
"DIAMMMM"
"DIAMMMMM"
ucap mereka berdua secara bersamaan membuat yang tertawa diam dan meneruskan makan siangnya.
"Huhhhh"
"Meimei apakah kau menyukainya."tanya long Luhan dengan sedikit menatap wajah serta netra Mulan sedangkan yang ditatap hanya diam menikmati hidangan makan siangnya.
"Hemm,mungkin itu takdir gege.kita harus menerimanya saja.benarkan baixu" ucap Mulan meminta dukungan adiknya itu.
"Ya ,apa yang dikatakan jiejie ada benarnya juga." jawab baixu yang masih menunduk menikmati hidangannya.
Setelah mendapat jawaban dari kedua adiknya itu long Luhan hanya diam dan mencerna apa yang dikatakan keduanya memang ada benarnya juga karena ia juga menerima takdir bahwa ia sudah menikah dari kecil dengan putri mahkota kekaisaran Dhi yaitu putri Dhi Wai sendiri.
"Apa mememabg semua ini takdir yang harus kami jalani bertiga jadi memang kami bertiga berasal dari dunia ini,karena di dunia itu kami hanya saudara angkat serta anak angkat yang mereka punggut dijalan waktu itu " batin long Luhan mencerna dan memikirkan apa yang mereka katakan itu benar adanya .
"Gege makannya yang banyak.karena kau itu seorang suami harus melindungi istri serta menjaganya dari pria lain " ucap Baixu yang mendapat tatapan tajam dari long Luhan sendiri .
"Diam kau anak ingusan." ucap Luhan yang dengan pura pura marah.
Setelah makan siang selesai ,mereka bertiga kembali melanjutkan perjalanannya menuju perbatasan hutan hijau.
Dimana para penyamun dan pemberontak kekaisaran Zhu dan tahanan kabur dari penjara bawah tanah kekaisaran Zhu sendiri.
Hutan hijau.
Dipertengahan jalan menuju hutan hijau mereka bertiga bertemu dengan seorang yang dimana mereka bertiga tak mengenalinya sama sekali.
"Ohh cu,kalian bertiga mau pergi kemana?." tanya kakek tua itu dengan membawah tongkatnya dari samping perjalanan mereka bertiga.
"Kami bertiga ,ingin pergi ke hutan hijau.dan kami tadi singgah di kekaisaran Zhu kek." jawab Mulan dengan terus terangnya.
"Lalu kalian asli mana cu.disini tempat yang sangat berbahaya .takutnya Anda bertemu dengan para penyamun dari sekelompok pemberontak kekaisaran zhu.apa kalian bertiga tak takut." ucap kakek tersebut dengan menjelaskan.
__ADS_1
"Kami tak takut ,karena niat kami ingin lewat bukan mencari masalah dengan mereka.karena kami tak ada hubungannya dengan para pemberontak itu." jawab Baixu yang memang ia tak ingin dapat masalah dari siapa pun karena bagaimanapun hidupnya ingin sekali sekali berdamai bukan ada intrik intrik yang tak jelas setiap harinya.
"Hehehe,kau anak muda yang sangat berterus terang nak.semuanya keluar.kita memiliki tamu " ucap kakek itu dengan sedikit berteriak dan tibalah semua pria maupun wanita serta membawah putra putri mereka masing masing keluar dari persembunyiannya.
"Baiklah ,cu.mari ikut kami ke desa kami." ucap sang kakek dengan berjalan mendahului yang lainnya.
"Maaf,apa kami harus mempercayai anda tuan." tanya. long Luhan yang dari tadi diam dan sekarang berkata yang sangat tajam.
"Hehehe,kami sekelompok penyamun pemberontak itu.anak muda.dan kami merasa kalian bertiga anak anak baik.jadi kami persilahkan berkunjung didesa kami desa giok hijau.yang dimana berada di tengah tengah hutan hijau itu." jawab kakek tua itu.
"Dan kalian ke hutan hijau ,jauh jauh sadang ke mari bukan hanya untuk melihat lihat kan.tapi mencari mata air hijau.yang dimana mata air itu tepat di dalam desa kami anak muda." ucap kembali kakek itu tambahnya.
"Benar anak muda.kami disini memang sedang berburu dan mencari makan.kami merampok dan merampas hanya ingin mendapatkan pakaian yang layak untuk anak anak kami.jadi kami hanya merampok seseorang yang telah banyak memakan uang rakyat saja." ucap salah satu pria parubaya yang berjalan dibelakang mereka.
"Dan ,kalian bertiga datang dari mana nak." tanya seorang wanita paru baya yang mengendong sang cucu di kain panjang yang ia pakai.
