Penguasa Alam

Penguasa Alam
076.Perjodohan Lian Xen dengan Zhu Mo Yun (2).


__ADS_3

"Keponakanku mau kemana itu " tentu kelakuan itu membuat paman keduanya berfikir.sedangkan paman ketiganya hanya diam bukan berarti membenci hanya saja.ia takut putri kakak mu itu .


Seluruh rombongan yang dibawah jendral xen serta nona muda Lian xiu sangatlah banyak.membuat para pejalan kaki yang sedang berlalu lalang dijalan pasar tersebut.


.


Serasa sudah sangat jauh keluarga besar Lian pun kembali kedalam kediaman Lian kembali.


Dihalaman kediaman Lian.


"Gege,apa rencana anda akan menjodohkan putri Zhu mo Yun dengan Xen'er jadi terlaksana." tanya adik kedua perdana Mentri Lian.


"Jadi atau tidaknya tergantung para anak muda apa mereka bahagia kelak." jawab perdana Mentri Lian dengan jelas dan diangguki oleh kedua adiknya itu.


Sedangkan istri dari adik ketiganya hanya diam diam merencanakan sesuatu.


"Hamba akan membuat itu akan menjadi kenyataan."batin nyonya ketiga dikediaman Lian.


"Baiklah kembalilah kekediaman kalian masing masing.sedangkan kalian berdua .ikut Gege ke ruang kerja" ucap perdana Mentri Lian kepada kedua adiknya dan menyuruh para wanita kembali kekediaman mereka.


Dipintu gerbang kediaman Lian.


Ada seorang pria yang dari tadi dihadang oleh ke empat prajurit penjaga pintu gerbang utama.


"Biarkan hamba masuk bertemu dengan kekasih hamba nona muda Lian xiu."ucap pemuda itu dengan geram dan lantang karena setiap dia datang kekediaman Lian selalu hanya rasa malu yang ia terima dipertontonkan oleh para warga yang berlalu lalang didepan kediaman lian.hanya pengusiran yang ia dapat.


"Maaf ,anda tak bisa masuk seenaknya didalam kediaman bangsawan serta bejabat istanah kekaisaran ini dengan lancang." ucap prajurit satunya.


"Ya apalagi hanya anda seorang warga biasa.yang berpangkat pun kalau ingin masuk kedalam kediaman harus dengan seizin tuan besar ataupun tuan muda." ucap prajurit satunya lagi .


Mendengar penuturan kedua prajurit itu membuat pemuda sombong itu geram dan marah marah dengan tak tau dirinya ia mengucapkan.


"Kalian akan tau akibatnya karena tak membiarkan hamba masuk.xiu akan menghukum kalian semua" ucapnya dengan lancang dan sombong.


"ohh anda sedang mencari nona muda xiu.ia hamba batu ingat ada titipan perkataann dari nona muda xiu bahwa anda tak usah menemui nona muda kembali.dan ini surat untuk anda" ucap salah satu prajurit yang memang diberi gulungan yang dititipkan untuk seseorang yang mencarinya.


Dengan wajah angkuhnya ia merampas surat itu dengan kasar dan tak mau lama lama ia membaca surat tersebut dan alhasil membuat dahinya mengkerut .

__ADS_1


"Sial," umpat pemuda itu yang tak lain anak penjual mantau yang ingin memanfaatkan kebaikan nona muda Lian itu.


"Ternyata dia sudah tau mengenai rencanaku." batin pemuda itu dan pergi dengan hati dongkol karena rencananya hancur berantakan.


"Hahahahahaha," tawa para prajurit itu menggema dan membuat pemuda itu tambah dongkol dan marah besar ia berjalan dengan tergesa gesa kembali kerumahnya yang tak jauh dari rumah sang kekasihnya.


Sesampai didepan halaman rumahnya yang memang kecil dan kumuh ia marah dan teriak teriak.


"SIAL LLL"teriaknya menggema membuat kedua orang tuanya yang membuat mantau menjadi keluar berbondong bondong karena kaget akan seseorang yang berteriak begitu kencang.


"Kau itu sudah gila.sini bantu ayahmu ini membuat mantau bukan hanya keluyuran saja tak menentu." Ucap sang ibu dengan geram karena kelakuan putranya itu.


"Dia tak lagi menyukaiku dan ia meminta jangan menemuiku." ucap anak durhaka itu yang menjawab tak sesuai apa yang dikatakan kedua orang tuanya.


