
"itu anak yang dibawah dari wanita lain kado dari ibu lauxi itu.dan anda tau ayahanda.wanita itu ialah salah satu ****** lauxi sendiri.bukqnnya itu penghinaan ." ucap mu Hau dengan sedikit menyayangkan nasib tuan su Kon yang lama berpisah dengan putra serta istri sahnya sendiri.
"Aappaa sialan itu wanita serta putranya.,"
kaisar terdahulu pun pergi dari sana,menuju tempat rahasia yang langsung menuju tempat seseorang yang menjadi sekutunya atau disebut tuannya itu .
Dengan sedikit marah dan bergerak tergesa gesa membuat pengawal yang menjaga lorong itu binggung serta ingin bertanya tapi mereka urungkan karena selama 26thn ia disini dan kultivasi ya telah mencapai ranah abadi dia masih terlihat sangat muda setelah melewati pembatas dinding trasfaran.
Sesampai di sebuah aula entah dimana tapi disana sudah ada beberapa jendral serta perdana Mentri yang duduk sejajar dengan yang lain.
Tak terkecuali jendral muda teman serta kawan putranya kesembilan dari kecil sampai dewasa mereka masih berhubungan baik.meskipun jendral itu lebih tua 15thn dari sang putra yang kini menginjak usia 20thn,sedangkan sang jendral berusia 35thn dan status didalam keluarganya ia masih lajang belum memiliki istri maupun para selir.
"Paman Zhu Mo lian,ada apa anda tergesa datang kemari dengan tergesa gesa.,bukankah nyonya Mu Aini telah berkumpul dengan anda.serta semuanya janjiku kepada Mu San telah terpenuhi." ucap jendral Muda itu berdiri didepan kaisar terdahulu dengan sedikit angkuh karena itulah karakter diluar yang mereka perlihatkan tetapi hati mereka lembut seperti hello Kitty saat bersama orang yang ia sayangi.
"Maaf ,jendral Lian xen ,hamba kemari ingin bertemu dengan anda.hamba ingin meminta tolong .bawalah hamba bertemu dengan kaisar Lanling hari ini .hamba ingin menyampaikan sesuatu ,tentang keselamatan calon permaisuri kekaisaran ini."ucap Zhu Mo Lian dengan sedikit bergetar karena takut akan dihempaskan oleh jendral muda itu.meskipun sama sama memiliki nama Lian tapi itu marga bukan nama. tapi sifat serta wataknya sangat bertolak belakang dengan kaisar terdahulu .
"emmm,anda datang disaat yang tepat paman Zhu Mo Lian." jawab jendral muda itu yang sedikit dingin serta kejam .
"Benarkah,tuab jendral Lian ."ucap kaisar zhu terdahulu dengan bahagia karena ia akan bertemu dengan seorang kaisar yang Sudi menampung nya saat ia terseok Seok dengan banyak luka dan melindungi bayi yang ia bawa selama perjalanan kehutan kematian.
"Lihatlah singgah sana itu.dari tadi anda sudah dilihat dan didengar oleh yang mulia kaisar dari tadi." ucap jendral muda itu dan berjalan kembali duduk ditempatnya dan semua jendral serta perdana Mentri yang tadi menyalin kertas mengecek data datang yang masuk dikekaisaran kematian menjadi berhenti karena dari tadi mereka disuruh berhenti junjungannya yang ternyata dari awal telah duduk disinggah sana tanpa dilihat siapapun.
__ADS_1
"hormat hamba yang mulia ,kaisar Lanling.hamba ingin menyampaikan,bahwa keselamatan permaisuri Ma Mulan dalam bahaya.karena wanita yang merebut istanah hamba ialah wanita yang menyukai kekaisaran terdahulu kekaisaran hitam,tepatnya kaisar Ma. wanita itu pendendam ,ia akan mengajukan sesuatu agar keturunan ratu terdahulu hancur serta punah semua keturunanya dengan tangan kanan putra ketujuh hamba yang mereka sihir menjadi kaisar Zhu lauxi .agar yang mereka bunuh bukan Zhu lauxi yang sesungguhnya."ucap kaisar Zhu mo Lian dengan langsung ke intinya.
"bukannya putra ketujuh mu ada disini tuan Zhu." tanya kaisar Lanling kembali.
"benar yang mulia baru saja mereka berdua sampai dikekaisaran ini dengan putra pertama hamba Mu hau.serta putra ketujuh hamba Mu LAN." ucap tuan Zhu Mo Lian dengan sedikit gugup.
