Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan

Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan
sarapan bertiga.


__ADS_3

Ray, dan Cent pun menuju kantor Ray, sedang kan Ria, dia membawa mobil sendiri untuk menuju tempat nya bekerja.


Hari ini pun Ria tetap bekerja seperti hari-hari biasa nya, hanya saja yang berbeda, hari ini dia tidak membawa Cent bersama nya.


Dari tadi , rekan kerja nya banyak yang menanya kan keberadaaan Cent kepada Ria , ya tentu saja karna Cent adalah anak yang pintar dan lucu, jadi rekan-rekan kerja Ria banyak yang menyukai nya .


Sementara di lain tempat.


"Uncle, ata Cent boleh tidur di sini.?" tanya seorang anak kecil kepada Ray , ya tentu saja anak kecil itu adalah Cent, Cent saat ini sedang bermain-main sendiri di dalam ruangan Ray, berbeda dengan yang Ray kata kan kepada Ria, ternyata Ray tidak minitip kan Cent kepada Babysister, namun Cent sendiri lah yang menjaga Cent.


"Kau boleh tidur di dalam kamar sana, nanti jika uncle sudah selesai uncle akan menemani mu tidur di dalam sana, oh iya pintu nya jangan di tutup, biar uncle bisa melihat mu dari sini.!" ucap ray kepada Cent.


"Baik uncle, telima kasih uncle.!" ucap Cent kepada Ray, dan Cent pun berjalan menuju kamar yang di kata kan oleh Ray.


*Beberapa saat kemudian ,Ray pun sudah selesai dengan segala tugas nya, Ray berdiri dari duduk nya, Ray berjalan maju menuju kamar istrahat nya, dan di lihat nya ada seorang anak laki-laki yang sedang tertidur dengan nyenyak nya, ya anak laki-laki itu adalah Vincent, Ray pun berjalan mendekati Vincent, dan mau di lihat bagaimana pun Vincent sangat lah mirip dengan nya saat dia kecil, Ray pun berbaring sambil memandangi wajah imut Vincent, tanpa sadar Ray pun ikut tertidur di samping Vincent.

__ADS_1


Tanpa Ray sadari di depan pintu ruangan nya sudah ada kurang lebih sekitar 20 menit seseorang terus memanggil nya, dan karna terlalu lama menunggu Pras pun langsung masuk ke dalam ruangan Ray, ya kata kan lah Pras lancang karna sebagai bawahan dia sudah berani masuk ke dalam ruangan bos nya tanpa di suruh, Pras mengedar kan pandangan nya ke tempat di mana biasa nya Ray berada, ya tempat yang di pandangi oleh Pras adalah meja tempat biasa nya Ray bekerja, namun sungguh di luar dugaan , Ray tidak ada di meja kerja nya, bahkan banyak dokumen yang belum di selesai kan nya, Ray hanya menyelesaikan yang penting-penting saja, Pras melihat pintu kamar tempat Ray biasa nya beristrahat terbuka, Pras pun menuju kamar itu.


"Sungguh di luar dugaan, ternyata tuan muda Gilbert Ray Erlangga, juga bisa merasa kan lelah untuk bekerja, bahkan dia terti_!'' ucap Pras yang terhenti saat melihat bahwa Ray tidak tidur sendirian, di samping Ray ada seorang anak kecil yang sangat mirip dengan Ray, mungkin kah teman nya itu telah memiliki istri dan mempunyai seorang anak, tapi rasa nya mustahil jika Ray menikah tanpa memberi tahu Pras, meskipun dia menikah diam-diam, tapi setidak nya tidak mungkin Ray menyembunyi kan pernikahan nya dari Pras, atau jangan-jangan itu adalah anak Ray di luar nikah, ah tapi itu lebih tidak mungkin lagi, Pras yang terus penasaran akhir nya pun membangun kan Ray, dan dia ingin bertanya apa yang telah di rahasia kan Ray dari nya.


"Woi Ray bangun loe.!" ucap Pras dengan memperlaku kan Ray sebagai teman nya dan bukan bos nya.


"ukhh, ngapa loe, ga bisa banget liat gue istrahat.!" ucap Ray yang telah bangkit dari posisi tidur nya.


"Ya harus nya loe bersyukur gue ga teriak di telinga loe, dan itu, kapan loe nikah, kenapa gue ga tau.?" ucap Pras sambil melirik ke arah Vincent dan juga Ray.


"What, anak nya teman Briana, apa maksud nya itu anak loe sama teman nya Briana, terus kalian belum nikah tapi udah punya anak, oh No , gue ga nyangka ternyata loe lelaki yang seperti itu.!''ucap Pras yang kelihatan sangat terkejut.


"Pras, sudahi imajinasi mu, dia hanya anak nya teman Briana bukan anak gue, dan lagi jika gue mempunyai anak, gue pasti sudah menikah lebih dahulu, baru deh gue punya anak.!" ucap Ray kepada Pras.


"Apa benar dia bukan anak Loe, tapi kenapa kalian berdua sangat mirip, dia itu benar-benar kaya loe versi bocil , dan lagi kenapa loe bisa sedekat itu jika dia hanya anak nya teman Briana, apa lagi loe sampai tidur berdua dengan nya di kamar loe, dan loe ninggalin pekerjaan loe yang menumpuk, gue yakin loe pasti punya hubungan sama anak itu.!" ucap Pras kepada Ray.

__ADS_1


"Stoppp Pras, loe terlalu berlebihan, dia hanya anak nya teman Briana, dia ada disini karna ibu nya sedang bekerja bersama Briana , jadi dia di titipin sama gue sementara ibu nya bekerja, karna dirumah nya ga ada yang jaga .!" ucap Ray kepada Pras.


*Sesungguh nya Ray pun merasa ada yang aneh dalam diri nya, entah kenapa dia terasa sangat menyayangi dan melindungi Vincent, ada perasaan yang tak bisa di arti kan oleh Ray, saat dia melihat mahluk kecil itu.


"Ray, apa loe yakin dia bukan anak loe, dia benar-benar mirip dengan loe.!" ucap Pras kepada Ray.


Ray pun terdiam sejenak saat mendengar ucapan Pras, ya apa yang di kata kan Pras memang benar, siapa pun pasti akan mengira bahwa Vincent adalah anak Ray, karna mereka sangat mirip.


"Pras, gue ga pernah tidur sama wanita, lalu bagaimana seseorang bisa melahir kan anak gue, satu-satu nya wanita yang pernah tidur sama gue adalah wanita 3 tahun yang lalu, yang bahkan langsung menghilang begitu saja.!" ucap Ray kepada Pras.


"Berapa usia anak itu Ray.?" ucap Pras.


"Mungkin sekitar 2 tahunan atau lebih , emang nya kenapa.?" ucap Ray kepada Pras.


"Ray, apa loe tidak berfikir , bahwa bisa saja dia adalah anak dari wanita yang 3 tahun lalu tidur bersama mu.!" Ucap Pras kepada Ray, dan Deg ucapan Pras membuat Ray sadar akan satu hal, ya satu hal, yaitu tentang Eilaria, Eilaria wanita itu berdasar kan penyelidi kan yang Ray dapat, kemungkinan besar wanita 3 tahun yang lalu adalah Eilaria, dan lagi Vincent sangat mirip dengan nya, bisa saja Vincent benar-benar anak nya.

__ADS_1


"Pras , gue minta loe ngelakuin sesuatu.!" ucap Ray kepada pras**


__ADS_2