Penguasa Alam

Penguasa Alam
045.TANGGAL PERNIKAHAN KAISAR LANLING DENGAN PUTRI MA MULAN .


__ADS_3

"jangan banyak omong kau.diam jangan ratu putri kami.kau itu memang ya." ucap nyonya Fing kembali mendengar percakapan mereka berdua.


"maaf calon ibu mertua" ucap minta maaf kepada nyonya Fing.


"APA ,CALON IBU MERTUA.KAPAN.?"


teriak nyonya Fing dengan suara kerasnya.semua pelayan yang dibawah dari kediaman jendral Du pun kaget baru kali ini mendengar nyonya yang lemah lembut,baik hati dan tidak sombong.


menjadi nyonya yang pemarah,kasar serta bar bar.membuat para pelayang setia kediaman jendral Du mengelus dada mereka masing masing.


"ini kah ,nyonya kita.menakutkan sekali.seumur umur baru melihatnya marah." batin mereka semua dengan syok .


"tadi,bukannya nyonya Fing sudah menerima lamaran kami untuk nona pertama Du Linzi menjadi tunangan putra kami." yang menjawab bukan jendral Xin melainkan nyonya Mu Tin ibunda jendral Xin.


"benarkah,kapan saya menerima lamaran itu.yang menerima suami serta putriku.bukan saya.paham kan.huhh." ucap dengan tegas nyonya Fing dengan menolehkan kepalanya dari jendral Xin.


"sabar Xin,ini rintanganmu untuk mendapatkan hati gadis kecilmu kembali.semangat" batin jendral Xin menyemangati dirinya sendiri.sedangkan jendral Du masih sibuk merayu sang istri agar menerima jendral Xin menjadi menantunya.


"istriku,terimalah lamaran mereka untuk putri kita.demi masa depan serta cinta anak kita." rayu jendral tua Du dengan menggenggam kedua telapak tangan istrinya.


"ibu,kasihan mereka " tambah Linzi membisiki ibunya.


"apa kau menyukainya atau mencintainya. "tanya nyonya Fing membalas dengan berbisik pula dengan pelan.


"ya ,ibu " jawab linzi dengan sedikit pelan.


"benarkah,atau kau berbohong demi menyelamatkan seseorang.aku tau kau.aku ini ibumu."ucap nyonya Fing masih tidak percaya.


"ibu,kalau ibu tak percaya.ibu bisa tanya kepada ayah.ayah tau." jawab Linzi masih dengan berbisik.


mendapat bisikan sang putri bahwa semua tentangnya ayahnya tau.


nyonya Fing memandang suaminya dengan tatapan penuh ketajaman sedangkan sang suami hanya menganggukan kepalanya.


"kau punya hutang penjelasan untuk ku.kalian menyembunyikan itu semua dariku."ucap nyonya Fing dengan pelan dan kembali menghadap kedua pasangan tua dan pemuda itu kembali.


"heemm,baiklah lamaran kalian untuk putriku Di Linzi kami terima.tapi dengan empat syarat."


"pertama jangan kau sakiti hati dan fisik putri kami,kedua jangan kau menduakan putri kami diluar rumah,ketiga jangan ada selir,gundik atau semacamnya dikediamanmu.ke empat setelah menikah kalian harus secepatnya memberi kami cucu serta cucu pertama dari kalian harus tinggal dan dibesarkan dikediaman keluarga Du.bagaimana apa kalian setuju." ucap nyonya Fing dengan tegas dan lantang.

__ADS_1


mereka bertiga berfikir dan berdiskusi dan mendapatkan jawabannya dengan cepat.


"baik kami setuju dengan ketiga syarat anda.tapi syarat keempat kami tak setuju karena kamipun butuh cucu juga." jawab tuan Su dengan menimbang syarat ke empat.


"kalian bisa menyuruh putramu serta putri kami ,membuatkan cucu kedua.apa susahnya dengan syarat ke empat.benarkan suamiku" ucap nyonya Fing dan meminta dukungan suaminya.


"benar ,yang dikatakan istri saya.kalian bisa menunggu cucu kedua kami.bagaimana cucu pertama perempuan maupun laki laki akan kami bawah " ucap jendral Du dengan santai.


sedangkan Linzi hanya diam dan membatin


"ayah serta ibu ngapain membahas cucu.menikah saja belum dan baru bertunangan,membuatku Malu saja." batin Linzi yang kedua pipinya sudah merona merah karena malu.


sedangkan jendral Du hanya diam diam tersenyum melihat gadis kecilnya merona karena malu.


"ehhhmmm" deheman jendral Xin membubarkan obrolan mereka mengenai cucu.


"ayah,jendral Du serta kedua nyonya.maaf menyela,sekarang waktunya kita menuju aula istanah kaisar hitam ,karena kaisar Ma akan mengumumkan titahnya yang sangat penting." ucap jendral Xin dengan nada santai dan tegas.


"ohh,iya putraku terimakasih kau mengingatkan ayah.karena tadi ayah diminta tolong mencari pendeta atau penatua perbintangan untuk melihat hari serta tanggal baik ." ucao tuan Su dan dengan cepat ia mengeluarkan kertas ajaib keluarganya dan menulis sesuatu kekertas ajaib itu dengan tinta darah nya yang keluar dari jari yang ia tusuk dengan pena bulu.


lalu menerbangkan kertas itu entah kemana.


setelah selesai ia berpamitan kepada kedua orang dari keluarga Du.


