
"Nasibku telah datang" gumam seseorang bawahan yang mengantikan tugas bawahanyang lain yang selalu gagal terus.
Ditempat lain uang tak lain dimana Long Luhan sedang menikmati indahnya taman disamping pemandangan danau buatan di paviliun adiknya itu.
Selang beberapa menit,seorang gadis bergegas berjalan menuju tempatnya berada itu.
Setelah sampai didepan long Luhan dia berkata.
"Kenapa kakak tiba tiba kemari dan menggangu waktu istirahatku." ucap wanita itu dengan marahnya karena melihat sang kakak yang sedang memainkan bunga teratai ungu ditangannya.
"Meimei,jangan terlalu emosi.Nanti kau akan jauh dari pendamping hidupmu" kata long Luhan dengan wajah yang sangat membosankan bagi gadis itu
"lalu Gege mau apa disini.?" tanya kembali gadis itu dengan merebut bunga teratai yang berada ditangan pria yang dipanggil Gege .
"Bukan apa apa,aku hanya ingin bertemu dengan lan'er saja." jawaban dengan masih memperhatikan adiknya.
"Buakan ingin bertemu dengan ma baixu." kata ma mulan kepada long luhan,
Sebagai kakaknya long luhan tahu bahwa adik perempuannya sedang sangat tidak baik baik saja akhir akhir ini.Entah kenapa dan ada masalah apa.
__ADS_1
"Apa kau tak ingin memberi tahu gegemu ini tentang masalah yang sendari ini kau pikirkan."tanya long luhan kepada meimeinya itu.
Dengan berat hati ma mulan tetap menyimpan masalahnya yang sangat rumit dan tidak dan sama sekali berkeinginan menceritakan kepada orang lain.
Apalagi tentang kaisar langling yang menjadi masalahnya sekarang.
"Tak ada yang mengkhawatirkan ,kau tenang saja ge."
"Aku akan baik baik saja tenang lah jangan ksu berfikir yang tidak tidak."tambah ma mulan menjelaskan agar gegenya tak lagi membondonginya dengan pertanyaan pertanyaan itu,apalagi sampai harus melibatkan kedua orang tua dan adiknya itu.
Setelah tidak mendapatkan jawaban yang begitu pasti membuat long luhan tak mneruskan lagi pertanyaan yang akan ia ucapkan lagi.
"Bagaimana dengan keadaan diperbatasan saat ini.ge?"tanya ma mulan mengalihkan pertannyaan lain agar tak membahas tentang masalahnya tadi yang menjadi pertanyaan gegenya.
"hemmm,sudah membaik seperti semula aman dan damai sekarang,kemarin ulah para pemberontak kekaisaran mu saja yang membuat semua menjadi tak tau arah mana musuh mana sekutu."jawablong luhan dengan jelas karena selain dia menjadi calon kaisar kekaisaran long dia pun menjadi jendral pemimpin kekaisaran l0ng saat ini.
"Syukurlah ge." jawab ma mulan dengan singkat dan jelas.
"Kalau begitu,aku akan undur diri kembali kekediamannku dahulu karena hari mulai larut."
__ADS_1
"Bagaimana denganmu,gege?"tambahnya.
"Aku pun akan kembali saja kekediamanku diistanah long saja"
"Baiklah lkalau begitu'gege akan pergi dulu"ucap long luhan dan dia kembali berdiri setelah barusaja duduk beberapa menit saja.dan melangkah menuju keluar gasebo ditaman belakang itu.
Sebelum melangkah terlalu jauh ,dia menengok kebelakang dan membatin.
"Kau berubah ,sangat berubah lan`er"batinnya.
Setelah kepergian sang gege,long luhan .
Datang orang yang tak akan pernah mulan inginkan.
Siapa lagi kalau bukan kaisar langling itu.
"Kau seperti hantu saja ,selalu datang dan pergi sesuka hatimu .ini bukan tempatmu."ucap ma mulan yang sudah jengah dengan kehadiran kaisar lanling itu sendiri.
"Semua itu terserah zen,kau hanya mahluk awam yang entah dari mana kau mendapatkan itu." ucap kaisar lanling dengan sangat meusuk hti ,a ,ulan.
__ADS_1
"KAUUUUUU"