia manusia.hamba ingin pulang kepangkuan anda berdua.hik hik hik" tambahnya.
setelah mendengar semua keluh kesah seseorang itu terbukalah pintu tak kasat mata dan seseorang itu tersenyum lalu berdiri dari duduknya dan berjalan memasuki pintu tak kasat mata dan berubahlah yang tadi berwujud manusia menjelma menjadi seorang Elf/siluman bunga dengan telinga runcing memanjang ke atas dengan Surai berwarna hijau dengan mahkota bunga yang indah serta gaun yang sangat indah penuh kelopak bunga disetiap kain menjuntai.kulitnya lebih putih dari yang lain.ia kembali lagi menjadi seorang gadis bangsa elf serta hilanglah sudah ingatan ingatan masa lalu didunia manusia ia kembali kemasa ia baru pergi dari sana.
"selamat datang kembali putri Miuzi ,bunga para bangsa Elf."ucap para rakyat bangsa Elf didepan gerbang tak kasat mata.setelah memasuki gerbang itu.ya seseorang yang pergi dari kekaisaran Zhu ialah ratu kekaisaran itu sendiri .
dilihat lah sekelilingnya tak ada yang berubah masih sama disaat ia terakhir pergi dari bangsa mereka.
didalam sana berdiri berjajar jajar rumah para penduduk yang terbuat dari kelopak daun yang begitu besar disetiap sisi kanan kiri setiap jalan dan diujung jalan terdapat istanah besar yang terbuat dari pohon besar menjuntai tinggi hanya para bangsa Elf bersayap yang bisa tinggal disana yaitu ratu Elisa dan raja Elyos.mereka bukan bangsa Elf melainkan siluman Kupu kupu murni.yang berwarna emas dan perak.sedangkan putri mereka atau calon ratu masa depan ialah kupu kupu emas perak.
"terimakasih,atas sambutan kalian" ucap putri Miuzi dan melambaikan tangannya keluarlah cahaya emas perak dan berterbangan membuat mereka merasa kenyang karena itu ialah hadiah yang diberikan untuk menambah kekuatan para rakyat.
"baiklah mungkin ayahanda beserta ibunda telah menungguku." batin Muizi dengan senang dan riangnya mengepakan sayap terbang menuju istanah ia dibesarkan yang dari ulat menjadi kepompong dan jadilah kupu kupu indah dan cantik.
sesampai didepan pintu berdirilah wanita cantik dengan warna gaun emasnya serta sayap emas.
"ibu,aku sangat merindukanmu."ucap gadis cantik itu dengan bahagia .
selesai acara berpelukan putrinya yang telah lama pergi pun bertanya perihal sang ayah.
"ibu,dimana ayahanda."tanya Muizi dengan tersenyum bahagia.
"anakku ayahandamu ada didalam kamarnya."jawab sang ibu dengan wajah sedikit sedih."mari ibu antar nak." tambahnya kembali.
mereka berdua terbang menuju lantai atas tanpa anak tangga disana.
sesampai didepan pintu kamar ayah ibunya membuat Muizi diam dan mengikuti sang ibu memasuki kamar tersebut.
mereka berdua berjalan dan terbang menuju ranjang milik sang ayah.yang berada lebih rendang dari ranjang biasanya dulu.
__ADS_1
"ibu,mengapa ranjang ayah berada didasar bawah dekat lantai.bukankah ayah selalu tidur disana.tunjuk sang putri ke ranjang paling tinggi.
"kami sekarang tidur diranjang ini sayang.lihat dulu ayahmu.nanti kau akan mengerti." jawab ratu Elisa serta membelai Surai hijau sang putri.
"ayah,ada apa denganmu." teriak Muizi syok karena melihat sang ayah hanya dengan sebagian sayap kirinya saja.
"ayah tak apa apa putriku.demimu apapun ayah akan lakukan." ucap raja Elyos dengan tersenyum.
"maksud ,ayah apa.? " tanya Muizi yang telah lupa akan hal hal manusia.
"tak apa apa putriku." jawab ratu Elisa dengan senyum indahnya.
"jawab ibu," ucapnya kembali.
" semua ini dan musibah ini karena manusia hina itu." jawab raja Elyos dengan geram.
" siapa dia ibu." tanya Muizi dengan penasaran.
" kaisar Zhu lauxi." jawab raja Elyos dengan geram dan marah.
"ibu,ayah aku akan membalaskan dendam kalian.aku akan mencari sekutu yang lebih kuat dari kekaisaran Zhu itu." ucapnya dengan nada tegas dan hawa dendam yang begitu kuat.
"Zhu lauxi,aku akan memusnahkan mu serta keturunanmu" batin Muizi dengan geram dan pergi dari kamar orang tua nya.
sedangkan mereka berdua hanya melihat dengan tanpa mengucapkan apapun.
"Elyos ,apa itu tak masalah." tanya Elisa kepada sang suami.
"bukan apa apa.karena bangsa kita sudah salah dengan ia menikah dengan manusia.sebagai balasan dan kutukan manusia itu harus mati ditangan Muizi sendiri.tanpa Muizi manusia itu tak akan mati .dan sebagai karmanya Muizi juga harus membunuh anak manusia itu dengan dirinya yang menjelma menjadi manusia.agar dia menjadi bangsa yang suci kembali." jelas Elyos dan ia kembali berdiri diudara dengan sepasang sayapnya yang kembali muncul setelah ia sembunyikan.
"kasian manusia itu.ia akan mati ditangan istrinya sendiri." ucap ratu Elisa dengan tersenyum.
"kau tak tau bagaimana manusia itu memperlakukan putri kita Elisa " batin Elyos dengan geram ia setiap hari melihat putri ya dikucilkan,dihina dan dipukul oleh Zhu lauxi.kalau bukan perdana Mentri serta ibu suri itu yang melindungi putrinya mungkin putrinya telah mati.karena dengan wujud manusia nya.putrinya hanya manusia biasa tanpa kekuatan sama sekali.
__ADS_1
"ini akan berakhir."