
Sementara itu, saat Ria dan Cent berada di kediaman keluarga Erlangga ,adik laki-laki Ria dari mantan ibu tiri nya yaitu Gabriel Hiegat Wijaya saat ini sedang berada di rumah sakit jiwa untuk menemui Kakak dan juga ibu nya ,Gabriel Hiegat Wijaya ke rumah sakit jiwa sendirian ,dan tentu saja baik tidak mengetahui akan hal itu ,ya Meskipun usia Gabriel 6 tahun 6 bulan ,namun dia cukup pandai untuk bepergian ke sana kemari ,Gabriel terbiasa melakukan apa-apa sendirian ,tentu saja satu kali dia datang bersama Ria ke rumah sakit jiwa, untuk yang kedua kali nya Dia tidak memerlu kan Ria untuk menemani nya datang ke rumah sakit jiwa kembali ,entah apa yang akan di laku kan oleh Gabriel dengan menemui Kakak dan juga ibu nya yang sedang berada di rumah sakit jiwa ,beberapa saat kemudian setelah kurang lebih satu jam Gabriel memasuki rumah sakit jiwa akhirnya Gabriel pun keluar sendirian ,Gabriel Segara meminta diantar pulang kepada sopirnya dia mengatakan bahwa dia tidak enak badan dan hanya ingin pulang tidak bisa untuk kembali ke sekolah ,sang supir tentu saja menuruti perkataan Gabriel ,sopir keluarga Wijaya pun membawa Gabriel untuk pulang ke rumah keluarga Wijaya ,sesampai nya di rumah Gabriel mengatakan kepada sopir nya bahwa jangan bilang kepada siapapun bahwa dia pergi ke rumah sakit jiwa untuk menemui ibu dan juga kakak nya ,sang supir tentu saja mengiya kan perkataan Gabriel .
Tidak lama kemudian setelah kedatangan Gabriel dan sopir nya , Ria dan Cent pun datang ke rumah kediaman keluarga Wijaya ,Ray hanya mengantar sampai pintu depan rumah keluarga Wijaya ,karena Ray ada urusan penting ,tentu saja urusan penting itu adalah untuk segera mengirim Jo pergi ke sebuah pedesaan terpencil ,Ray tidak akan menunda-nunda untuk memberi adik nya Jo sebuah pelajaran ,Ray mengendarai mobil Mercedes Benz nya dengan kecepatan yang cukup tinggi ,memakan waktu berapa lama Hai pun telah tiba di sebuah apartemen yang sangat besar dan megah ,Sesampainya di area apartemen HIV pun langsung memarkirkan mobil Mercedes benz-nya yang sangat mewah ,setelah memarkirkan mobilnya Ray pun menaiki lift untuk menuju apartemen nya ,setelah sampai di dalam apartemen nya, jika biasa nya Ray akan langsung mandi lebih dulu ,namun kali ini Ray memilih untuk menelpon salah seorang pelayan nya dulu yang kini bertugas merawat dan menjaga perkebunan sawit nya di sebuah desa terpencil .
Triinggg...Tringggg....triinnggggg ....suara telefon seseorang yang berdering menanda kan bahwa ada panggilan masuk ,Pak Lukman yang mendengar telepon nya berdering pun segera bergegas untuk mengambil dan mengangkat telepon ,apalagi saat melihat nama yang tertera di telepon nya ,ternyata yang menelpon diri nya adalah bos nya yang dari kota ,tentu saja Pak Lukman langsung saja mengangkat telepon itu tanpa mau membuat bos nya menunggu terlalu lama .
__ADS_1
"Halo pak Ray ,kenapa Bapak tiba-tiba menelepon ,apa kah ada yang bisa saya bantu .!ucap pak Lukman dengan sopan saat mengangkat telepon dari bos nya yang dari kota .
"Begini Pak , seperti nya Saya memerlu kan bantuan Pak Lukman, apakah bapak kira-kira bisa membantu .?" ucap Ray dengan nada santai tidak terdengar seperti seseorang yang meminta bantuan.
"Baik lah saya yakin bahwa bapak pasti akan bisa melakukan nya , ini bukanlah sebuah pekerjaan yang sulit ,Bapak tahu kan Adik lelaki saya yang bernama Jovial Baim Erlangga .!"Ucap Ray kepada Pak Lukman .
