Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan

Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan
Kejutan 1


__ADS_3

"Hei, mau kemana kamu, keluar.. cepat keluar dari rumah ku, kalau tidak_


"Kalau tidak aku akan lapor polisi, itu kan kata-kata yang akan kau ucapkan padaku, silakan lapor polisi , bahkan silakan kau suruh polisi datang kesini, aku mau lihat siapa yang harus nya pergi dari rumah ini, kau fikir aku takut jika kau lapor polisi, asal kau ingat, kau adalah orang yang seharus nya merasa takut, karna mulai sekarang aku kembali, dan aku akan membalaskan setiap perbuatan mu yang kau lakukan kepadaku dulu.!" ucap Ria kepada ibu tiri nya, ya belum sempat ibu tiri Ria menyelesaikan ucapan nya, ucapan nya sudah lebih dulu di potong oleh kata-kata yang di ucapkan Ria.


Ibu tiri Ria hanya bisa terdiam untuk sesaat , saat dia mendengar ucapan Ria, apa mungkin Ria kembali untuk membalaskan dendam nya, ah tapi bagaimana mungkin jika dia adalah Ria yang di kenal nya, tidak mungkin dia bisa balas dendam kepada diri nya.


"Dric, loe bisa pulang , gue mau istrahat dulu, makasih ya udah nganterin gue.!" ucap Ria kepada Edric.


Ria terus berjalan menaiki anak tangga menuju ke kamar nya, di abaikan nya ibu tiri nya yang masih berdiri mematung dengan seribu pertanyaan di kepala nya.


Tiba-tiba saja ibu tiri Ria menarik Ria agar Ria keluar dari rumah nya, Ria yang sedang berjalan di atas anak tangga pun tergelincir, beruntung tangan Ria sempat berpegangan, akhir nya Ria pun tak tejatuh kebawah, Ria menatap ibu tiri nya dengan tatapan marah.


Brugh.. Ria mendorong ibu tiri nya, ibu tiri Ria yang tak siap saat di dorong oleh Ria pun tergelincir dan terjatuh ke bawah, kepala ibu tiri Ria terbentur ke kaki meja hingga mengeluarkan darah.


Seketika pandangan ibu tiri Ria mulai kabur, dan berbayang-bayang, dia berusaha untuk bangkit.


"To_tolong aku.!"ucap ibu tiri Ria saat dia samar-samar melihat Ria mendekati nya.

__ADS_1


"Tolong, hah kau meminta tolong padaku, apa kau akan menolong ku jika aku yang terjatuh dan terluka saat ini, tentu saja tidak bukan, jadi kau tak perlu mengharapkan aku menolongmu.!" ucap Ria , terus mendorong ibu tiri nya agar menjauh dari nya.


"Akh, apa yang kau lakukan , apa kau ingin membunuh ku.!"ucap Ibu tiri Ria saat Ria mendorong nya, agar menjauh dari Ria.


Ria terus berjalan maju mengabaikan suara minta tolong dari ibu tiri nya, ya Ria tahu keadaan ibu tiri nya tidak lah separah itu, Ria tadi mendekati ibu tiri nya untuk memastikan, apakah luka nya dalam dan besar, dan ternyata tidak, itu hanyalah goresan kecil saja, dan jika Ria tak salah , mungkin sebentar lagi putri kesayangan atau lebih tepat nya kakak tiri Ria akan datang.


Beberapa saat kemudian.


"Uh, cape nya, dasar me_mama-mama apa yang terjadi sama mama,siapa yang melakukan ini.!"ucap Arabella yang baru saja sampai dirumah nya, dan dia sangat terkejut, saat melihat mama nya mengeluarkan darah dari kepala nya.


"*Ayo ma cepat masuk , kita kerumah sakit.!"ucap Arabella yang meminta mama nya untuk masuk ke dalam mobil nya.


"Gimana dok, apakah luka mama saya berbahaya.?"ucap Arabella yang bertanya kepada dokter yang memeriksa mama nya,ya beberapa saat yang lalu Arabella dan mama nya telah tiba di rumah sakit, dan kebetulan sekali tidak banyak pasien yang mengantri di rumah sakit, akhir nya Arabella dan mama nya pun tak perlu mengantri dengan lama.


"Keadaan nya baik-baik saja nona, kepala ibu nona hanya terbentur dan sedikit tergores saja, dan ini obat nya di minum teratur ya 3 × 1 hari, agar tidak terasa sakit, dan ini salep nye agar luka nya cepat kering,ibu nona hanya perlu istrahat yang cukup, dan nona tak perlu khawatir, ibu nona tidak apa-apa.!"ucap dokter sopan kepada Arabella dan Ibu nya.


"Ma, tolong jelasin kenapa mama bisa terluka, dan kenapa mama ga pergi kerumah sakit sendirian,padahal bukan luka yang besar,dasar mama, bikin khawatir saja.!"Ucap Arabella yang sedang berada di dalam mobil dengan mama nya.

__ADS_1


"Mama di dorong hingga jatuh dari tangga, dan kepala mama pusing,jadi mama ga bisa untuk pergi kerumah sakit sendirian."ucap mama Arabella.


"Di dorong, siapa yang mendorong mama, bukan nya mama hanya tinggal berdua sama anak laki-laki mama yang kecil itu, apa mungkin si bodoh itu sudah berani melawan sekarang.!"ucap Arabella, ya Arabella tidak menyukai adik nya, karna setelah kepergian Ria dari rumah nya , sang Papa lebih perhatian kepada adik laki-laki nya dari pada diri nya, apa lagi saat Arabella mengetahui bahwa papa nya hanya memberikan harta nya 50%untuk Ria, dan 50%untuk adik laki-laki nya.


"Ria, Ria si anak kurang ajar itu sudah kembali, apa kau tahu, ternyata Ria yang menjadi seorang model di London adalah Ria si anak bodoh itu, dia sudah kembali, dan dia tampak berbeda dari dia yang dulu, kau lihat, sekarang dia bahkan berani melawan mama dan mendorong mama,seperti nya dia kembali untuk membalas dendam.!ucap Prihatini kepada putri nya, yaitu Arabella.


Citttt.....Arabella yang terkejut pun tanpa sadar menginjak rem mobil nya dengat kuat.


"Apa kau sudah gila, apa kau ingin kita mati konyol.?"ucap Prihatini kepada putri nya, dengan marah.


"I'm sorry ma, aku hanya terkejut dengan yang mama kata kan, jika yang mama kata kan benar, maka ini akan lebih sulit dari dulu ma, dulu Ria tak mempunyai siapa-siapa , namun saat ini dia sudah terkenal di media sosial, bahkan di tv, ini akan berbahaya jika dia mengatakan apa yang telah kita lakukan pada nya.!"ucap Arabella penuh khawatir.


"Tenanglah , mau seterkenal dan seberubah apa pun dia, dia tetap lah pemula, dia tak akan bisa mengimbangi kita dalam bermain.!"ucap Prihatini kepada putri nya.


Sedangkan di tempat lain.


"Ternyata kau sudah lumayan besar ya, kakak tak tahu apa mungkin kau akan seperti mama dan kakak mu ,dan mungkin kau akan mendukung mereka, atau kau akan menjadi orang yang mendukung diriku, apa pun keputusan mu nanti, itu tidak akan bisa merubah tekat ku, maaf jika suatu saat kakak harus menyakiti mu.!"ucap Ria sambil memandangi adik laki-laki nya, dari ibu yang berbeda.

__ADS_1


Ya Arabella dan Prihatini(ibu tiri Ria) mereka meninggalkan Gabriel dirumah sendirian begitu saja.


__ADS_2