Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan

Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan
London Heathrow Airport (LHR).


__ADS_3

Akhir nya Robert pun menyetujui permohonan Ria, Robert pun mengurus segala berkas-berkas dan semua keperluan Ria untuk di luar Negri nanti, Robert memaksa Ria untuk membawa satu asisten rumah tangga, meskipun Ria menolak dengan keras namun Robert tetap saja memaksa nya, Ria hanya akan sendirian disana nanti, karna Edric tidak bisa ikut, Edric ingin ikut namun Ria bersi keras menolak, dan mengatakan dia tidak akan memaafkan Edric jika ikut pindah keluar dengan nya, ya karna Ria tahu Ayah Edric sangat membutuhkan bantuan Edric dalam mengurus pekerjaan nya, sebagai ganti nya Edric akan menemui Ria setiap hari minggu yaitu arti nya 1 minggu sekali.


James terus menelpon nomor handphone Ria, namun nomor yang di tuju selalu tidak aktif, ya James tadi pagi baru saja mendapat Sms dari putri nya itu.


{ Pa, Ria pamit ya pa, Ria akan ninggalin indonesia, jangan cari Ria, jika Ria sudah sukses nanti Ria akan kembali lagi untuk menemui papa, dan saat itu Ria akan mengatakan semua kebenaran nya pada papa, siapa sebenar nya Bella dan mama nya, ya mungkin papa nggak bisa percaya sama apa yang Ria kata kan saat ini, tapi suatu hari nanti Ria pasti akan membuat papa melihat semua kebenaran nya, pa untuk terakhir kali nya Ria ingin memeluk papa, mari bertemu pa di pantai tempat kita biasa pergi bersama mama dulu, Ria menunggu papa di pantai ini, penerbangan Ria jam 11.30 pa, jadi kalau sampai jam 10 pagi papa belum datang Ria akan ninggalin pantai ini, maaf kan anak mu ini pa, jika selama ini Ria tidak berbakti sama papa...


I miss you pa. }


Ya begitulah isi pesan yang di kirim Ria kepada papa nya, ya karna papa Ria masih marah sama Ria, dia memilih mengabaikan pesan itu,papa Ria bahkan mengira itu hanya ancaman Ria saja untuk menakuti diri nya, namun sekarang sudah jam 12.30 Ria tak menghubungi nya lagi setelah pesan itu, akhir nya papa Ria pun mencoba menelpon nomor handphone Ria, namun nomor yang di tuju tidak aktif, sudah puluhan kali James menelpon sang putri namun tidak mendapat kan jawaban, akhir nya james pun mengendarai mobil nya menuju pantai yang di kata kan oleh Ria, tapi dia tidak menemukan apa-apa, hanya ada satu pita rambut bewarna merah yang di letakan seseorang di atas pasir, ya james sangat kenal pita rambut itu, itu adalah pita rambut yang di hadiahkan nya kepada putri nya, saat putri nya berulang tahun di umur yang 5 tahun, apa kah putri nya benar-benar akan pergi.


James terus mencoba menghubungi Ria namun tetap nomor yang di tuju tidak aktif, James ingin mencari Ria di rumah teman-teman nya, namun James tidak mengenal satu pun teman putri nya itu, James hanya mengenal Edric, ya Edric meskipun James tidak suka dengan Edric namun dia tetap melaju kan mobil nya menuju rumah Edric, ya James bukan tidak suka Edric dari dulu , James sangat menyayangi Edric saat Edric kecil dulu, namun itu semua berubah setelah James menikah dengan mama nya Bella, ya semua kelakuan Ria yang kurang ajar itu semua adalah ajaran Edric begitu lah kata istri muda nya James.


Ting.. tong.. ting.. tong.. suara bel berbunyi , tak lama kemudian muncul lah seorang pemuda yang tampan dari senalik pintu, pemuda dengan pakaian kantor nya, ya karna Art Robert dan Edric di bawa Ria pergi untuk menemani Ria, jadi mereka hanya tinggal berdua saat ini, Robert dan Edric belum sempat mencari Art pengganti Bi Surti.



Edric Clarca.


"Selamat sore Om, mari masuk om.!" sapa Edric ramah kepada James.


"Tak perlu berpura-pura, cepat kata kan , dimana kamu menyembunyi kan Ria.!" ucap James dengan suara nada tinggi.

__ADS_1


"Ria sudah pergi Om.!" jawab Edric singkat,dulu dia sangat menghormati orang yang ada di depan nya ini, namun seiring berjalan nya waktu ,setelah dia melihat bagaimana James mengabaikan dan tidak mau mendengar kan setiap perkataan putri nya, perlahan rasa hormat itu entah pergi kemana.


"Kemana dia pergi nya.?" tanya James dengan nada suara yang sedang marah.


"Maaf Om, tapi saya tak bisa untuk mengata kan kemana Ria pergi.!" jawab Edric


"Lancang, cepat kata kan.!" ucap James.


"Maaf Om, saya tidak bisa, karna ini adalah permintaan Ria .!" ucap Edric.


Bughh... suara pukulan . ya wajah tampan Edric di tonjok oleh James, namun Edric tak melawan, dia hanya memegangi wajah nya yang terasa sakit.


"Cepat kata kan, kemana Ria pergi .!" ucap James yang sudah tak bisa menahan marah nya.


"Kau , jika kau ingin mengata kan nya biar aku yang mencari nya sendiri.!" ucap James


James pun menyerah lalu meninggal kan rumah Edric.


sementara di tempat lain.


Seorang gadis cantik dan wanita paruh baya baru saja tiba di subuah bandara yaitu . London Heathrow Airport (LHR).

__ADS_1



*Seperti yang kita ketahui London Heathrow Airport (LHR) adalah salah satu bandara yang ada di London .


London adalah tempat yang paling ingin di kunjungi oleh Ria sejak dia kecil, dan Ria juga sudah mulai menabung mulai dari berumur 7 tahun, dengan tujuan agar bisa pergi ke negara impian nya, namun miris meskipun impian nya tercapai, penyebab kepergian nya sangat menyakit kan.


Ria dan bi Surti pun segera menuju sebuah Apertemen yang telah di pesan oleh Robert untuk Ria tinggali selama 1 tahun, Ria sangat tidak enak hati dengan Robert, sebab menyewa sebuah Apertemen selama 1 tahun pasti membutuh kan biaya yang sangat banyak, Ria berjanji jika ia sukses kelak, Ia pasti akan membalas semua kebaikan Robert dan Edric.


Sudah 3 minggu Ria berada di london bersama bi Asih , dan hari ini adalah hari kedatangan Edric untuk menemui nya, hari ini Edric bersama Robert akan bertamu ke tempat Ria, kebetulan mereka ada cuti selama 3 hari, jadi mereka ingin menghabis kan cuti mereka untuk liburan di London.


Edric dan Ayah nya telah sampai di Apertemen Ria.


Ria menyambut mereka berdua dengan bahagia, ya perlahan Ria bisa melupakan rasa sakit yang menimpa nya.


Namun tidak dengan dendam nya.


"Ambil piring gih, nie lihat gue bawa apaan buat loe.!" ucap Edric sambil mengangkat kantong plastik yang di bawa nya.


Ria pun langsung mengambil piring.


"Apaan Dric.?" tanya Ria antusias.

__ADS_1


"Nih, makanan favorit loe.!" ucap Edric yang langsung menyodorkan martabak telur ke dekat wajah Ria, dan dengan spontan Ria berlari ke kamar kecil karna merasa mau mual.


__ADS_2