Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan

Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan
Perasaan Edric


__ADS_3

"Apa yang ingin kau perlihat kan padaku, jika ini bukan sesuatu yang penting, aku akan memberimu pelajaran.!" ucap Edric kepada Briana, ya Beberapa saat yang lalu , Briana mengirim pesan kepada Edric, pesan yang meminta Edric untuk segera datang ke Apartemen nya karna ada sesuatu yang menurut Briana penting ,yang harus Edric lihat , saat Edric bertanya hal penting apa itu, Briana hanya membaca pesan nya tanpa membalas nya.


"Coba kau lihat ke arah taman sana.!"ucao Briana yang menunjuk taman yang dapat di lihat dari jendela kaca yang ada di apartemen nya, dan tentu saja Edric yang penasaran langsung melihat ke arah yang di tunjukan oleh Briana.


"I_itu__ ucap.Edric yang sedikit terkejut saat menyaksikan apa yang baru saja di lihat nya.

__ADS_1



"Ya,seperti yang kau fikir kan, itu adalah kakak laki-laki ku Ray dan calon ipar ku Ria, mereka sedang bersama putra kecil mereka yaitu si pintar Cent yang merupakan keponakan ku, jadi ku harap kau bisa merelakan Ria untuk bersama kakak ku, biar kan lah Cent memiliki keluarga yang lengkap, aku tahu kau sebenar nya mencintai Ria, namun kau enggan mengata kan nya, karna kau takut merusak persahabatan kalian bukan,sekarang aku ingin bertanya, apa kah kau bisa merela kan sahabat mu Ria yang juga merupakan wanita yang engkau cintai , apa kau bisa merelakan nya untuk pria lain."" ucap Briana kepada Edric dan tentu Edric emosi mendengar ucapan Briana namun dia tetap berusaha tenang.


"Bukan kah tidak adil, kau menyuruh ku untuk menyerah, bahkan sebelum aku menyatakan perasaan ku kepada Ria, aku bahkan tidak mendengar penolakan dari Ria secara langsung, lalu bagaimana dirimu bisa dengan mudah nya meminta ku untuk segera menyerah tentang Ria dan Cent apalagi meminta ku untuk merelakan mereka kepada kakak mu.!"ucap Edric yang merasa tak terima dengan apa yang di kata kan oleh Briana.

__ADS_1


"Tentu saja, apapun itu, asal Ria dan Cent dapat bahagia, tentu saja aku akan mendukung semua keputusan nya.!" ucap Edric dengan penuh harapan.


Beberapa hari kemudian, hubungan Ria dan Ray menjadi semangkin dekat, namun Ria juga merasa bahwa belakangan ini sifat Edric berbeda dengan biasa nya.


"Maaf, kamu udah lama nunggu Dric.?" ucap Ria yang bertanya kepada Edric yang sedang duduk di meja makan tepi jendela di sebuah Restoran

__ADS_1


"Gapapa kok Ria, aku juga baru aja sampai kok, maaf ya udah ngelarang kamu bawa Cent tadi, soal nya malam ini ada hal yang ingin ku kata kan dan ingin ku perjelas, namun sebelum itu, ayo duduk dan minum dulu , aku sudah pesankan minum untukmu.!" ucap Edric kepada Ria.


Entah kenapa ada perasaan tidak enak di dada Ria saat melihat Edric membawa setangkai mawar merah di tangan, Ria takut hal yang ingin di hindari nya, malam ini akan benar-benar Edric lakukan, Ria tak ingin hubungan mereka lebih dari persahabatan namun jika menolak Ria tak akan tega melihat hati Edric terluka dan kecewa.


__ADS_2