"Kami dari kekaisaran hitam.dan kami kemari hanya ingin melihat lihat pemandangan mata air hijau ."jawab Mulan dengan tersenyum ramah.
"Ohh,kalian bertiga putri dari para bangsawan kekaisaran hitam.serta yang dipimpin kaisar Ma.yang bijaksana dan adil itu.tapi sayang sang putri mahkota akan menikah dengan kaisar kekaisaran neraka.tapi kenapa gegenya tidak bertindak padahal Kaisar long Luhan pun begitu kuat dan kekaisaran Long pun sangat disegani dikekaisaran lain." ucap salah satu pria tua yang seumuran dengan pria parubaya itu.
"Dan kami belum mengetahui nama anda bertiga .mohon perkenalkan diri anda tuan muda dan nona muda." tanya kakek yang tadi menghadang mereka.
"Hamba Ma Baixu." ucap pria tampan yang sedikit lebih muda.
"Dan Zen Long Luhan." ucap pria yang berkata tajam tadi.
Setelah mengetahui nama pemuda yang menjadi tamu mereka ,semua terdiam dan memandang mereka bertiga silih berganti.tak terkecuali sang kakek itu.
"Maafkan kami yang mulia kaisar long,dan tuan putri ,serta putra mahkota kekaisaran hitam.kami tak mengetahuinya sebelumnya" ucap sang kakek yang sudah dari tadi sangat canggung.
"Tak apa.anggap saja seperti tadi.jangan seformal itu." ucap Luhan dengan sedikit melembutkan perkataannya tetapi tetap saja sangat dingin.
"Mari ,kita lanjutkan perjalanan kita." ucap Mulan menambahkan perkataan agar mereka semua tak canggung.
Merasa tak enak hati.mereka semua bergegas ke desa giok hijau dan setelah sampai mereka langsung menyiapkan persiapan untuk memanggang daging rusa panggang serta jangan lupa mereka menyiapkan teh dan cemilan meskipun wadah mereka dari bambu bukan emas maupun perak.
__ADS_1
"Maaf,peralatannya begitu sederhana."ucap sang kakek itu dengan sedikit malu.
"Tak masalah kakek,disini sangat indah dan tempatnya asri serta sangat nyaman.jadi kami memakluminya " ucap Baixu yangsudah terpesona dengan bambu bambu hijau mengelilingi rumah rumah penduduk desa giok hijau dan rumah rumah itu pun dari bambu bambu itu sendiri membuat suasana sangat asri.
"Apa tak ada pemasuk gandum/beras disini " tanya Luhan dengan melihat seorang anak yang memakan ubi dengan daging asap yang baru saja dipanggang .
"Maafkan kami.karena kami mantan pemberontak dan desa kami baru dan tak terdaftar di kekaisaran manapun.serta tak ada gunanya karena banyak para petinggi yang memakan uang rakyatnya sendiri." ucap sang kakek dengan sedikit sedih melihat para sahabat nya yang dulu ialah seorang jendral maupun Mentri tapi keluarga mereka menderita semua karena ulah anak angkat kaisar terdahulu.
"Baiklah,siapa yang akan pergi pasar ke kaisaran bai untuk membeli pasokan makanan disana.dan jangan lupa sekalian beli grobak angkutan barang." tanya Luhan kembali.
"Kami semua bisa saja menyuruh anak anak kami kepasar kekaisaran Bai yang lumayan dekat dengan desa kami.tapi kami tak memiliki sekoin pun sama sekali." ucap salah satu pria paru baya disana.
"Ini ambilah kantong koin ini.untuk membeli keperluan dapur seluruh penduduk didesa giok selama sebulan hingga kami datang kembali."ucap Luhan yang menaruh sekantong besar penuh dengan koin emas dari dimensinya.
"Tapi tuan." ucap sang kakek terputus karena seseorang memotongnya.
"Ambillah karena sekarang desa ini sudah menjadi tanggung jawab kekaisaran Long." ucap Mulan Sabil tersenyum simpul.
"Terimakasih kaisar long" ucap mereka serempak bersamaan dan tersenyum menangis haru atas kebaikan orang yang baru mereka kenal.
Para pemuda pun ditugaskan pergi ke pasar kekaisaran Bai untuk membeli kebutuhan pangan mereka dan nanti akan dibagikan kesetiap penduduk didesa giok hijau.
Byurrrt
Plak plak plak
Ikan cantik muncul dikolam mata air hijau yang ada ditengah tengah pemukiman penduduk.
"Wahhh cantikk"
"Sudah setahun lebih tak melihat ikan itu keluar"
"Iya,"
"Inilah yang kami tuju melihat ikan legenda " batin mereka bertiga dengan memandang kolam mata air hijau itu.
__ADS_1
Plukk
plukk