
"hamba ,sangat menghormati yang mulia putri mahkota.tapi hamba tak berani memanggil Anda putri karena semua dilarang dan saya yang memakaikan sihir perubahan Dimata manusia lain bahwa anda seorang pria tapi semua sihir apa saja telah terlepas setelah anda meminum ramuan itu." tambahnya menjelaskan.
"APPPAAAA"
"jadi selama ini Mo lan ialah Mo Yun seorang gadis bukan seorang pria.sungguh hamba sebagai Gege sangat tak mengetahuinya sama sekali."ucap mu Hau dengan masih nada syoknya.
"dan dimana adik sembilan serta ayahannda Meimei." tanya kemudia kepada seorang wanita itu.
"itu hanya hamba yang mengetahuinya dan hamba tak akan memberitahu mu sebelum kau jawab peetanyaanku dan membawahku kepada ibunda." ucap mo Yun dengan nada dinginnya entah apa ia perempuan yang begitu kasar karena ia dididik disisi para jendral bukan para putri putri lainnya.
"baiklah Gege akan membawahmu tapi Gege hanya ingin kau menceritakannya setelah sampai dikediaman ku." ucap mu Hau dengan nada memerintah tanpa bantahan.
skip
Sesampaimya Di kediamana. jendral mu Hau. setelah menempuh perjalanan begitu jauh .ya tepatnya.
Di aula keluarga seluruh keluarga Diam dan mengamati siapa wanita yang dibawah oleh jendral mu Hau sendiri.mereka sudah penasaran dari tadi tapi mereka tahan karena mereka takut akan mu Hau marah kepada mereka.
"Baiklah,perkenalkan ini mo Yun ,,adik kandung hamba.dan ia ialah putri satu satunya ayahanda kaisar terdahulu.dengan ibunda permaisuri."ucap mu Hau memperkenalkan orang yang ia bawa.
"maaf,mengganggu anda semua."ucap mo Yun sembari sedikit menunduk karena merasa bersalah telah mengganggu waktu tidur para angota keluarga Gege nya.
"Bukan ,apa apa tuan putri mu Yun."ucap nyonya Mu kepada adik iparnya.
"Panggil saja dengan sebutan Yun Meimei ,kakak ipar
" ucap mo Yun tersenyum cerah kepada kakak iparnya yang tak lain nyonya Li rong rong.
"Baik ,Yun meimei.bagaimana kabarmu selama ini.dan dimana kau tinggal saat ini"tanya Li rong rong dengan beruntun menanyakan hal hal kepada orang yang baru ia temui barusan.
"kabarku sangat baik saja jiejie.dan selama ini hamba tinggal bersama dengan adik kesembilan dan ayahanda kaisar.serta menjaga keselamatan ibunda permaisuri mu Lian." jawabnya dengan menutupi sebagiannya.
"apa benarkah ayahnda mertua serta ibunda mertua masih hidup.dan bagaimana kabar mereka berdua."tanya kembali Li rong rong dengan penasarannya.
"Meremmm,....ba...."ucap mo Yun terputus karena diberhentikan oleh gegenya sendiri.
__ADS_1
"Sudah cukup istriku.meimei baru saja berkunjung dan telah menempuh perjalanan jauh.kenapa tidak anda suruh istirahat terlebih dahulu.dan Gege akan berbicara dengan mu empat mata saja.ikuy keruangan kerja Gege sekarang." ucap mu Hau tanpa penolakan.
"dasar laki laki kalau sudah bertemu adik perempuannya sifatnya itu berubah 99° dari aslinya."batin Li rong rong dengan sedikit iri dan geram karena ia belum bisa mengenal jauh adik iparnya itu..
"ayo mo Yun.janhan lelet seperti wanita."ucap mu Hau dengan entengnya kepada adiknya sendiri.
"klau hamba bukan wanita lalu makhluk apa Gege." tanya mo Yun dengan nada geram dan marahnya.
"ya kau wanita ,tapi kau sudah lama menyamar sebagai pria.jadi jangan kau sok preminim didepanku." ucap sarkas mu Hau dengan sekali tapi nusuk direnung hati seseorang.
