Penunggang Naga Terakhir

Penunggang Naga Terakhir
Belenggu


__ADS_3

"Zerrin, aku tahu kamu sangat ingin melihat klan kamu. Tapi, kamu harus berhati-hati di Lùchairt Dragon karena entah mengapa Raja Crùbagan Teine mundur? Padahal dialah yang mencetuskan ide itu," ujar Bana-phrionnsa Tara Dale.


Tara menyentuh sayap Zerrin membelainya dengan lembut, Tara tak ingin jika Zerrin salah paham dengan maksudnya. Tara sendiri penasaran dan ingin ikut dan langsung bertanya pada Raja Crùbagan Teine.


Namun, ia masih harus menjaga keselamatan Raja Edmur bersama prajurit yang lain sebelum mereka menyerang empire Gorian di bukit Torak. Tara harus menunggu datangnya semua klan untuk berkumpul di sana.


"Baiklah, Bana-phrionnsa Tara aku akan mengingatnya. Percayalah, aku tidak akan menyakiti klanku. Jika Raja Crùbagan Teine menolak kerjasama ini aku tidak akan memaksanya," balas Zerrin, ia tersenyum.


"Aku tidak akan mungkin tinggal diam. Aku akan mencoba bicara pada Raja Crùbagan Teine, aku sudah melihat kekacauan yang disebabkan oleh Calder Hall dan empire Gorian.


"Aku hanya ingin tahu apa maksudnya? Jika para klan Raksasa dan Naga bersatu dengan elf, manusia dan Goblin aku rasa kemenangan akan sangat mudah diraih," batin Zerrin, ia sangat yakin akan hal itu.


"Baiklah, jika demikian. Jadi, kalian akan pergi sekarang?" tanya Bana-phrionnsa Tara, ia masih membelai sisik Zerrin dan menatap ke arah Alaric yang menatap ke arah Tara.


"Berhati-hatilah, Alaric! Seringlah memberi kabar dengan telepati, agar aku tahu apa yang terjadi," bisik Tara.


"Kalian harus berhati-hati, Kawan!" ucap Altaf tersenyum, "padahal aku masih merindukan kalian!" ucapnya.


"Berhati-hatilah! Hanya dia yang bisa aku berikan pada kalian berdua," ujar Garay.


"Terima kasih semuanya!" balas Zerrin dan Alaric, ia tak menyangka semua orang begitu mendukung mereka.


"Iya, jangan khawatir! Berhati-hatilah di sini Bana-phrionnsa, aku berharap jika pasukan Gorian tidak datang menyerang, itu akan sangat mengerikan sekali. Aku tidak bisa berbuat apa pun lagi jika itu terjadi," ujar Alaric, ia sangat mengkhawatirkan Tara dan semua orang.


"Percayalah, kami tidak akan mendapatkan masalah apa pun Alaric, kalian yang harus berhati-hati! Musuh selalu saja mengintai kalian," ujar Tara.

__ADS_1


"Jangan khawatir! Kami akan baik-baik saja disi Tuan Alaric dan Nona Muda," ujar Raja Edmur, ia berharap kepergian Zerrin dan Alaric ke Lùchairt Dragon akan meluluhkan hati raja Crùbagan Teine.


"Baiklah, kami akan berhati-hati, jangan khawatir!" balas Alaric, "bukankah begitu Zerrin?" ujar Alaric mencari dukungan.


"Ya, Alaric benar. Kami akan berhati-hati!" balasnya, ia ingin membuat Bana-phrionnsa Tara Dale dan semua orang tidak terlalu mengkhawatirkan mereka berdua.


"Ada apa sebenarnya? Apa yang sedang disembunyikan oleh Raja Edmur mengenai Lùchairt Dragon dan Raja Crùbagan Teine?" batin Zerrin, ia semakin penasaran dengan semua itu.


"Baiklah! Aku percaya pada kalian berdua. Berhati-hatilah!" ujar Tara tersenyum manis.


Alaric dan Zerrin melesat tebang ke angkasa meninggalkan Jolla dan pergi ke Lùchairt Dragon, di bawah mereka Raja Edmur, Tara Dale, Garay, Altaf, dan semua orang melepas kepergian mereka berdua dengan melambaikan tangan.


"Apakah kamu tahu letaknya di mana Zerrin? Bodoh sekali! Kita tidak meminta peta pada Raja Edmur," ketus Alaric, ia bertengger di punggung Zerrin dengan sikap menyesal tidak memikirkan hal itu.