"Jaga ucapanmu.yang kau masuk dia itu nona muda kediaman Lian.jangan sekali kali memanggilnya dia.kita itu tak sederajat dengan orang kepercayaan yang mulia kaisar." ucap ayahnya yang sudah jengah akan kelakuannya."Lebih baik kau kerja membantu kita.untuk memenuhi kebutuhan tiap harinya." ucap sang ayah dan kembali kedalam rumah mereka diikuti sang istri.


"SIAL,"


"Lalu apa yang akan hamba berikan untuk kekasih serta anakku .kalau hamba sudah tak mendapatkan uang bantuan dari dia.yang kekasihku tau hamba anak salah satu pejabat dikekaisaran ini.Siall"gumam pemuda itu dengan sedikit geram.


Sedangkan ditempat lain.Tepatnya dikediaman keluarga besar tuan Jiang.


"Siapa,dan ada urusan apa." ucap angkuh tuan besar Jiang yang memang bersahabat dengan tuan besar Lian tapi karena karakter mereka yang arogant dan angkuh membuat orang lain tak tau akan hal itu.


"Seorang gadis ,yang ingin bertemu dengan tuan besar dan nyonya.karena ada sesuatu yang penting" jawab prajurit itu kembali.


"Suruh dia masuk menunggu di ruang tamu." ucap tuan besar dengan dingin.


Setelah mendapat priantah prajurit itu pun kembali kepintu gerbang dan membukakan pintu utama dan terpampang jelas begitu mewahnya kediaman itu.


"Wahh mewah sekali.hamba akan secepatnya meminta mereka menikahkan hamba dan menjadi nyonya dikediaman ini." batin gadis itu yang tak lain kekasih penjual anak mantau yang menyamar menjadi tuan muda Jiang..


BRUKKKK


"Auuuu,apa kau tak melihat jalan." ucap gadis itu marah marah dan melihat siapa yang menabraknya.


"Hah,kau lagi pria yang waktu direstoran itu.ohhh disini kau pasti hanya seorang pelayan atau anak Kasim." ucap gadis tersebut dengan memandang rendah siapa yang ia tabrak .

__ADS_1


Sedangkan pemuda itu hanya diam dan pergi begitu saja.


Sesampai diruang tamu.


"Wahhh sangat mewahhh " kagum kembali gadis tersebut dengan menyentuh apa saja yang ada disana.


tanpa disadari ada dua pasang mata yang melihat begitu lancang seorang tamu menyentuh barang barang berharganya.


"Lancang kau menyentuhnya" hardik nyonya besar Jiang.


"Ohh maafkan hamba nyonya." ucap gadis itu dan pura pura tersenyum meskipun hatinya dongkol karena sudah dapat teguran pertama kali masuk kediaman Jiang.


"Ehhemmm,intinya saja.ada maksud apa anda ingin bertemu dengan kami dikediaman ini." tanya tuan Jiang dengan dingin.


"Begini tuan besar Jiang,nyonya Jiang hamba kemari hanya ingin meminta pertanggung jawaban tuan muda Jiang karena dia telah menghamili hamba." ucap gadis itu penuh dengan keyakinan.


"Lancang kau mefitnah dan menghancurkan reputasi putraku." ucap nyonya Jiang dengan geram karena putranya itu anti seorang wanita.


"Hamba tak mefitnah nyonya tapi hamba benar benar hamil." bela gadis itu .


"Siapa yang menghamili anda nona." tanya seorang pemuda yang baru saja masuk kedalam ruang an itu.


"Kau lagi.jangan ikut campur urusan hamba .karena kau hanya pelayan disini." ucap gadis itu yang tak ingin urusannya dicampuri orang rendahan.


"Apa maksudmu Pelayan" ucap nyonya Jiang kembali.


"Ya dia pelayan kan dikediaman ini." tambah gadis itu tersenyum sinis.


"Jaga ucapan anda nona.dia putra hamba tuan muda dikediaman ini." ucap nyonya Jiang yang sudah tersulut emosi karena amarahnya.


"Apa dia tuan muda Jiang." ucap gadis itu yang kaget.


"Ya ,dia tuan muda Jiang .lalu siapa yang menghamilimu kalau tuan muda Jiang saja kau tak mengenalinya." ucap tuan besar dengan dingin dan marah.


"Penjaga seret wanita ini.dan jangan perah izinkan menginjakan kaki dikediaman jiangku." teriak tuan Jiang dan para prajurit datang menyeret wanita yang masih tertegun kaget karena keterkejutannya dan kebingungannya.


Skippp

__ADS_1


maaf baru up ya.🙏🙏🙏🙏


__ADS_2