"dasar kau sialan." ucap mo Yun yang akan menonjok gegenya tapi telah lewat karena terlalu cepat menghindar.
Tak terasa karena perjalanan menyusuri lorong dibuat dengan serius membuat mereka tak sadar sudah sampai disebuah pintu ruang kerja yang mereka tuju.
"ayo masuklah."ucap mu Hau dan mempersilahkan adik ya duduk didepannya dengan cara bersila seperti akan bermeditasi.
"Gege bisahkah ,hamba menceritakan Masa lalu saat selesai bermeditasi." ucap Dengan nada yang begitu tegas dan tanpa penolakan.
"ya,Gege akan kabulkan permintaan anda tapi.gege ada syarat" ucap mu Hau dipotong untuk melihat raut wajah Meimeinya itu.
"Dimana adik ke sembilan serta ayahanda kaisar ." tanya Mu Hau dengan tegas .
"Hahahahahahahahaha ,kau tak akan tau gege.sebelum kau memberikan ku seorang suami.hahahahqhaha"jawab mo Yun dengan tertawanya karena itu hanyalah candaan buat sang kakak.
"baiklah akan saya carikan.sebagai seorang kakak itu ialah kewajiban Gege untuk menikahkan mu dengan wanita baik baik."jawab sang kakak yang idaman banget bagi para adik cewek ya ya.
"Hahahaha jangan kau anggap serius Ge.itu hanya leluconku saja. sejujurnya ayahanda serta adik kesembilan berada di dekatmu malah satu kekaisaran dengan anda Gege."jawab mo Yun dengan tersenyum penuh kecerahan.
"Lalu ,kenapa mereka tak menemui Gege selama ini
" tanya kembali mu Hau dengan sedih karena sang ayah Serta adik ya sangat ia rindukan tak datang menghampirinya..
"Lalu selama ini mereka hanya diam ditempat tanpa berinteraksi dengan orang lain gitu." ucap mu Hau dengan sekali nafas bertanya itu lagi.
"bukan.Ayahanda selalu keluar membeli kebutuhan sehari harinya dengan belanja pasar dikekaisaran ini serta ayahanda tak pernah bersembunyi karena jauh dari dia manusia lanak itu kan.untuk apa takut coba..
__ADS_1
"lalu dimana mereka tinggal,layak kah.atau bagai ."tanya mu Hau sebagai anak yang mencemaskan kedua orang tuanya .
"baik,dan kehidupannya sangat terjangkau
karena ayahanda serta adik kesembilan memiliki bisnis sebuah restoran cepat saji yang bernama restoran teratai seribu bunga." jawab mo Yun dan membuat sang Gege syok tak mencerna apa ucapan adiknya.
"bagaimana hamba tak mengetahuinya." gumam mu Hau dan masih bisa didengar oleh seorang dihadapannya mendengarkannya dengan jelas.
Hanya tersenyum yang dipancarkan dari wajahnya
"Lalu bagaimana hamba menemui ibunda permaisuri diistanah hitam besok." tanya mo Yun karena tak tau sang kakak masih saja syok.
"apa." tanya mu Hau yang membuat mo Yun menggerutu karena sang kakak kurang fokus
"Tau lah ,hamba pamit undur diri.dan istirahat karena hari sudah menjelang pagi sudah dua hari hamba belum istirahat dengan nyenyak nya."ucap mo Yun dengan nada sedikit sebalnya.
"mohon hamba diizinkan undur diri." ucap mo Yun dengan berdiri serta membungkuk sedikit.
"ya ,istirahatlah." jawab mu Hau dengan sedikit kacau karena dia tak fokus akan hal lain.
Selang beberapa detik ia baru sadar dan sang adik sudah tak berada bersamanya
diruang kerja.
"Huh,karena melamun .ia sudah tak berada ditempatnya." batin mu Hau dan ia kembali melanjutkan pekerjaannya yang telah lama tertunda .
"Baiklah setelah ini.akan mengajaknya sarapan pagi nanti." ucapnya serasa menandatangani kertas kertas yang berserakan di ruang kerja khusus para jendral...
tok
tok
tok
"Siapa masuklah." ucap mu Hau dengan tak memandang siapa yang masuk.
__ADS_1
"KAU LAGI "