Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan

Pernikahan Tanpa Rencana dengan Pria kaya Arogan
Ke esokan hari nya.


__ADS_3

Sementara itu ada seorang wanita tersenyum puas, dia yakin saat ini Tini dengan Bella pasti sangat malu.


Ke esokan hari nya.


Ria telah tiba di lokasi yang di kata kan Ray, dan degg jantung nya berdetak kencang dan kaki nya gemetaran, saat ini dia berada di depan sebuah Apertemen yang sangat di kenali nya, ya Apertemen itu adalah Apertemen 3 tahun yang lalu di mana dia kehilangan kesucian sebagai seorang gadis.


"Silakan nona , tuan Erlangga sudah menunggu di dalam.! ucap salah seorang pelayan yang tidak asing bagi Ria, ya benar dia adalah pelayan 3 tahun yang lalu.


Ria enggan untuk melangkah maju ke depan, Ria takut dengan apa yang menunggu nya di depan sana, apa mungkin pria tiga tahun lalu sudah mengetahui bahwa Ria mempunyai anak setelah kejadian itu, Ria sangat ingin pergi dari sana, namun rasa penasaran nya juga tak kalah besar dari rasa takut nya.


"Nona.!'' ucap sang pelayan yang menyadar kan lamunan Ria.


"Eh... iya.'' ucap Ria gugup .

__ADS_1


Ria menarik napas dalam-dalam terus di keluar kan nya, Ria mengulangi nya selama 3 kali, baru akhir nya Ria memberani kan diri masuk ke dalam.


Dan Ria melihat seorang pria berdiri membelakangi nya, di lihat dari belakang, Ria merasa tak asing dengan pria yang saat ini ada di depan nya.


Dan saat pria itu berbalik.


"Tuan Ray.?'' ucap Ria yang secara tidak sadar saat melihat Ray ada di depan nya.


"Duduklah Ria.!'' ucap Ray yang meminta Ria untuk duduk di kursi yang berjarak sekitar 1 meter dengan posisi Ray.


Ray yang menyadari perubahan Ria pun langsung bicara pada inti nya .


"Maaf kan aku atas kejadian 3 tahun yang lalu Ria, maaf saat itu aku tak mencari mu, da__dan maaf aku telah menghancur kan masa depan mu dan membuat mu menderita selama ini.!'' ucap Ray yang penuh dengan rasa bersalah, Ray semangkin merasa telah menjadi orang yang sangat jahat saat melihat kondisi Ria saat ini.

__ADS_1


Brukk...Ria yang tak kuat lagi untuk berdiri tegak ,karna kaki nya melemas akhir nya dia pun jatuh terduduk di lantai.


Tanpa sadar Ria mengenggam jari-jari tangan nya dengan kuat, tubuh nya gemetaran, wajah nya pucat pasi dan bulir-bulir air bening lolos begitu saja, mengalir dari mata nya, Ray yang melihat itu semangkin mengutuk diri nya.


Ray tak henti-henti memaki diri nya, ada perasaan sakit yang tak bisa di jelas kan saat Ray melihat Ria yang sangat rapuh, entah tanpa Ray sadari sejak kapan hati nya mulai jatuh kepada Ria.


"Berhenti tuan🤚.!'' ucap Ria yang menyadari Ray berjalan mendekat ke arah nya.


Ya Ray berjalan mendekat, ingin memeluk Ria agar Ria bisa sedikit lebih tenang, dan Ray tak sadar perlakuan itu hanya akan membangkit kembali trauma Ria.


"Apakah kejadian 3 tahun yang lalu, saat aku di beri obat bius di dalam Apertemen ini ada hubungan nya dengan Tuan.?'' ucap Ria setelah dia merasa sedikit tenang.


"Ya, aku adalah laki-laki B*******k itu, aku minta maaf saat itu tak mencari mu, maaf aku tak menyelidiki siapa dirimu dan siapa yang ada di balik kejadian itu, maaf aku telah__merusak mu di saat kau sedang di kuasai ***** karna pengaruh obat yang di berikan padamu.!'' ucap Ray yang tak henti-henti meminta maaf, dan Ray juga terhenti-henti saat bicara dengan Ria, karna di setiap kata yang di ucap kan nya Ray merasa sesak di dada nya.

__ADS_1


"Jadi apakah Tuan adalah laki-laki yang malam itu bersama ku.?''ucap Ria untuk memasti kan.


"Iya laki-laki itu adalah aku, dan ini , Cent adalah anak kandung ku.!''ucap Ray sambil memberikan hasil Tes DNA Ray dan Cent.


__ADS_2