Penguasa Alam

Penguasa Alam
049.KEPULANGAN KAISAR DHI BESERTA KELUARGA ISTANAH DHI.


__ADS_3

disetiap lorong mereka hanya fokus menuju tempat kerja kaisar Ma.


BRAKKKKK


"BAANGUN."


teriak seorang pria dengan keras disamping ranjang putri Dhi Wai.dan dengan masih merasa remuk tulangnya putri Dhi bangkit dan duduk ditepi ranjang.


PLAKKK


tamparan yang sangat keras tepat mengenai pipi mulus seorang gadis cantik putri kekaisaran Dhi.


"maaf ,ada apa yang mulia pangeran Luhan datang kemari" tanya Dhi Wai yang memegang pipi yang merasa perih karena tamparan seorang pria didepannya.ia menahan air mata yang akan jatuh karena rasa nyeri dipipinya itu


"beginikah caramu.ingin menghindar dariku.putri Dhi Wai."ucap pangeran Luhan yang bukanya menjawab malah berbalik bertanya .


"maksud anda apa yang mulia." tanya kembali Dhi WAI yang TK tau apa apa.


"jangan berlagak bodoh.kau ingin secepatnya pulang ke istanahmu hari ini .padahal kalian masih ada seminggu tinggal disini.tapi baru sehari kalian akan pulang secepat itu." ucap pangeran Luhan dengan sekali ucap .


sedangkan Dhi Wai tersenyum mengejek.


"apa urusan anda yang mulia pangeran.hamba dan keluarga hamba berhak pulang kapanpun kami mau.itu semua bukan urusan anda.sekarang lebih baik anda pergi dari sini." ucap Dhi Wai dengan sekali nafas dan tegas.


"pergi ,jangan pernah muncul di hadapanku." ucap Dhi Wai penuh penekanan.


dengan terpaksa pangeran Luhan pergi dengan menahan kesalnya.


dan tibalah suara cantik itu membuat ia berhenti sebentar.


"pangeran Luhan tunggu sebentar,ada yang akan hamba sampaikan.tamparan ini akan aku ingat sampai kapan pun." ucapnya dan kembali memandang kepergian punggung seseorang yang dulu pernah ia cintai.tapi semua perasaan itu telah menjadi kebencian yang sudah menduri dalam daging .


sebelumnya.


diruang kerja kaisar ma.


disana ada pangeran Luhan,jendral perang long.dan kaisar Dhi serta sang permaisuri Dhi.


setelah mereka duduk barulah kaisar Dhi mengutarakan maksud kedatangannya.


"maaf yang mulia kaisar Ma,hamba berserta istri hamba kemari ingin meminta izin kembali kekaisaran Dhi lebih awal.karena putri hamba sedang tidak enak badan yang mulia."ucap kaisar Dhi dengan antusias


"panggilkan saja tabib kekaisaran ini." ucap kaisar Ma,sedangkan Luhan hanya menyimak dan melihat.


"bukan begitu yang mulia.ini masalah pribadi tak baik membicarakan anak saya yang mulai." ucap kaisar Dhi dengan menambah bumbu penguat.


"bukankah masih ada waktu enam hari lagi kenapa harus siang nanti." tanya kembali kaisar Ma.


"hamba tidak tau yang mulia.insting hamba bahwa putri hamba sangatlah menderita sehati dikekaisaran ini." ucap nya dengan terbata.


"baiklah ,Zen izinkan sekarang.mari mendiskusikan sekarang saja sebelum kau pulang kekaisaran mu Dhi " ucap kaisar ma dengan menuangkan sedikit teh dikedua cangkir.


sedangkan pria muda tampan disamping mereka mengepalkan tangannya karena marah.

__ADS_1


"ayahanda,serta paman kaisar.hamba pamit undur diri .ada yang lupa saya kerjakan." ucap Luhan mencari alasan agar dia keluar dengan cepat.


"baiklah silahkan.anakku." ucap kaisar Ma dan Luhan berpamitan .


"permisi." ucapnya dan pergi tak menuju kediamannya melainkan kediaman para tamu tepatnya di kamar putri Dhi Wai.


sekarang


siang hari.


setelah keluar dari ruangan kaisar.


mereka sekeluarga sudah mempersiapkan kepulangan mereka dan para tamu serta tuan rumah mengantarkan kepergian sahabat mereka .


sedangkan pipi putri Dhi Wai telah sembuh karena obat yang ia racik sendir.


didepan pintu gerbang istanah hitam kereta kuda kekaisaran Dhi telah berjejer rapi dijalan itu.


setelah berpamitan dengan yang lain kaisar Dhi langsung menaiki kereta kuda dengan sang istri.


sedangkan putri Dhi Wai menaiki kereta kuda kedua bersama pelayannya.sedangkan kakak Dhi Wai menaiki kuda dengan gagahnya .


disana mereka mengantarkan kepulangan sahabatnya.lain dengan satu orang yang tak terlihat didepan gerbang dan tak mengantar mereka yaitu pangeran. Luhan .tapi tanpa mereka sadari pangeran Luhan singgah diatas dahan pohon yang besar melihat kepergian rombongan kaisar Dhi.


dengan mengepalkan gengaman tangannya dan menunjukannya didahan pohon yang berada di depannya membuat nya tak kesakitan.


"sialan " gumam Luhan yang merasa dipermainkan kembali.


dalam kereta kuda .