"Zen lihat bukan pangeran ketujuh yang datang dengan pangeran mahkota Zhu mu Hau.tapi seorang wanita berusia 25thn." ucap kaisar Lanling dengan sedikit menggoyang kan araknya didalam cangkir emasnya.
"Ya benar yang mulia.dia lah putra ketujuh hamba.ceritanya panjang.hamba menutupi semua itu hanya ingin melindungi putri satu satunya yang hamba miliki selama ini dengan wanita yang hamba cintai yang mulia."Jawab tuan Zhu dengan jujur tanpa ia sembunyikan.
"bagus,kau sangat jujur dan baik tuan zhu.tapi kebaikanmu itu bisa menghancurkan keluargamu.kau jangan mudah percaya kembali dengan orang lain yang baru anda kenal karena apa mereka bisa saja menusukmu dari belakang kembali." ucap kaisar Lanling memberi nasihat kepada tuan Zhu mo lian dengan sedikit dingin.
"Kepercayaan hamba telah hilang,yang mulia.hamba tak Sudi lagi mempercayai apa yang hamba lihat sekilas." ucap tuan Zhu mo Lian dengan mantap.
"jadi anda tau kenapa dia mendekati istri anda." ucap kaisar Lanling panjang lebar karena ia memang akan berbaik hati kepada orang yang menjunjung permaisurinya kelak.
"hamba mengerti yang mulia.kalau begitu kami pamit undur diri, terlebih dahulu." ucap tuan Zhu mo Lian dengan bersujud.
"pergilah." jawab kaisar Lanling dan menghilang dari sana.
"hamba pamit dulu para perdana Mentri dan para jendral besar kekaisaran kematian." ucap tuan Zhu mo Lian dengan menunduk dan ia pergi dari sana menuju portal yang teransfaran itu kembali.
__ADS_1
Dengan tergesa gesa ia melewatinya dan kembali kewajah aslinya yang sudah tua renta.dengan sedikit terburu buru ia keluar dari tempat rahasia yang berada dikamar putra kesembilannya.
"Ayahanda ,anda baru saja pergi dari istanah kekaisaran kematian."tanya Mu San dengan menutup kembali buku yang ia baca.
"Dimana ibundamu."tanya ayahandanya tanpa menjawab pertanyaan putranya.
"ibunda bersama wanita yang tiba tiba ibunda peluk dengan sayang dan ia memanggil yun'er ,dan ayah tau ibunda menangis tersedu sedu " ucap Mu San dengan sedikit cuek.
"dia Meimei kandungmu.atau yang sering kami sebut kakak ketujuh mu yang mengendong mu waktu bayi dari para pemberontak itu."jelas ayahnya dengan sedih.
"ohh jadi ,dia Meimei kandungku lalu siapa pria yang satunya itu." tanya kembali Mu San.
"dia gegemu,putra pertama ayahanda yang selamat dari pemberontakan dan yang paling sedih saat mendapati kau dan ayah tak ada di sampingnya saat pelarian dari penjara bawah tanah itu." jelas ayahandanya dengan sedikit termenung mengingat masa pemberontakan itu yang begitu sadis membunuh putra putrinya dari para selir selirnya.meskioun tak mencintai para selirnya tapi ia mencintai para anak anaknya entah itu anak siapa meskipun ia tak pernah pergi ketempat para selirnya itu sendiri.
"tapi Gege Mu Hau sudah lama pergi dari kediaman ini kembali kekaisaran Bai ayahanda." ucap Mu San dengan berjalan mengikuti ayahandanya keluar dari kediamannya.
"biarkanlah karena ia memiliki rencana sendiri untuk mengatur strategi melawan pemberontak itu .dan kau harus hati hati dengan pelayan kecil itu." ucap ayahandanya kepada putra bungsunya itu.
"maksud ayah pelayang yang dibawah ibunda pulang itu." tanya kembali mu San .
"ya,dia itu bukan gadis kecil tapi dia wanita dewasa yang ditugaskan memata matai ibumu saat pergi dari istanah zhu.dan kau tau ia terkurung disini berkat kaisar Lanling serta jendral Lian xen.
__ADS_1
"SIALANNNN"
"Suuuttt jangan keras keras.dia sedang ada disekitar sini." bisik ayahandanya yang sudah tau kalau diam diam mengikuti kaisar Zhu mo Lian yang masuk kedalam kediaman putra ketujunya ia ingin ikut masuk tapi bertepatan mu San datang memasuki ruangan itu kembali.