Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan

Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan
Anak yang beruntung


__ADS_3

"Briana .!" sebuah suara pria memanggil nama Briana dengan tegas, dan tentu Ria dan Briana menoleh ke arah suara itu, ternyata itu adalah Ray.


"Nah akhir nya kau sampai juga, aku harus kembali sekarang, jadi silakan kau temani Ria dan Cent bermain sebentar, ingat jangan menyusah kan mereka ya.!'' ucap Briana kepad Ray, lalu tanpa permisi Briana langsung pergi begitu saja, Ray tentu saja sudah biasa dengan sikap Briana yang seperti itu, tapi tidak dengan Ria, ya dia mengira Briana pasti punya urusan yang sangat mendesak sehingga dia pergi tanpa berpamitan.


Beberapa saat kemudian.


"Dok, kau bilang hasil tes nya sudah keluar kan, bagaimana hasil nya.!''ucap Briana yang menanya kan hasil dari tes dna mengguna kan rambut Ray dan Cent.


Dan saat membuka selembar kertas yang di berikan dokter pada nya, Briana tak begitu terkejut, karna hasil nya, sesuai dengan yang di harap kan nya.

__ADS_1


pov.Briana


Ya, seperti yang kalian tahu, aku mempunyai seorang teman yang bernama Ria, ya dia mempunyai seorang anak berusia sekitar 2 tahun saat itu, dan saat ini anak itu sudah berusia 4 tahun, pertama kali melihat anak itu, aku merasa tidak asing dengan wajah nya, dan pada suatu saat, saat aku mengajak Ria dan anak nya, untuk makan bersama kakak laki-laki ku yang merupakan seorang **Jones** (Jomblo ngenes) .


Aku langsung menyadari bahwa wajah anak Ria teman ku itu, sangat mirip dengan kakak lelaki ku yang seorang Jones, tapi ya kemungkinan dia adalah anak kakak ku itu sangat mustahil sih, secara umur mereka terpau jauh, bahkan Ria lebih muda dari diri ku adik bungsu nya, tapi semangkin aku menyangkal kesamaan mereka semangkin terlihat, mulai dari makanan-makanan yang tak di sukai kakak ku, juga merupa kan makanan yang tak di sukai oleh anak teman ku.


Ya, aku sudah cukup penasaran, akhir nya dengan lancang aku mengambil rambut Cent saat menyisiri nya, dan rambut kakak ku, saat aku berpura-pura mengusili nya, dan ternyata anak Ria benar-benar adalah anak dari kakak ku, bagaimana ini, aku senang, sekaligus khawatir, ya karna keluarga kami mempunyai cukup banyak musuh, terutama banyak yang ingin menjatuh kan kakak ku si Ray, ya banyak kerabat jauh kami yang mengingin kan posisi nya, aku takut Ria dan anak nya akan berada dalam bahaya jika kebenaran ini terungkap, tapi di banding itu aku takut, kakak ku yang ga peka itu kehilangan Ria, karna Ria mempunyai seorang sahabat bernama Edric, ya Ria menganggap nya sahabat, tapi aku tahu betul tatapan nya untuk Ria bukanlah tatapan seorang sahabat, seperti nya aku harus menjadi penengah untuk mereka, harus membuat Ray dan Ria lebih dekat, dan sebisa mungkin menjauh kan Edric, contoh nya hari ini , aku mengatur nya agar Ray menemani Cent dan Ria bermain di pasar malam dan taman kanak-kanak, Hei Ray, kau harus membayar untuk hari ini, aku merela kan waktu ku bersama si imut Cent hanya untuk dirimu.


"Mom , Dad , Cent mau itu.!" ucap Cent menunjuk permen kapas.

__ADS_1


Banyak mata yang memandang kagum ke arah Ray, Ria dan Cent, dan banyak juga yang menatap Ria dengan penuh rasa iri.


Ray yang menggendong Cent pun menuju ke arah tempat dimana perment kapas di jual.


Mereka benar-benar seperti layak nya seorang keluarga yang sangat harmonis.


Ya, orang-orang yang melihat nya pasti berfikir Cent adalah seorang anak yang beruntung, ya dia sangat beruntung karna memiliki kedua ortu yang terlihat sangat menyayangi nya, tanpa mereka ketahui bahwa selama ini Cent hidup tanpa sosok seorang Ayah.


Pov. Ray.

__ADS_1


Aku menemani anak ku dan ya calon istri ku di masa depan mungkin, ya ini semua karna adik ku yang manja itu, tapi seperti nya aku harus berterima kasih, ini adalah moment yang sangat beharga untuk ku, aku benar-benar berdosa, selama beberapa tahun ini aku tak mengetahui bahwa aku mempunyai putra yang tentu saja sangat tampan, aku benar-benar berdosa, aku membiar kan darah daging ku tumbuh tanpa sosok seorang Ayah, aku memperkerja kan orang lain di kantor ku, ada seorang Ayah yang bekerja untuk anak istri nya, aku pasti memberi bonus nya lebih dari pada raja lajang, ya aku memberi nya bonus lebih, hanya karna agar dia bisa lebih mencukupi kebutuhan anak istri nya, tapi ternyata anak ku sendiri baru saja berumur 2 tahun, dia harus ikut bekerja dengan ibu nya untuk bertahan hidup, seperti nya aku benar-benar seorang ayah yang buruk, aku ingin memberi kan keluarga yang baik, orang tua yang utuh untuk anak ku, tapi sebelum itu, aku harus membersih kan para penjilat, yang mengatas nama kan senjata jauh dan kerabat jauh, aku yakin mereka pasti tak akan membiar kan aku mempunyai seorang pewaris kelak.


__ADS_2