"ya,kami juga akan bersiap siap terlebih dahulu."jawab jendral Du dengan tersenyum.


sedangkan nyonya Mu Tin menghampiri Du Linzi dan meraih lengan tangan cantik itu.


"menantu,kau bersiaplah yang cantik ya.dan ini gelang giok peninggalan ibu mertuaku,neneknya xin.ini gelang diwariskan turun temurun untuk istri sah keluarga Su.ini ku berikan padamu karena kau menantu kami.pakailah gelang ini memiliki hawa spiritual.jadi gelang ini akan lepas setelah kau punya putra dan akan memiliki seorang menantu." ucap panjang lebar nyonya Mu Tin dan memakaikan gelang giok merah darah kelengan kanan tangan Du Linzi.dan sangat pas serta cantik.


"ibu,akan kembali kekediaman yang diperuntukan untuk keluarga Su twrlebih dahulu.jangan lupa yang cantik ya sayang." ucap nyonya Mu Tin dengan sayang karena ia tak memiliki anak perempuan.


mereka bertiga keluar dari kamar Du Linzi dan disana kamar itu sudah rapi,dan kembali baik seperti sedia kala .karena pihak istanah sudah menyuruh pekerja untuk memperbaiki secepatnya.


1jam


diaula istanah hitam,para Mentri,para jendral diluar kekaisaran maupun didalam kekaisaran Lang telah berkumpul disana duduk ditempat masing masing yang telah disediakan di sebelah kiri dalam aula istanah.serta para Mentri serta para jendral kekaisaran neraka pun ikut berkumpul disana dan duduk disebelah kanan dalam aula istanah.


dan jangan lupa tepatnya didepan kanan dan kiri singgah sana kaisar sudah berjejer rapi tamu/sekutu kekaisaran yang telah hadir duduk ditempat mereka .

__ADS_1


Deretan sebelah kanan ,


Kaisar Lanling hanya terdapat tempat duduk satu saja.,


Kaisar Bai Rui+permaisuri Minyuki +putra mahkota Bai Yuen (Keluarga pihak ibunda Ma Mulan) ,


Kaisar Zhu Mu Hau+permaisuri Li rong rong+ Putra mahkota Zhu Mu Mai+putri mahkota Zhu Mu Silin.


Deretan sebelah Kiri, Kaisar Dhi Uza+Ratu Miolin+putra mahkota Dhi Pang An+ putri mahkota Dhi Wai In.,


Kaisar Zhi Hui+ permaisuri Wulan.(kakek serta nenek dari pihak Bibi Ma Mulan ,ibunda pangeran putra mahkota Long Luhan.).


Saudagar kaya raya Tuan Su Kon +nyonya Mu Tin+jendral hantu perang kekaisaran Bai ,jendral Su Xin.+ penatu perbintangan.,


Jendral perang kekaisaran Zhu ,jendral Du Lan +nyonya Fing +Tabib wanita Du Linzi ..


semua yang hadir telah tiba terutama pemilik istanah pun telah duduk disinggah sana dan tempat masing masing.


"baiklah,Zen akan memulai pertemuan ini. tentang waktu dan tanggal pernikahan putri Zen dengan yang mulia kaisar Lanling ."


"bagaimana tuan Su,apa anda sudah membawa ahli perbintangan."tanya kaisar Ma kepada tuan su.sedangkan yang ditanya berdiri dan berjalan ditengah Aula membawah orang yang kaisar maksud.


"salam hormat yang mulia kaisar Ma,hamba dengan penatua perbintangan telah menghadap yang mulia.saya mohon undur diri kembali ditempat yang mulia." ucap tuan su dan memundur kembali duduk ditempatnya.


sedangkan ahli perbintangan masih berdiri di sisi kiri depan aula istanah.


"bagaimana penatu,apa anda sudah diberikan akta kelahiran putri hamba serta yang mulia kaisar lanling.bagaimana waktu yang baik itu.terjadi." tanya kaisar Ma langsung pada intinya.


"hamba menjawab yang mulia,menurut yang hamba lihat.hari baik yang akan datang Minggu depan dan bulan depan diakhir pekan penanggalan ke 5.karena bertepatan lahirnya sang naga serta poenik di tanggal,dua tahun kedepan,lima tahun kedepan ,10 tahun kedepan tersebut.bagaimana yang mulia kaisar.hari apa yang akan anda ambil." penjelasan dan tanya penatua perbintangan.


setelah mendengarkan itu semua berdiskusi dan memutuskan .


"baiklah Zen memutuskan hari pernikahan putri Zen dengan yang mulia kaisar Lanling akan Zen ambil bulan depan akhir pekan penganggaran ke lima.bagaimana apakah pihak kekaisaran neraka setuju dengan putusan Zen."ucap kaisar Ma menggema diseisi ruangan aula istanah.


"ya, yang mulia Kaisar Ma kami semua setuju .lebih cepat lebih baik." ucap serentak para jendral serta Mentri bersorak bahagia .


Sedangkan Kaisar Lanling diam diam merasa jengkel karena Kaisar Ma tak memilih Minggu depan tapi bulan depan.


"sudahlah,bulan depan tak masalah untuk Zen,yang terpenting jangan tahun depan,lima tahun,sepuluh tahun Zen tak akan setuju." batin Kaisar Lanling dengan pasrah menerima keputusan Kaisar Ma serta keluarga .

__ADS_1


setelah acara pemilihan tangal pernikahan.mereka berdiskusi tentang persekutuan antara Kaisar Ma serta para sahabat mereka.semuanya setuju akan rencana kelima sahabat itu.


"APA PERKATAANMU BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN."


__ADS_2