
setelah acara pemilihan tanggal pernikahan.mereka berdiskusi tentang persekutuan antara Kaisar Ma serta para sahabat mereka.semuanya setuju akan rencana kelima sahabat itu.
"APA PERKATAANMU BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN."
yang berkata ialah kaisar Lanling ,yang ikut dalam rapat tersebut.
"kau meragukan hati seorang ayah kepada putrinya,yang mulia kaisar Lanling.klau anda tidak percaya lebih baik kau urungkan niatmu untuk mempersunting putri kami."jawab kaisar Ma dengan dingin karena hatinya dan kekuatirannya disepeekan oleh calon menantunya sendiri.
"baiklah ,Zen akan percaya dengan ayah mertua." ucap Kaisar Lanling dengan terpaksa dan itu dilihat oleh Mulan sendiri.
"maaf menyela,kalau yang mulia kaisar Lanling tak mempercayai ayah hamba.lebih baik hamba tak menerima pernikahan ini ." ucap Mulan dan pergi begitu saja tanpa permisi karena kecewa akan semua itu.
"lihatlah yang mulia kaisar ,putri hamba sangat kecewa dengan anda." ucap kaisar Ma dan pergi diikuti para sahabat sahabat mereka.serta para kaisar kaisar yang ada disana.tinggalah sendiri Kaisar Lanling yang ada diaula istanah bersama para Mentri serta jendral dari kekaisarannya sendiri.karena para Mentri serta jendral kekaisaran Lang juga pergi mengikuti kaisar mereka.
"maafkan hamba yang mulia Kaisar Lanling,menurut hamba benar yang dikatakan Putri mulan.bahwa sebuah keluarga kalau tak ada kepercayaan sedikitpun lebih baik tak menjadi keluarga sama sekali.bukan kami menyalahkan yang mulia.kami hanya membenarkannya saja.maafkan kami.mohon anda kejarlah calon istri yang mulia.sebelum semua itu menjadi bumerang buat anda sendiri."ucap jendral yang dekat dengan kaisar itu.
"benar yang mulia ,kejarlah cinta sejati anda.karena sang penguasa alam ditakdirkan untuk menjadi pendamping anda." ucap penasehat kekaisaran neraka .
"benar yang mulia.kejarlah cinta sejati anda.buat dia tak kecewa lagi dengan anda." teriak semua para Mentri dan jendral.
"kalau bisa kita akan langsung serang kaisar Zhu lauxi langsung dan bunuh para putra dan putri mereka.atau kita bisa bawah Ratu Muizi sekalian ." teriak kompak para bawahan Kaisar Lanling dengan semangat membara.
sedangkan Kaisar Lanling dengan cepat berdiri dan berkata.
"Zen akan mengejar cinta Zen terlebih dahulu .rencana itu Zen serahkan pada kalian." ucap Kaisar Lanling dan pergi begitu saja.
serta disusul para bawahan pergi menuju kekaisaran neraka untuk menyusun rencana itu.
lain halnya dengan Kaisar Lanling yang mengejar calon istrinya.
dihalaman istanah hitam.
Long Luhan malah merasa kesal karena dikejar oleh putri dhi wai selama mereka berkunjung dikekaisaran Lang.
"pangeran Luhan,tunggu aku." teriak dhi Wai dengan nada manja nya.
"berhentilah mengikutiku.ku menyebalkan ."ucap Luhan dengan sekali nafas dan ketusnya.
__ADS_1
"pangeran Luhan,tolonglah terima saya menjadi istri anda.kalau tak bisa menjadi selir andapun saya mau." rengek putri dhi wai kepada Luhan yang telah sedikit menjauh darinya.
dhi wai pun dengan tanpa lelah mengikuti dimana pun pangerannya pergi sampai sampai Luhan berteriak memanggil sayang kepada salah satu nona yang entah dari mana ia tak tau.
"sayang,kau kemana saja.saya lama sekali mencarimu." ucap Luhan sembari berlari kecil menghampiri gadis cantik itu.
sedangkan sang gadis hanya diam ditempat mencari sekitar nya ada seseorang.
"apakah saya yang dipanggil.siapa dia." batin gadis itu dengan pongah.
sesampai didekat gadis itu tanpa diminta atau izin kan sang gadis ia langsung meraih tangan gadis itu dan mengecupnya.
