Pesona Dosen Muhammad Attar

Pesona Dosen Muhammad Attar
Kebahagiaan Dalam rumah tangga


__ADS_3

***


Attar yang melihat Naura berdiri mendekatinya, ia sudah tidak sabar bagaimana dengan hasilnya.


"bagaimana" tanya Attar


"Alhamdulillah positif mas" jawab Naura yang memaksakan senyumnya mendengar ucapan Naura Attar sangatlah bahagia ia lalu memeluk istrinya dan menggendongnya, menciumi pipinya, ia tidak bisa mendiskripsikan kebahagiaan nya sekarang.


"Mas akan jadi ayah" ucap Attar yang tidak melepaskan senyumnya sedangkan Naura yang melihat sinar kebahagiaan suaminya itu seketika merasa bersalah karna ia sempat ingin menunda kehamilan.


"Iyah mas" jawab Naura


"kita hubungi bunda sama ibu ya, tadi bunda bilang akan kesini menjengukmu kalau ibu belum sempat aku memberitahukan bahwa kamu sakit tadi" ucap Attar dan Naura hanya mengangguk kan kepalanya.


"tapikan mas aku sudah nggak sakit lagi" ucap Naura.


"nggak apa-apa sayang, ini kabar yang sangat menggembirakan pasti mereka akan sangat bahagia mereka akan menjadi kakek dan nenek" jawab Attar.


"Iyah mas, ya sudah turunkan aku, aku mau mandi" jawab Naura lalu Attar menurunkannya


setelah Attar menelvon kedua orang tuanya dan juga kedua mertuanya, ia beralih mengambil kembali tes pack yang tertera garis dua itu dan tersenyum.


Naura yang sudah membersihkan diri setelah membuka pintu kamar mandi, ia heran dengan Attar yang senyum hanya dengan mantap sebuah tes pack.


"sebegitu bahagianya kah suamiku, ya Allah maafkan aku" ucap Naura dalam hati lalu mendekati suaminya.


"mas" panggil Naura yang membuat Attar menatap nya.


"iyaa ada apa sayang" tanya attar


"Naura minta maaf ya mas" jawab Naura menunduk ia sangat merasa bersalah


"untuk apa sayang" tanya Attar mendekati istrinya


"Naura sebenarnya sebelumnya belum ingin hamil mas, tapi ternyata Allah sudah memberikan kepercayaan secepat ini kepada aku, Naura minta maaf ya karena sudah punya keinginan untuk menunda kehamilan tanpa memberitahukan kepada kamu, tapi insyaallah sekarang Naura sudah siap kok untuk menjadi seorang ibu" ucap Naura.


Attar yang mendengar ucapan istrinya seketika langsung memeluk nya.

__ADS_1


"mas tau kenapa kamu ingin menunda dulu soal kehamilan karna kamu masih sedang kuliah, tapi tenang saja mas akan membantu kamu"


"sebentar lagi ibu sama bunda akan tiba" ucap Attar Naura mengangguk dan menuju ke walk-in closet meninggalkan attar setelah Naura masuk ke dalam walk-in closet Attar segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri karna sebentar lagi ibu dan bunda mertuanya akan datang.


***


tak lama setelah itu pintu rumah mereka di ketuk oleh seseorang, Attar berlari antusias untuk membukakan pintu ia tahu pasti itu adalah ibu dan mertuanya. setelah pintu terbuka kedua orang tua itu tersenyum dan melangka masuk benar saja dugaan Attar kalau itu adalah ibu dan mertuanya lalu mereka duduk di sofa.


bersamaan dengan itu Naura juga sedang menuruni tangga ketika melihat bundanya dan ibu mertuanya Naura begitu sangat bahagia ia berlari ke arah mereka, ketiga orang yang melihat Naura berlari sedikit panik


"sayang jangan lari-lari dong" ucap Attar memperingatkan mendengar ucapan suaminya Naura berhenti berlari.


"bunda, ibu Naura kangen" ucap Naura manja


"ibu sama bunda juga kangen loh, sama menantu kesayangan ibu ini" ucap ibu mertuanya


"tadi pagi itu Attar telvon bunda, katanya sikap kamu aneh di pakein minyak kayu putih katanya kamu ngga suka bau nya, ibu sih udah curiga kalau kamu hamil, ee ternyata dugaan ibu emang benar" ucap bunda Naura.


