
Tringg... sebuah pesan masuk di hp Ray, ya itu adalah pesan dari anak buah nya , yang di minta Ray untuk mengawasi Ria.
"Nana.?'' ucap Ray saat melihat bahwa di dalam foto yang di kirim bawahan nya melalui whatsap terdapat foto Briana bersama dengan Ria memasuki Rumah Sakit Jiwa tempat di mana mantan ibu tiri Ria dan juga saudari tiri nya berada.
"Cari tahu, belakangan ini dengan siapa saja Briana ber komunikasi.!'' ucap Ray kepada anak buah nya.
"Huh, Nana ku harap kau tak mengajari Ria hal-hal yang aneh.!'' ucap Ray, ya dia sangat mengenal adik prempuan nya itu, adik prempuan nya adalah tipe seorang wanita yang tak tahu takut, dia bahkan berani melanggar peraturan dan tak segan-segan berbuat kejam, hanya untuk membalas orang-orang yang menyakiti nya, dan Ray takut jika Briana akan menjadi kan Ria seperti diri nya.
__ADS_1
Padahal tanpa Ray ketahui, saat Ria memutus kan untuk balas dendam, Ria sudah memutus kan untuk berhenti merasa kasihan dan peduli pada orang lain yang telah menyakiti nya, apalagi orang seperti mantan ibu tiri nya dan juga saudari tiri nya, mereka berdua adalah orang-orang yang sudah menghancur kan kehidupan Ria , kehidupan yang dulu nya baik_baik saja, mereka bahkan menyakiti Ayah Ria, tentu Ria tak akan bisa memaaf kan mereka begitu saja.
''K_kau kenapa kau disini, pergi.. pergi..pergi..!'' ucap mantan ibu tiri Ria saat tersadar dan melihat Ria ada di sana, tidak,sebenar nya bukan Ria yang di lihat oleh mata nya, namun Ria terlihat seperti mendiang ibu nya Ria,ya mantan ibu tiri Ria sangat ketakutan dan bahkan histeris, namun Ria yang melihat mantan ibu tiri nya ketakutan karna kehadiran nya, tentu saja Ria berjalan semangkin mendekat, hingga pada akhir nya mantan ibu tiri nya itu pingsan dengan sendiri nya, karna terlalu merasa ketakutan.
"Apa kita jemput Cent dulu, terus kita bawa dia jalan-jalan ke taman kanak-kanak,dan juga pasar malam ya, aku sudah lama banget ingin ke pasar malam.!'' ucap Briana dengan tatapan penuh harapan.
"Baiklah,mari kita ke taman kanak-kanak , dan juga ke pasar malam .!'' ucap Ria sambil tersenyum.
__ADS_1
Namun meskipun Ria terlihat baik-baik saja , Briana yakin Ria tidak lah baik-baik saja atas apa yang menimpa nya ,selama ini, Briana ingin membuat Ria senang dan sejenak melupa kan semua masalah hidup nya, dan yang terpikir oleh Briana adalah Cent, ya Cent si mungil kecil yang imut dan juga sangat menggemas kan itu, pasti bisa di jadi kan alasan untuk membujuk ibu nya .
"Mommy.!'' ucap Cent sambil berlari ke arah Ria saat dia melihat mommy nya telah tiba.
"Uh, anak mommy sayang, apa Cent kangen sama mommy.!'' ucap Ria kepada anak nya, ya pertanyaan itu adalah sesuatu yang selalu di kata kan Ria saat dia pulang dari kerja ,karna seharian tak bertemu Ria yakin pasti anak nya itu merindu kan nya.
''Apa Cent ga kangen sama Aunty.?'' ucap Briana.
__ADS_1
"Tangen.!'' ucap Cent dengan imut nya.
tringg. sebuah pesan Whatsap masuk di handphone Ray.