Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan

Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan
Kekhawatiran Ray.


__ADS_3

"Pa, papa kenapa jadi begini, maaf kan Ria pa, maaf kan segala kesalahan Ria, Ria mohon, papa cepat sadar, buka lah mata papa, dan lihat ini, ini adalah cucu laki-laki papa, dia putra Ria pa.!''ucap Ria sambil menetes kan air mata nya, ya saat ini Ria sedang berada di salah satu kamar yang ada di sebuah rumah sakit, saat ini Ria sedang terduduk lemah di kursi , di samping papa nya, papa Ria masih dalam keadaan koma, sungguh sangat sakit hati Ria saat ini , setelah mama nya pergi , dia tak ingin kehilangan papa nya secepat ini.


Dan seolah-olah dapat mendengar perkataan Ria, air mata papa Ria pun mengalir.


Hingga beberapa saat kemudian , Ria sudah di minta untuk keluar oleh salah satu perawat, ya karna jam berkunjung telah habis, Ria pun meminta 2 orang body guard untuk berjaga di depan pintu kamar tempat papa Ria berada, ya karna saat Ria sampai di rumah sakit, tak ada seorang pun yang menemani papa nya, dan tentu saja Ria sangat marah saat mengetahui itu.


Sementara di tempat lain.


"Ray.!" ucap Pras yang memanggil Ray yang sedang melamun, Pras tak tahu apa yang membuat Ray banyak diam setelah kepergian Ria kemarin, Ray bahkan tak kembali ke rumah nya, Ray menghabis kan malam di kantor nya, dengan tumpukan berkas yang ada di atas meja nya, tentu saja Pras tahu bahwa pasti terjadi sesuatu di antara Ray dan Ria, karna Ray hanya akan menginap di kantor nya, jika Ray ada masalah.


"Eh Pras , loe udah kembali, gimana apa kah hasil nya keluar hari ini.?" ucap Ray yang menanyakan hasil tes DNA . ya seharus nya kemarin Jam 10 pagi hasil tes DNA Ray dan Cent udah keluar, namun pada pukul 9 pagi pihak rumah sakit menelpon Pras, dan mengata kan hasil tes nya baru akan keluar hari ini.


"Ni, akhir nya hasil nya udah keluar, dan ini di tangan gue hasil nya.!" Ucap Pras, dan Ray pun langsung merampas amplop yang di tangan Pras, ya tentu saja amplop itu berisikan tentang tes DNA Ray, dan Cent.

__ADS_1


Ray pun langsung membaca selembar kertas yang di bawakan oleh Pras dari rumah sakit , dan...


Deg.. Ray sangat terkejut dengan isi nya, hasil tes DNA mengatakan bahwa Ray dan Cent adalah Anak dan Ayah kandung, saking terkejut nya Ray pun terdiam membeku seperti patung, hingga saat kertas yang di tangan nya jatuh kelantai, Ray pun tak menyadari nya, dan Pras yang penasaran pun mengambil kertas itu, Pras pun tak kalah terkejut nya dengan Ray, walaupun saat melihat Cent yang sangat mirip dengan Ray, dan Pras selalu menyimpulkan bahwa Cent adalah anak Ray, namun dia tetap terkejut saat mengetahui bahwa Cent benar-benar anak kandung Ray, Ray sahabat nya yang tak pernah dekat dengan wanita, setelah berpisah dengan Clara, kini Ray mempunyai anak di luar nikah dengan wanita lain, benar-benar mengejut kan.


"Jadi Loe_ ''ucap Pras yang terhenti karna lebih dulu di potong oleh kata-kata Ray.


"Bro, gue nitip kantor bentar ya, nanti siapa aja yang mau bertemu bilang gue ga ada .!" ucap Pras yang langsung mengambil kunci mobil nya, dan berjalan keluar.


"Nah itu tu, nama nya sahabat, gue dari Indonesia-London ngikutin Loe, giliran ada mau nya aja baru manggil gue Bra, Bro segala macem." ucap Pras yang protes, namun Ray tak memperdulikan protesan Pras.


Ray mengendarai mobil nya dengan cepat, sambil membawa sebuah amplop , ya tentu saja, itu adalah amplop yang berisi kan tentang kenyataan, hasil dari tes DNA Ray dan Cent.


Setelah beberapa lama mengendarai mobil nya, akhir nya Ray pun sampai di depan rumah Ria.

__ADS_1


Ray pun berjalan dengan cepat, sampai saat Ray telah sampai di depan rumah Ria, Ray sudah mengumpul kan banyak sekali ke beranian ,hingga akhir nya dia menekan Bell rumah Ria, namun sudah ada sikitar 3 0 kali Ray membunyi kan bell , namun Ria tak juga membuka kan pintu, Ray yang sangat khawatir pun langsung meletak kan jari nya untuk membuka pintu Rumah Ria, ya Ray bisa membuka pintu Rumah Ria menggunakan sidik jari nya, Rumah Ria hanya bisa di buka menggunakan sidik jari Ria, Ray, dan Edrick, awal nya Ria ragu untuk memasukan sidik jari Ray , namun Ria berfikir, jika seandai nya sesuatu terjadi yang mengharus kan Cent pulang kerumah nya bagaimana, maka dari itu Ria juga memasukan sidik jari Ray, agar jika Cent minta pulang, Ray dan Cent bisa langsung masuk kerumah, tanpa harus menunggu Ria untuk membuka pintu rumah bya.


Saat pintu terbuka, Ray menarik napas dalam-dalam, dia akan menerima kemarahan Ria, namun kali ini Ray tak ingin kehilangan Ria lagi.


Ray masuk ke dalam rumah Ria, tak ada yang aneh dengan rumah Ria, hanya saja Ria dan Cent tak ada di dalam, Ray pun memutus kan untuk menunggu Ria pulang, ya Ray berfikir bahwa saat ini Ria sedang bekerja, Ray tahu ini lancang, dia menunggu di rumah seseorang, sedangkan tuan rumah nya,sedang tak ada di dalam rumah tersebut.


Tanpa sadar saat menunggu Ria dan Cent, Ray tertidur di rumah Ria, hingga pukul jam 00.00 , tak ada tanda-tanda bahwa Ria pulang, Ray yang merasa khawatir pun langsung menghubungi nomor telepon Ria, namun ternyata hal itu hanya membuat Ray semangkin khawatir, ya Ria tak bisa di hubungi, Ray memberanikan diri masuk ke kamar Ria dan Cent, dan Deg.. Ray sangat terkejut, lemari pakaian Ria dan Cent kosong.


Apa ini, apa mungkin Ria dan Cent pergi, sejak kapan mereka pergi, apa jangan-jangan Ria pergi karna kesalahan Ray hari itu, Ray benar-benar menyesali kebodohan nya yang tak langsung mengejar Ria pada saat itu.


Ray *pun memutuskan untuk meninggalkan rumah Ria, dan kembali ke kerumah nya, sesampai nya di rumah nya Ray langsung menelpon Pras, Ray meminta Pras untuk mengawasi tempat nya Ria bekerja, ya Ray masih mengira bahwa mungkin saja Ria masih tetap bekerja, dan mungkin saja Ria hanya pindah rumah untuk menghindari nya, tanpa Ray sadari bahwa sebenar nya Ria telah kembali ke indonesia.


m

__ADS_1


n*


__ADS_2