__ADS_1
"Oh Tuan muda Jo ,pasti saya tahu dong Pak dengan tuan muda Jo, Jadi apa kah yang memerlu kan bantuan saya adalah tuan muda Jo, apa yang bisa saya laku kan untuk membantu tuan muda Jo.?"ucap Pak Lukman dengan penuh semangat karena sangat antusias bisa membantu tuan muda Jo ,ya jika di banding melayani Ray melayani Jo jauh lebih menyenang kan bagi sebagian pelayan yang ada di kediaman Erlangga ,karena sifat Ray yang begitu pendiam membuat para pelayan yang melayani nya merasa tegang ,terbalik dengan sifat Jo yang sangat ramah ceria dan suka membuat masalah ,namun meskipun Pak Lukman sangat bersemangat dan antusias untuk melayani jovial ,namun itu bukan karena Pak Lukman lebih menyukai jovial dari pada Ray, Pak Lukman hanya merasa senang karena akhirnya dia bisa membantu keluarga Erlangga ,keluarga yang sudah sangat banyak membantu dirinya dan juga keluarganya ,jika para pelayan lain tidak terlalu suka dengan Ray karena sifatnya yang pendiam dingin dan juga terkesan kejam ,namun Pak Lukman sangat menghormati Ray,karena bagi Pak Lukman Ray adalah tuan nya yang sesungguh nya ,di balik sifat nya yang dingin pendiam dan tidak bisa berbaur dengan baik berkomunikasi dengan baik dengan para pelayan, namun sesungguh nya dia adalah sosok pemimpin yang sangat mementing kan kesejahteraan para bawahan nya ,bahkan Pak Lukman yang telah melayani keluarga Erlangga dan melihat tumbuh kembang Ray dari dia masih berusia 2 tahun ,Dia sangat Tahu betul bahwa Ray bukan lah orang yang jahat ,dia hanya kekurangan kasih sayang sejak awal , sejak masih kecil dia sudah diterpa oleh berbagai masalah ,dia Bangkit dari keterpurukan bahkan dialah yang membawa keluarga nya mencapai titik saat ini ,titik di mana orang menghormati keluarga nya dan menyanjung-nyanjung keluarga nya Padahal di saat-saat dulu keluarga mereka di hina bahkan para saudara mereka untuk mengenali mereka saja enggan, namun sekarang begitu banyak orang yang ingin menjalin kerjasama bersama keluarga Erlangga, dan mungkin tidak ada para pelayan yang bertahan bersama keluarga Erlangga seperti Pak Lukman ,Pak Lukman bahkan pernah tidak digaji selama 3 bulan namun dia tetap bersikeras ingin melayani keluarga Erlangga ,padahal saat itu keluarga Erlangga sudah menyuruhnya untuk pergi dan mencari majikan yang lain, pak lukman tidak tega bila dia juga harus meninggalkan Ray yang begitu bergantung kepada nya sejak dari usia 2 tahun ,Pak Lukman sudah menganggap keluarga itu bukan lah keluarga majikan nya ,melain kan itu adalah keluarga nya sendiri, karena uang yang dihasilkan nya sebagai gaji 35 juta itu hanyalah salah satu dari yang diberikan oleh Ray untuk keluarga nya, Rai memberi kan rumah, jaminan sekolah untuk anak-anak nya , bahkan kebutuhan nya sebulan-bulan telah dikirim oleh Ray, jadi uang nya yang 35 juta itu hanya diperguna kan nya untuk membeli kebutuhan-kebutuhan lain nya saja bukan kebutuhan pokok ,meskipun dia sering menolak namun Ray tetap bersikeras melakukan nya dan selalu mengirim bahan makanan ,belanjaan bulanan, bahkan tahunan dan juga biaya anak nya sekolah semua sudah dilunasi oleh Ray .
Sementara itu di tempat lain .
Sopir yang tadi membawa Gabriel ke rumah sakit jiwa ,dia mengatakan kepada Ria bahwa dia tadi membawa Gabriel ke rumah sakit jiwa ,dan dia juga mengatakan bahwa Gabriel berada di dalam rumah sakit jiwa selama kurang lebih 1 jam ,namun dia tidak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh Gabriel dengan kedua orang yang ditahan oleh Ria di rumah sakit jiwa itu yaitu ibu dan juga Kakak Gabriel ,dan Ria pun tidak ingin mengabai kan kejadian kecil itu meskipun Gabriel baru bocah berusia 6 tahun lebih .
__ADS_1