
"Ya ,dia tuan muda Jiang .lalu siapa yang menghamilimu kalau tuan muda Jiang saja kau tak mengenalinya." ucap tuan besar dengan dingin dan marah.
"Penjaga seret wanita ini.dan jangan perah izinkan menginjakan kaki dikediaman jiangku." teriak tuan Jiang dan para prajurit datang menyeret wanita yang masih tertegun kaget karena keterkejutannya dan kebingungannya.
Setelah sadar wanita itu sudah berada diluar kediaman bermarga Jiang.
"ini tidak mungkin." teriaknya lalu selang beberapa menit wanita itu tersenyum dan tertawa.
Diwaktu yang sama dengan tempat yang berbeda.
"Xen Gege,apa benar anda menerima perjodohan itu" tanya sang gadis disampingnya dengan hati hati.
"Ya,memang kenapa" hanya sepatah dua patah jawaban yang diberikan kepada gadis disampingnya.
"hamba ikut bahagia." tambahnya lagi dengan sedikit berwajah muram
Pria yang disampingnya melihat seorang gadis cantik berwajah sedikit muram Hanya menoleh sebentar dan kembali kesisi semula dimana ia memandang dari awal tanpa berusaha membuat gadis itu kembali tak murung.
"Gege ,apa kita akan mengawasi dan mengawal yang mulia permaisuri dengan diam diam seperti ini.tanpa mengeluarkan hawa kehidupan sama sekali.apa musuh yang mulia kaisar begitu hebat." tanya kembali gadis itu mengalihkan topik pembicaraan.
"Ya,kita menjaga calon pemaisuri dari sang Dewi." jawab pemuda disampingnya kembali.
Mereka bercengkrama diatas pohon besar dekat kediaman calon pemaisuri Tanpa mereka sadari dari tadi mereka sudah ketahuan dan percakapan mereka sudah didengar oleh seorang wanita yang tak sengaja melewati mereka.
Wanita itu hanya tersenyum simpul dan pergi begitu saja setelah mendengar pembicaraan mereka berdua.
toh urusannya pun sudah selesai disitu.
__ADS_1
"Dasar" gumam wanita itu sembari meloncat melakukan ginggong melesat begitu saja.
Ditempat semula
"Sepertinya,tadi seperti ada yang menguping." ucap gadis itu yang tak lain nona muda Lian xiu dan pemuda disampingnya tak lain ialah jendral Lian xen.
lalu siapa wanita yang menguping pembicaraan mereka.
Jawabannya .di eps yang akan datang lagi ya.
skipp
Kediaman Ma Mulan
"Apa ini tak apa apa ,putri." tanya salah satu dayang yang sedang memegang hadiah hadiah pemberian para pangeran kerajaan sebrang.
"Baiklah ,tuan putri hamba akan membuangnya." jawab salah satu dari mereka lalu setelah itu pergi membuang barang yang ia pegang dan kembali di hadapan majikannya kembali.
"huhhhh,membosankan." batin ma Mulan dengan menyangga dagunya dengan satu tangan yang ia taruh di atas meja dekat jendela.
"Apa Gege sudah datang kesini." tanya ma Mulan kepada salah satu pelayannya.
"mohon maaf yang mulia hamba menjawab.belum sama sekali." jawab pelayan ya g berada tepat disampingnya sedang berdiri dengan tenang .
"huuhhh ,mungkin dia sedang sibuk." batinnya.
lalu melamun memikirkan mimpi mimpi semalam yang begitu liar dengan seseorang entah siapa itu karena wajahnya yang terhalang kabut hitam disekelilingnya.
__ADS_1
"Perasaan dulu dikehidupan pertama gue .gue tak pernah memiliki kekasih ,alias jones tapi kenapa gue memimpikan sedang bercumbu dengan seorang pria dengan begitu lihainya.untung saja cuma mimpi.kalau nyata pasti malu banget wajah gue." batinnya bertanya tanya didalam hatinya tanpa meminta jawaban dan kepastian itu nyata atau hanya bunga tidur saja.
Setelah dirasa malas malasannya sudah terlalu cukup lama.ia pun berdiri dan langsung pergi entah kemana tanpa sepatah katapun kepada pelayannya.
Di sisi lainnya
Tepatnya di kediaman naga di istanah neraka.
Kaisar Lanling hanya melakukan kegiatan bolak balik ke samping kekiri melangkah dan berhenti melangkah lagi seperti setrikan dari tadi.
"Kenapa mimpi semalam ,Zen melakukan hal intim itu dengan wanita tak tau diri itu .kenapa bukan dengan calon permaisuri.wanita bertopeng emas itu siapa lagi kalau bukan wanita sialan itu " batin kaisar Lanling dengan sedikit ada rasa kecewa dan marah akan mimpinya.
Kalau dia sampai mimpi hal itu akan jadi kenyataan siapa yang akan menjadi pendampingnya dan kembali ke dunia atas.
"Tapi ,Zen terlanjur sudah mencintai wanita awam itu.apa boleh buat dia hanya bisa menemaniku hingga umur 100thn.sedangkan zen butuh waktu 100 thn lagi bisa kembali ke dunia asal Zen." ucapnya berfikir didalam hati dan benar saja hatinya tenang kembali tanpa merasa gundah dan kembali semangat seperti sedia kala.
" BRUKKKK"
Tapi dengan rasa yang berbeda .suara sesuatu jatuh menimpa lantai kamarnya yang tak lain seseorang jatuh dari atap kamar yang ia tempati .
"Siapa itu"
maaf,karena sibuk bantu suami cari nafkah buat kebutuhan sehari hari author tidak up eps baru selama berhari hari.
mohon dimaafkan karena kehidupan nyata author juga sedang masa pemulihan.
setelah dapat ujian dari Allah SWT .
__ADS_1