..."aku tau ,apa yang kau lakukan terhadapku malam itu,pangeran Luhan.aku sangat menyesal tak bisa mengendalikan diriku sendiri.seperti ada yang mendorongku menerima semua itu.tubuhku tak bisa merespon pikiranku sendiri.kau berusaha mengunakan mantra hilang ingatan.tapi aku tak mempan dengan mantar itu.aku sunggu tidak tau apa tujuanmu.dulu kau menolakku sekarang kau bahkan menghancurkan hidup serta reputasiku ,kau mengambil segalanya dariku.dan tamparan pagi tadi.akan aku ingat sampai kapanpu." batin Dhi Wai dengan sedikit geram dan marah akan semua hal itu ....


"paman,jalankan keretanya." perintahnya dan kereta yang ia tumpangi ikut meninggalkan gerbang istanah Itu dengan cepat dan tanpa menoleh ataupun berhenti.


sedangkan pria yang berada didahan pohon itu memandang kereta yang ditumpangi putri Dhi wai.dengan perlahan menjauh dari kekaisaran hitam.


dan dengan cepat dan kekesalannya ia kembali keruang kerjanya dan sampai disana semua barang serta apapun didepannya hancur berkeping keping karena kekesalannya.


"sialll,kau benar benar wanita tak tau diuntung."teriak pangeran Luhan. penuh prustasi.sedangkan diluar kediamannya berdiri seorang wanita yang tak lain ibundanya sendiri .


"ada apa dengan han'er" batin Zhi dengan menguping dipinggir pintu.


"ahhhhhhh"


"kenapa dia harus pulang kekaisarannya lebih awal.harusnya dia disini selama seminggu.agar aku puas menjamahnya tanpa ia sadari." gumam Luhan tanpa ia sadari ada telinga yang menguping dipintunya.


sedangkan orang yang menguping langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"apa,putraku menjadi sebejat ini.sejak kapan." batin Zhi wan dengan mata berkaca kaca .


"jadi putraku menghancurkan harapan kaisar Dhi kepada putri mahkota kekaisaran Dhi tanpa mereka sadari ."batin Zhi dengan berurai air mata ia tak habis pikir dengan kelakuan putranya .sejak kapan putranya seperti itu


author:sejak berganti jiwa Xin kakak kandung sila.itu jawabannya.

__ADS_1


Brukkk


lutut ibu Zhi tak lagi kuat berdiri .ia bergetar dan sangat lemas sampai sampai jatuh terduduk dilantai yang sangat keras.


niatnya ia datang kemari ingin meminta bantuan putranya untuk menyusul rombongan kaisar Dhi .karena barangan berharga kaisar Dhi tertinggal di dalam kamar kaisar Dhi dan yang menemukan ialah para pelayan yang sedang beres beres.


krieet


dengan syok Luhan membuka pintu dan melihat ibundanya duduk dibawah depan pintu kamarnya.


"ibunda" ucap Luhan dan tangannya akan meraih sang ibu.tapi ditepis begitu saja.


"jangan sentuh aku dengan tanganmu."uap Zhi wan.


"ibu,anda kenapa menjadi seperti ini denganku."tanya Luhan ia tak mengerti dengan sikap ibundanya.


"kau bukan putraku.hik hik hik.putraku tak akan melakukan perbuatan itu sebelum ia menikahi gadis itu." ucap Zhi wan menagis sesegukan.


"ibu,maafkan saya.saya terpengaruh oleh nafsu sesaat menjadi kehilangan akal." jawab Luhan dia bukan terpengaruh tapi memang ia rencanakan dari awal.


"apa kau menyukai / mencintai gadis itu.jawab ibu dengan jujur." tanya Zhi Wan memandang putranya.


"ya ibu,tapi ia telah mempermainkan ku .jadi untuk apa memikirkan perasaan itu kembali." ucap Luhan dengan santainya.


"apa kau mau menikahinya demi ibu." tanya zhi wan dengan serius.


"hehh,menikahinya itulah tujuan ku ibu." ucapnya dalam batin.


"kalau itu biarkan mereka memutuskannya."ucap Luhan dengan nada tenaganya.


lalu tiba tiba tangan sang ibu menulurkan benda sebuah gulungan milik kaisar Dhi.


"ini gulungan milik kaisar dhi.isinya ialah janji pernikahan antara putri Dhi Wai In dengan pangeran ketiga zhu Hua..yang distempel oleh kaisar Zhu lauxi." ucap Zhi wan memberikan gulungan itu.sedangkan hati Luhan merasa panas dan membara.


"tapi ,kau tenang saja.surat perjanjian itu akan dibatalkan setelah kaisar Dhi sampai di istanahnya ia akan menulis surat pemutusan pertunangan dan pernikahan sebelum penyerangan dimulai.kuharap perjanjian itu jatuh ketanganku putraku. agar kau tak berniat seperti itu dikemudian hari." ucap ibundanya yang dengan sedikit menasehati putranya.


sisi lain


diperjalanan kembali kekaisaran dhi.para rombongan dengan santai menempuh perjalanan dengan santai.sedangkan dikereta tempat Dhi Wai tumpangi hanya ia seorang diri sedangkan pelayannya duduk di depan bersama sang kusir.


di perjalanan gadis cantik itu hanya membaca sebuah buku diwaktu membosankan seperti ini.


sesaat kedamaian itu sirna setelah ia merasakan seseorang duduk disampingnya.


tanpa melihat ia hanya berkata


"pelayan,tolong kau jangan terlalu brisik ." ucapnya tanpa melihat lawan bicaranya.


"apakah saya mengganggumu tuan putri." ucap seseorang dengan suara terdengar seperti seorang pria.dengan sekejam ia menoleh


"KKAUUU"


"YA,"

__ADS_1


__ADS_2