
Sementara itu di tempat lain.
Ria dan Edric sedang berada di depan sebuah rumah , ya rumah itu adalah rumah papa nya Ria, dan tentu saja di dalam nya ada ibu tiri Ria dan Kakak tiri nya.
Visual Rumah Ria.
Tanpa menunggu lama Ria dan Edric pun berjalan memasuki rumah itu.
*Sesampainya di depan pintu rumah, Ria membunyikan bell dengan sangat tidak sabaran.
"Aduh, siapa sih yang membunyikan bel malam-malam gini, mengganggu saja.!" ucap ibu tiri Ria yang menggerutu, ya karna Asisten rumah tangga di rumah Ria tidak masuk hari ini*.
Ting ... tung....
...... Ting ... tung..........
Ting.... tung...
__ADS_1
"Ya sebentar.!" ucap ibu tiri Ria dengan berteriak.
*Namun Ria seolah-olah tak mendengar ucapan ibu tiri nya, Ria terus membunyikan bel dengan tidak sabaran.
Ting ... tung....
...... Ting ... tung..........
Ting.... tung...
'Aduh siapa sih, udah datang kerumah orang malam-malam ga ada sopan santun sama sekali.' ucap ibu tiri Ria dengan kesal.
Dan saat ibu tiri Ria membuka pintu rumah nya, dia melihat Edric bersama seorang gadis yang tak di kenal nya.
"Jadi kamu orang nya , yang datang bertamu kerumah orang di malam hari, tidak cukup hanya datang di malam hari kamu bahkan bertamu dengan sangat tidak sopan.!"ucap ibu tiri Ria kepada Edric .
"Minggir, aku ingin masuk, kamu menghalangi jalan ku.!" ucap Ria kepada ibu tiri nya*.
"Wah siapa gadis ini, apa mungkin akhir nya kau bisa move on dari lacur kecil mu itu, tapi tak ku sangka ternyata wanita yang kau sukai sangat tak punya sopan santun, dengar ya nona, ini rumah saya, jadi silakan anda pergi dari sini.!" ucap ibu tiri Ria dengan nada menghina, dan lacur kecil yang di maksud nya adalah Ria.
__ADS_1
*Edric hanya bisa menahan amarah nya, karna Ria mengatakan Edric jangan ikut campur masalah nya.
Ria berjalan maju .
Brugh....suara sesuatu terjatuh.
'Akh, ka_kau dasar wanita liar dari mana, berani nya kau mendorong ku, sekarang juga keluar dari rumahku sebelum ku panggil polisi.!" ucap ibu tiri Ria yang dengan posisi terduduk di lantai, karna terjatuh , ya Ria mendorong ibu tiri nya hingga terjatuh.
"Seharus nya aku yang bilang begitu sejak 5 tahun yang lalu saat kau menginjakan kakimu dirumah ini.!" ucap Ria dengan tatapan dingin.
Deg.. tiba-tiba saja ibu tiri Ria tak bisa berkata-kata, yang terlintas di fikiran nya hanya satu nama, Ria , *ya apa mungkin dia Ria anak tiri nya yang menghilang tanpa jejak saat 3 tahun lalu, tapi jika benar dia Ria, bagaimana mungkin dia bisa tumbuh dan menjadi gadis yang cantik.
"Jangan bilang hanya selama 3 tahun tak bertemu dengan ku, kau jadi tak mengenali ku sekarang.!" ucap Ria kepada ibu tiri nya.
"Ri_Ria.?" ucap ibu tiri Ria, yang tanpa sadar menyebut nama anak tiri nya.
"Ya ini aku, Eilaria Wijaya , aku adalah pemilik rumah ini yang sebenar nya,bukan dirimu.!"ucap Ria dengan dingin kepada ibu tiri nya.
"Ka_kau , bagaimana mungkin dirimu adalah anak itu, ku peringatkan sekali lagi kepada keluar dari rumah ini sekarang juga, kalau tidak aku akan melaporkan mu ke polisi karna sudah masuk kerumah orang lain tanpa ijin.!" ucap ibu tiri Ria dengan nada mengancam.
__ADS_1
Bukan nya takut Ria malah berjalan masuk ke dalam dan mengabaikan peringatan ibu tiri nya.