"sayangku,kemana saja kau.aku sudah lama mencarimu." ucap Luhan kepada gadis itu dan berbisik."bantulah saya,mengusir gadis gila dibelakangku."
gadis yang dipegang tangannya menoleh melihat kebelakang pria yang tiba tiba memanggilnya dengan sebutan sayang.
"ya,tadi saya keliling sebentar dan melihat bunga yang indah.apa terlalu lama kutinggal sampai kau mencariku.bukannya baru saja kita bertemu." jawab gadis itu membantu Luhan bersandiwara.
sedangkan Dhi Wai menjadi geram dan berdiri disamping Luhan.
"kau , siapa pangeran Luhan." tanya Dhi Wai kepada gadis itu.
"saya,dan siapa kau.sedangkan saya sudah jelas ialah kekasih pangeran Luhan ." jawab gadis tersebut dengan berkacak pinggang.
"kau sangat angkuh.saya putri Dhi wai.saya pengagum pangeran luhan.kau hanya kekasihnya bukan istrinya begitu angkuhnya kau.sampai saya sendiri merasa malas meladeni kalian." jawab Dhi Wai.
"dan kau pangeran Luhan,terimakasih atas penolakannya.saya jadi merasa yakin bahwa kau bukan yang terbaik untukku.permisi." ucap Dhi Wai pergi begitu saja tanpa menoleh sama sekali.
"penghinaan ini akan saya balas kemudian hari pangeran Luhan .lihat saja suatu saat tak ada kata kedua kalinya." geram Dhi Wai pergi dengan penuh amarah serta dendam.kalau bukan ia Gege sahabatnya mungkin ia akan menyerah untuk mengejar Luhan ,demi sahabatnya ia mengorbankan harga dirinya mengejar orang yang tak mencintainya.
"maafkan aku Mulan,aku tak bisa melanjutkan ini semua." batin Dhi Wai dengan air mata menetes membasahi kedua pipi cantiknya.
sesampai dikamar yang disiapkan untuk keluarganya Dhi Wai masih merenung dibawah sinar bulan didekat jendela kamarnya.
"lebih baik saya menulis surat buat sahabatku.' gumamnya serta mengambil kertas dari kulit hewan serta tinta dan bulu merak yang ada diatas meja buku.
isi surat.
__ADS_1
untuk sahabatku putri Ma Mulan.
sahabatku,maaf saya tak bisa meneruskan apa yang engkau inginkan.
karena berapa lama dan berapa gigihnya saya berusaha.gegemu tak dapat menerimaku dengan baik.ia telah mempermakukanku.disetiap kesempatan.maafkan saya,saya menyerah.
salam dariku Dhi Wai.
setelah menulis surat itu, Dhi Wai menggulungnya dan memberikannya pita untuk perekat suratnya itu.
"pelayan,"
"iya,putri Dhi Wai,hamba disini.apa yang bisa saya banting.eh maaf bantu maksudnya putri."-tanya pelayan itu yang berbicara sedikit gerogi.
"begini,pelayan tolong ini surat ,antarkan ke putri mahkota Ma mulan.berikan kedia.dan ini buat anda."ucap Dhi Wai dan memberikan surat lalu ia memberikan sekantong koin.
pelayan menerima surat dan melihat jumlah koin yang ia terima pun tersenyum .
"terimakasih putri,saya undur diri menjalankan tugas dari anda." ucap pelayan itu dan pergi .
diperjalanan pelayan itu dengan senang hati melangkah dengan riang.dan diperjalanan ia berpapasan dengan pangeran Luhan dan terjadilah tabrakan antara pelayan Luhan dan pelayan suruhan Dhi Wai.
sama sama membawah gulungan berpita mereh.membuat mereka dengan acak mengambil gulungan itu yang tepat dikaki mereka masing masing.
"maafkan hamba yang mulia pangeran hamba tak melihat." ucapnya dengan begetar.
"ya tak apa.pebgawal mari kita lanjutkan keruangan kerja terlebih dahulu." ucap pangeran Luhan dan melanjutkan perjalanannya.
"baik yang mulia,permisi." ucap pengawal itu dan pergi dengan pangeran Luhan.
sesampai diruang kerja.
"bawah kemari apa yang dikirimkan oleh jendral diperbatasan.
pengawal itupun menyerahkan gulungan tersebut.
setelah menerima gulungan itu,pangeran Luhan membukanya dan membaca isi gulungan itu dengan mengerutkan kedua alisnya menyatu didahi.
__ADS_1
"APA APA INI."