
Setelah puas bermain di taman kanak-kanak dan pasar malam, Ray tak membawa Ria dan Cent untuk segera pulang, melain kan Ray mengajak Ria dan Cent untuk pergi je sebuah desa yang memiliki pemandangan yang sangat indah, ya Ray sering datang kesana, suasana yang dingin,pemandangan yang indah dimana rumput-rumput hijau dan bunga tumbuh subur, disana juga banyak warga yang beternak, dekat dengan pegunungan, Ray menemukan tempat itu 3 tahun yang lalu saat dia ada perjalanan bisnis.
Namun saat di perjalanan pulang ,tiba-tiba mobil Ray di berhenti kan oleh seorang bapak-bapak.
"Maaf Tuan dan Nyonya, kalian tidak bisa lewat, di depan ada pohon besar yang tumbang, jadi untuk malam ini jalan ini di tutup.!'' ucap seorang bapak-bapak yang mengetuk kaca mobil Ray.
__ADS_1
"Maaf pak, apakah ada jalan lain selain jalan ini.!'' ucap Ray bertanya.
"Ada Tuan, tapi Tuan dan Nyonya akan melewati perkebunan,dan sawah, dimana tidak ada rumah penduduk di sana ,dan lagi saat ini hujan deras,jalan nya pasti akan sulit untuk di lewati karna jalan nya terbuat dari tanah, untuk mobil itu akan sangat mustahil bisa lewat jalan sana dalam keaadan hujan deras seperti ini, jika ingin berjalan kaki mungkin bisa, tapi itu memerlu kan waktu kurang lebih 7 jam baru sampai ke kota.!'' ucap sang bapak-bapak.
Ray dan Ria saling menatap Cent, bagaimana ini, tidak mungkin mereka membawa Cent yang sedang tidur untuk berjalan kaki selama 7 jam,apalagi harus melewati sawah dan juga perkebunan tanpa ada rumah penduduk desa.
__ADS_1
Ya dia malu dengan nama penginapan yang baru saja di sebut kan nya, kedua penginapan itu adalah milik putra nya.
Nama-nama itu di guna kan putra nya sebagai kiasan, Penginapan dengan nama Malam panas adalah penginapan yang banyak di kunjungi para pasangan suami istri, sedang kan penginapan dengan nama Bukan manusia , banyak di kunjungi orang-orang yang tak mempunyai pasangan, kata putra nya saat dia sekolah ke kota dan dia mendengar seseorang berbicara Manusia di cipta kan berpasang-pasangan, kenapa kalian jomblo ,mungkin kalian bukan manusia, lalu entah bagai mana pulang dari kota dia membangun dua penginapan dengan nama yang aneh itu.
"Terima kasih pak, kalau tidak keberatan mau kah bapak menunjukan kepada kami di mana tempat nya." ucap Ray yang mau mengajak bapak-bapak itu masuk ke dalam mobil nya.
__ADS_1
"Maaf Nak, saya sedang ada urusan, kalian berdua maju saja, nanti akan ketemu dengan penginapan nya.!" ucap bapak-bapak itu yang segera pergi meninggal kan Ray dan Ria, Ya bapak-bapak itu sangat tidak mau jika harus datang ke penginapan anak nya, karna jujur saja dia malu dengan nama penginapan itu, apalagi jika kedua orang ini tahu, anak nya adalah orang yang mendiri kan penginapan itu.
jangan Lupa ,like,vote,komen,agar author lebih semangat yah.