Pesona Dosen Muhammad Attar

Pesona Dosen Muhammad Attar
Rencana surprise untuk sang istri


__ADS_3

***


mereka terbangun ketika perut Naura berbunyi karena lapar, ia membangunkan Attar dengan cara sedikit menggerak-gerakan badannya, tetapi Attar sama sekali tidak mau membuka matanya ia masih sangat lelah, apa lagi hari ini ia tidak ada jadwal untuk mengajar.


Naura akhirnya beranjak bangun dari tempat tidur ia tidak lagi membangunkan Attar, ia juga mengerti pasti suaminya itu masih sangat lelah karna permainan yang mereka lakukan semalam.


ia turun dari lantai dua menuju dapur, hari ini ia berniat untuk memasakan mereka untuk sarapan pagi, karena jam segini bi Siti belum datang ia biasanya masuk kerja jam 10 pagi.


"Masak apa ya aku pagi ini" ucap Naura ketika dirinya tiba di dapur ia membuka kulkas dan bingung akan masak apa.


ketika melihat sebuah roti, ia terfikir untuk membuat roti bakar saja karna hanya untuk sarapan pagi ini, ia mulai mengambil roti dan membuat nya setelah beberapa menit roti yang ia buat telah jadi dan tidak lupa membuat susu.


Lalu menuju ke lantai atas dengan membawa roti dan susu yang ia buat, setelah membuka pintu ia menuju kasur dan tidak mendapati suaminya, ternyata Attar sedang berada di dalam kamar mandi. sembari menunggu Attar keluar dari kamar mandi untuk sarapan, Naura meraih handphone nya dan membuka isi-isi chat yang berasal dari grupnya.


"Astaga aku sebenarnya malas sekali untuk ke kampus hari ini" ucap Naura


setelah membaca chat grupnya yang di sampaikan oleh kettingnya bahwasanya hari ini ada mata kuliah yang akan masuk.


mendengar bunyi pintu kamar mandi yang dibuka, Naura menoleh ke arah pintu kamar mandi yang dibuka oleh Attar, mendapati Attar yang baru saja mandi dengan rambut yang masih agak basah sungguh Naura sangat terpesona dengan ketampanan suaminya itu ia bahkan tidak berkedip sedikitpun, hingga ia tidak sadar bahwa Attar sedang berjalan kearah nya, ia tersadar karena sebuah benda kenyal menyentuh bibirnya ternyata itu adalah bibir Attar.


"Sebegitu terpesona kah kau dengan ketampanan suami ini, hingga tidak berkedip sedikitpun" ucap Attar yang melepas ciumannya.


"Mas ih, kebiasaan deh cium-cium tanpa izin dulu" jawab Naura cemberut.


melihat bibir Naura yang seperti itu, lagi lagi Attar menciumnya kali ini Attar agak sedikit memperdalam ciuman nya hingga membuat Naura agak susah bernafas, Naura mendorong dada Attar untuk melepas ciumannya.


"Ada apa" tanya Attar bingung ketika Naura mendorong nya.


"Mas ganas, mau bunuh Naura yah, supaya bisa nikah lagi gitu" protes Naura.


"Loh siapa yang mau ngebunuh si sayang" ucap Attar lembut dan duduk di samping Naura.


"habisnya, Mas nyiumnya buat Naura nggak bisa bernafas tau" ucap Naura cemberut.

__ADS_1


"hahaha astaga sayang, maafin Mas ya, soalnya yang ini itu manis banget, jadi buat mas kecanduan" ucap Attar yang memegang bibir Naura.


"kamu pagi-pagi kemana, tadi mas bangun kamu sudah ngga ada di kamar" tanya Attar


"habis buat sarapan" ucap Naura lalu menuju tempat ia menyimpan sarapan yang ia buat tadi.


"kenapa nggak ngebangunin mas" tanya attar


"Tadi mas tidurnya enak bangat, sudah di bangunin tapi nggak terusik sama sekali" jawab Naura lalu menuju sofa yang ada di dalam kamar mereka, Attar mengikuti nya dari belakang dan duduk di samping Naura.


"kita sarapan dulu, Naura sebentar mau ke kampus" ucap Naura


"Ooh ya sudah nanti mas antar" ucap Attar lalu meraih roti yang berada di atas nampan.


"Ini susu buat mas, aku nggak tau mas kalau pagi-pagi sukanya minum susu atau kopi, jadi Naura buat susu aja" ucap Naura.