"Jangan khawatir Alaric! Aku adalah klan naga, kami para naga akan tahu jalan pulang karena darah selalu memanggil dan tidak pernah berbohong akan sebuah kebenaran," jawab Zerrin, ia merasa selalu ingin melihat Lùchairt Dragon yang indah seperti yang diberitakan dan dibacanya kala di Sgàil Shìthiche.


"Yang salah bukanlah klannya Alaric tapi orang-orang itu sendiri demi ambisi dan ketamakan sehingga memperbudak semua klan.


"Apakah kamu tidak melihat jika semua klan diperbudak oleh Calder Hall? Bukan hanya klan naga. Walaupun yang terlihat adalah naga yang mendominasi.


"Namun, bukankah klan manusia pun sama kacaunya dengan klan naga. Yang lebih beruntung adalah klan Elf dan Goblin yang pintar bersembunyi menggunakan sihir mereka yang hebat!" balas Zerrin, ia telah melihat kematian dari naga dan manusia itu sendiri.


"Ya, kamu benar! Semua klan benar-benar diperbudak oleh Calder tapi yang paling parah adalah naga dan manusia," papar Alaric, ia mengingat banyaknya manusia yang dijadikan santapan naga dan budak oleh Calder. 


Bahkan penunggang sendiri adalah manusia dan mereka dengan bodohnya bangga akan keadaan mereka seakan mereka adalah orang hebat. Padahal mereka tak lebih bagaikan budak bagi Calder Hall untuk mencapai kemenangan baginya.

__ADS_1


"Andaikan semua klan bersatu aku rasa Calder akan mudah dijatuhkan. Namun, selalu saja ada orang yang lebih mementingkan diri mereka sendiri," kata Alaric, ia tak mengerti akan hal itu.


"Nah, itu dia! Aku tak mengerti Mengapa Raja Crùbagan Teine begitu bodohnya tiba-tiba mundur di kala semua orang sudah bersiap-siap untuk bekerja sama. Apakah kamu tidak merasa aneh? Itu sangat mengerikan sekali!


"Aku ingin tahu apa latar belakang yang membuat Raja Crùbagan Teine mundur. Salahkah jika aku sebagai salah satu dari klan naga bertanya akan hal itu? Selain itu, aku ingin berkunjung ke kampung halamanku di mana para leluhurku dilahirkan dan dibesarkan di sana," jawab Zerrin.


Zerrin secepat kilat mengepakkan sayap untuk terbang rendah melewati pepohonan yang rindang, ia merasa lebih aman untuk melakukan perjalanan demikian.


Zerrin tidak ingin jika pasukan gorian akan menangkap mereka hal itu akan membuat segalanya semakin runyam dan berbahaya jika mereka sampai tertangkap.


"Zerrin, Apakah kau yakin jika kau tidak salah jalan?" tanya Alaric, ia melihat jika mereka sudah memasuki hutan yang sangat lebat dan gelap.


"Jangan khawatir, percayalah kepadaku Alaric! Bukankah belum pernah tersesat sama sekali?" tanya Zerrin tersenyum.


"Ya, kamu benar sih?" balasnya.


"Ngomong-ngomong kapan kamu akan menikahi Bana-phrionnsa Tara Dale?" ucap Zerrin, ia hanya ingin tahu.


"Apa?!" Alaric terperanjat, ia sama sekali belum memikirkan pernikahan.


"Kapan kamu akan menikahi Bana-phrionnsa Tara Dale? Apakah kamu berniat hanya sekedar bermain-main saja?" tanya Zerrin, ia sedikit tidak senang akan hal itu.


"Tidak! Aku bukanlah pria jahat dan sekejam itu pada Tara. Aku … masih ingin memberikan kehidupan yang layak dan tempat teraman buat anak cucuku kelak dari tangan-tangan kejam Calder Hall dan semua pasukan goriannya yang mengerikan, hanya itu," balas Alaric, ia tak ingin hidup di dalam kekacauan.


"Dan aku ingin semua klan bisa hidup berdampingan dan bisa menyuarakan isi hati mereka tanpa merasa takut dan terintimidasi," ucap Alaric.

__ADS_1


"Mulia sekali cita-citamu Alaric! Aku bangga padamu, aku yakin suatu saat kita akan terbebas dari belenggu Calder Hall yang mengerikan. Tapi, aku pernah mendengar jika Calder memiliki keabadian," ujar Zerrin, "ia juga memiliki seorang putri yang lolos dari tebal keabadiannya, ntah mengapa ia tak membunuh putrinya. Calder Hall hanya mbunih putranya," ujar Zerrin. 


__ADS_2