"sebentar lagi ibu akan punya cucu" ucap ibu Attar dengan terus tersenyum


"sepertinya kalian sudah melupakan aku" ucap Attar sedikit membuat dirinya terkesan sedih


ketiga perempuan yang mendengar ucapan Attar itu seketika menoleh ke arah Attar dan mereka sedikit bingung dengan Attar.


"Ooh ternyata ada yang cemburu nih" ucap Naura sedikit mengejek Attar dan mengeratkan pegangannya dilengan bundanya dan juga ibu mertua nya, ibu dan bundanya yang melihat tingkah Naura tersenyum.


"Sudah sudah, sini menantu kesayangan bunda" ajak bunda mertuanya kepada Attar.


"apa kalian sudah makan pagi ini" tanya ibu Attar dan mendapat gelengan kepala dari Naura, sedangkan Attar yang melihat gelengan kepala sedikit membuka mulutnya.


"astaga Attar istri kamu lagi hamil, kamu mau buat dia kelaparan" protes ibu nya


"ibu, menantu ibu itu berbohong, tadi pagi kan aku yang direpotkan membeli bakso, malahan aku loh yang belum makan ini beli dua porsi bakso malah di nikmatin sendiri" jawab attar melirik istrinya sedangkan Naura hanya tertawa tanpa dosa.


"tapi ibu itu hanya dua porsi bakso mana cukup" jawab Naura


"sudah-sudah jangan berdebat lagi mumpung hari ini ibu dan bunda kamu sedang di i

__ADS_1


sini biar kita berdua yang memasakan kalian makanan" ucap ibu Attar


"ngga usah Bu, ada bi Siti kok yang biasa masak" tolak Attar


"tidak apa-apa, ayah kamu juga akan nyusul kesini setelah rapat" ucap ibunya


lalu kedua orang tua itu menuju ke dapur, meninggalkan keduanya Naura dan Attar. kemudian Attar mendekati istrinya yang diam setelah bundanya dan ibu mertuanya ke dapur.


"ada apa sayang, kok diam" tanya Attar


"mas" ucap Naura


"iyaah kenapa, kamu pengen makan sesuatu" tanya Attar tapi mendapatkan gelengan kepala dari Naura.


"kalau nanti aku gemuk gimana mas, pasti nanti aku akan kaya buntel" ucap Naura yang mengundang tawa Attar sedangkan Naura yang mendengar tertawa Attar langsung cemberut.


"ishh kok ngejek sih" ucap Naura yang sudah mau mengeluarkan air mata nya Attar yang melihat mata istrinya berkaca-kaca menarik dan mendekapnya.


"Kalau badan aku gemuk, pasti mas bakalan nggak suka aku lagi kan" ucap Naura


"nggak loh sayang, mas itu sayang dan cinta kamu bukan karna fisikmu mas itu jatuh cinta sama kamu karena kamu itu cengeng, waktu pertama kali bertemu sama kamu di sebuah mall kamu itu sedang nangis dari situ mas sudah jatuh cinta sama kamu" ucap Attar


"kapan mas, aku nggak pernah loh ya nangis di mall" ucap Naura yang memang sudah tidak mengingatnya


"waktu itu kamu masih SMA, dan setelah kejadian itu mas sudah tidak pernah ketemu kamu" jawab Attar


"mas salah orang kali" Ucap Naura


"mas nggak mungkin salah orang sayang, itu memang benaran kamu waktu itu kamu sama ayah kok" jawab Attar


mendengar ucapan Attar itu Naura tiba-tiba teringat dengan kejadian 4 tahun yang lalu, memang waktu itu ia menangis karna anak kecil menabraknya dan membuat ice cream nya terjatuh mengenai rok sekolah nya hingga membuat nya malas melangkah karna kotoran yang ada di rok sekolah nya.


"Gimana kamu sudah ingat" tanya attar karena Naura diam dan mendapat anggukan dari Naura.


"Mas bahagia sekali sekarang" ucap Attar yang memeluk istrinya dan Naura membalas pelukan suaminya.


kedua orang tua yang ternyata sejak tadi memperhatikan mereka keduanya tersenyum dengan bahagia.

__ADS_1


__ADS_2