"Mas lebih suka susu kamu" Ucap Attar lalu mengedipkan mata nya dan beralih melihat kesusu Naura yang ia maksud.


"Mas iih, mesum bangat tau" ucap Naura lalu menyilang kan tangan nya keatas dadanya.


"Lagian kamu juga setiap mas menyentuh susumu kamu selalu ke enakan kan" ucap Attar yang semakin menggoda Naura dengan senyum jailnya.


"Mas ih, dasar mesum, mesum" Ucap Naura memalingkan mukanya yang saat ini sudah seperti udang rebus. Attar yang melihat tingkah Naura yang malu-malu membuat dirinya tidak bisa lagi menahan tawanya.


"hahaha, mesum-mesum gini, tapi kamu suka kan" ucap Attar lagi. mendengar ucapan Attar Naura hendak ingin menendang Attar tapi Attar lebih dulu mengetahui strategi istrinya, ia segera berdiri menjauh dan masuk ke walk-in closet.


"Hahaha kasian nggak kena" ucap Attar yang sengaja mengejek Naura


"awas ya kalau malam ini minta di temani begadang, Naura bakalan nggak mau" ucap Naura sedikit berteriak karna Attar sudah masuk ke dalam walk-in closet.


"punya laki kok gitu amat, dasar" ucap Naura lalu menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena ia sebentar lagi akan masuk kuliah.


***

__ADS_1


Naura keluar dari kamar mandi, ia tidak mendapati dimana suaminya itu ia lalu menuju walk-in closet. sembari menunggu Naura yang sedang membersihkan diri, Attar lebih dulu turun ke bawah karena tadi ia mendengar bunyi bel yang ternyata itu adalah bi Siti.


Naura memoleskan sedikit make-up ke pipinya, dan rambutnya ia ikat yang memperlihatkan lehernya yang mulus.


"Masya Allah, cantik sekali aku ini" ucap Naura yang memuji dirinya sendiri lalu berdiri hendak turun ke bawah.


mendengar bunyi kaki yang melangkah dari tangga Attar menoleh dan melihat Naura sebentar, lalu beralih mengangkat panggilan telvon dari handphone nya. Naura yang melihat sikap Attar yang hanya melihat nya sebentar saja membuatnya kembali cemberut..


"mas lagi telvonan sama siapa" tanya Naura ketika sudah berada di depan Attar.


"Ooh ini, ibu tadi yang telvon" jawab Attar


"Oh, yaudah ayo, mas mau ngantar aku kan" ucap Naura. Attar berdiri dan mendekati Naura lalu membuka ikat rambut Naura.


"Loh mas ngapain dibuka sih, bakalan terlambat nanti" protes Naura


"Mas nggak suka rambut kamu di ikat, leher kamu kelihatan mas nggak mau punya mas di lihat oleh orang lain" ucap Attar ia melihat Naura mukanya masih cemberut.


"Sudah, bibir kamu jangan kaya gitu nanti mas nggak akan ngizinin kamu masuk kampus hari ini" Ucap Attar sambil tersenyum lalu mencium puncuk kepala istrinya. Naura yang awalnya cemberut tapi ketika mendapatkan ciuman dari suaminya ia jadi tak cemberut lagi malah jadi kesenangan.


"ya udah ayo" ajak Naura yang menggandeng tangan Attar dan berjalan menuju pintu keluar.


***


"Mas rapi bangat, bukannya mas nggak ada jadwal mengajar ya hari ini" tanya Naura ketika mereka sedang berada di dalam mobil.


"Mas hari ini mau ke butik" jawab Attar


"haa? mau ngapain ke butik" tanya Naura


"kamu pulang kuliahnya jamberapa, nanti mas jemput" ucap Attar yang tidak menjawab pertanyaan dari Naura tadi.


"jam 12 siang, mas belum jawab loh pertanyaan aku tadi" ucap Naura.

__ADS_1


"Oke nanti mas jemput ya, nanti sebentar kamu akan tau" ucap Attar, ia saat ini tengah mempersiapkan surprise untuk istrinya.


"Katanya nggak mau ada rahasia-rahasia an, tapi tujuan mas mau ke butik aja mau ngapain mas nggak bilang" ucap Naura, ia kesal sama Attar karna dari tadi pagi laki-itu sudah membuatnya cemberut.


__ADS_2