
"Lihat, masih ada om, om bakal menyayangi Ria sebagai putri om sendiri, percaya lah perlahan papa Ria pasti akan sadar.!" ucap Robert mencoba untuk menguat kan Ria.
"Om, lihat Ria om, Ria ga nangis,Ria kuat, dan mulai hari ini Ria akan membalas perbuatan mereka kepada Ria , terlepas apa pun yang di lakukan papa sama Ria, Ria ga akang ngebalas papa, karna bagaimana pun kami pernah hidup bahagia bersama, Ria hanya akan membalas perbuatan Bella sama ibu nya.!" ucap Ria yang memancar kan aura kemarahan dari mata nya.
"Ria.!" panggil Edric khawatir.
"Gapapa Dric, gue rasa sudah cukup selama ini Gue diam, Gue akan nunjukin ke mereka siapa gue sebenar nya.!" ucap Ria percaya diri.
__ADS_1
"Akhir nya loe kembali , gue senang banget ngeliat loe bisa bertindak seperti dulu lagi Ria.!" ucap Edric yang langsung memeluk Ria, ya Ria sudah terbiasa dengan perlakuan Edric yang seperti ini, karna mereka tumbuh besar bersama jadi sudah terasa seperti saudara sendiri.
"Jadi loe besok udah mau masuk kuliah lagi kan .?" tanya Edric kepada Ria.
"No Dric, gue kaya nya akan pindah ke luar negri untuk sementara, kelak jika gue uda sukses gue baru akan kembali lagi ke indonesia.!" ucap Ria dengan penuh keyakinan.
"Ya om Ria sangat yakin, dan Ria mau minta bantuan om bisa nggak, Ria selama ini ada tabungan, dan Ria mau lanjut belajar di luar negri,Ria rasa tabungan Ria selama ini udah cukup, dan Ria mau minta tolong sama om buat ngerahasiain kepergian Ria dari papa, Ria mau mengejar cita-cita Ria dulu, setelah Ria sukses nanti Ria akan kembali ke papa dan menghancur kan Bella dan mama nya.!" ucap Ria penuh keyakinan .
__ADS_1
Akhir nya Robert pun menyetujui permohonan Ria, Robert pun mengurus segala berkas-berkas dan semua keperluan Ria untuk di luar Negri nanti, Robert memaksa Ria untuk membawa satu asisten rumah tangga, meskipun Ria menolak dengan keras namun Robert tetap saja memaksa nya, Ria hanya akan sendirian disana nanti, karna Edric tidak bisa ikut, Edric ingin ikut namun Ria bersi keras menolak, dan mengatakan dia tidak akan memaafkan Edric jika ikut pindah keluar dengan nya, ya karna Ria tahu Ayah Edric sangat membutuhkan bantuan Edric dalam mengurus pekerjaan nya, sebagai ganti nya Edric akan menemui Ria setiap hari minggu yaitu arti nya 1 minggu sekali.
James terus menelpon nomor handphone Ria, namun nomor yang di tuju selalu tidak aktif, ya James tadi pagi baru saja mendapat Sms dari putri nya itu.
{ Pa, Ria pamit ya pa, Ria akan ninggalin indonesia, jangan cari Ria, jika Ria sudah sukses nanti Ria akan kembali lagi untuk menemui papa, dan saat itu Ria akan mengatakan semua kebenaran nya pada papa, siapa sebenar nya Bella dan mama nya, ya mungkin papa nggak bisa percaya sama apa yang Ria kata kan saat ini, tapi suatu hari nanti Ria pasti akan membuat papa melihat semua kebenaran nya, pa untuk terakhir kali nya Ria ingin memeluk papa, mari bertemu pa di pantai tempat kita biasa pergi bersama mama dulu, Ria menunggu papa di pantai ini, penerbangan Ria jam 11.30 pa, jadi kalau sampai jam 10 pagi papa belum datang Ria akan ninggalin pantai ini, maaf kan anak mu ini pa, jika selama ini Ria tidak berbakti sama papa...
I miss you pa. }
__ADS_1
Ya begitulah isi pesan yang di kirim Ria kepada papa nya, ya karna papa Ria masih marah sama Ria, dia memilih mengabaikan pesan itu,papa Ria bahkan mengira itu hanya ancaman Ria saja untuk menakuti diri nya, namun sekarang sudah jam 12.30 Ria tak menghubungi nya lagi setelah pesan itu, akhir nya papa Ria pun mencoba menelpon nomor handphone Ria, namun nomor yang di tuju tidak aktif, sudah puluhan kali James menelpon sang putri namun tidak mendapat kan jawaban, akhir nya james pun mengendarai mobil nya menuju pantai yang di kata kan oleh Ria, tapi dia tidak menemukan apa-apa, hanya ada satu pita rambut bewarna merah yang di letakan seseorang di atas pasir, ya james sangat kenal pita rambut itu, itu adalah pita rambut yang di hadiahkan nya kepada putri nya, saat putri nya berulang tahun di umur yang 5 tahun, apa kah putri nya benar-benar akan pergi.