Pesona Dosen Muhammad Attar

Pesona Dosen Muhammad Attar
Ingin menunda kehamilan


__ADS_3

***


Naura hari ini dibuat sangat bahagia oleh sang suami, bagaimana tidak bahagia ia di berikan sebuah butik yang sangat terkenal dan ia juga sekaligus kaget ternyata suaminya itu benar-benar sangat kaya, tapi ia kagum dengan Attar yang sudah memiliki banyak uang tapi ia masih tetap ingin mengajar, membagi ilmunya kepada orang lain.


bukan hanya sampai disitu kejutan surprise dari Attar, ia juga ternyata telah menyiapkan sebuah dinner romantis untuk sebentar malam.


"Mas makasih ya" ucap Naura yang tidak berhenti mengucapkan kata itu.


"sayang, kamu tidak bosan dengan ucapan mu yang dari tadi cuman itu itu saja" tanya Attar yang fokus mengendarai mobilnya menuju rumah mereka.


"Aku tidak akan bosan mengucapkan kata itu" jawab Naura


"aku nggak tau mau balas mas gimana" ucap Naura lagi.


"mas nggak minta kamu balas seperti apa, mas cuma minta jangan pernah tinggalkan mas ya" ucap Attar serius, Naura mengangguk.


"Kamu sudah makan" tanya Attar


"Iyah tadi tapi waktu masih di kantin, sekarang Naura lapar lagi" ucap Naura sambil memegang perutnya Attar yang melihat Naura seperti itu merasa sangat gemmes sama sang istri.


"Ya sudah kita nyari makan dulu ya" ucap Attar yang di angguki oleh Naura.


Mobil Attar berhenti di sebuah restoran mewah ia membukakan pintu mobil untuk Naura dan menggandeng tangan nya, lalu mereka masuk ke dalam setelah mereka duduk seorang pelayan datang membawakan buku menu yang ada di restoran ini, Attar memesan makanan dan Naura juga mengikuti pesanan Attar ia tidak terlalu pilih-pilih kalau masalah makanan asal perutnya terisi.


"baik di tunggu sebentar ya mas" ucap pelayan tersebut setelah mereka memesan pelayan meninggalkan mereka.


"Mas tadi di kampus ada mahasiswi yang katanya memotret kamu waktu bersama dengan wanita" ucap Naura membuka suara sembari menunggu pesanan mereka


"pasti itu adalah Anna, yang mas ceritakan kemarin" ucap Attar lagi.


"Oh" Naura hanya ber oh saja, tidak lama setelah itu pesanan mereka di antarkan dan naura makan dengan sangat lahap.


"Alhamdulillah" ucap Naura setelah ia merasa sangat kenyang.


Attar memanggil pelayan meminta bill untuk membayar semua makanan yang mereka pesan.

__ADS_1


setelah Attar membayar, mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju rumah dan hari pun juga mulai sore. sepertinya Naura sangat kekenyangan hingga ia tertidur Attar sesekali melirik istrinya dan tersenyum. saat tiba di halaman rumah Attar tidak tega untuk membangun kan Naura ia lalu mengangkat tubuh Naura ala bridal style tapi sayangnya kepala Naura ke jedot hingga membuat nya terbangun, ia meringis kesakitan.


"astaga mas kok jahat bangat sih sama Naura, auhh" protes Naura yang kesakitan sambil memegang kepalanya.


"hehehe, cengir Attar" maaf ya sayang mas tadi nggak sengaja" ucap Attar sambil menggendong istrinya masuk ke dalam rumah.


"nggak ikhlas bangat gendongnya" ucap Naura cemberut.


"ikhlas kok sayang, ikhlas bangat Lo ini" ucap Attar menaiki anak tangga sambil Naura yang ada dalam gendongan nya. Naura tersenyum mendengar ucapan Attar ia mengalungkan tangannya ke leher suaminya lalu memberikannya sebuah kecupan.


"kamu mulai berani ya sekarang" goda Attar sambil tersenyum manis ke arah Naura. Naura menunduk malu-malu.


***


kini malam telah menyapa, Attar dan Naura telah bersiap-siap dengan pakaian yang senada Naura hanya mengikuti instruksi dari Attar memberikan nya gaun yang indah menyuruh ia memakainya malam ini, ia bingung sebenarnya malam ini akan ada apa kenapa ia harus memakai gaun seperti ini. suaminya itu juga bahkan tidak memberitahunya sama sekali.


"Masya Allah cantik bangat sih istriku ini" puji Attar kepada sang istri


"kita mau kemana sih sebenarnya mas, kita mau ke kondangan ya" tanya Naura.


"ternyata mas itu punya banyak rahasia ya, dan setelah nikahpun masih sangat menjengkelkan" ucap Naura yang bersedekap dada


"Sudah jangan cerewet, ayo" ucap Attar yang menggandeng tangan istrinya mereka berjalan menuruni anak tangga dan menuju mobilnya


mobil attar menuju ke sebuah restoran yang mewah, malam ini restoran itu telah ia boking Attar tidak ingin makan malamnya dengan sang istri di ganggu oleh pengunjung lain itu sebabnya restoran itu ia boking. hanya beberapa menit berkendara mereka telah sampai.


"kita mau makan disini mas" tanya Naura


"Ayo" ajak Attar menggandeng tangan Naura untuk masuk ke dalam restoran itu, Naura kaget kenapa restoran itu sangatlah sepi, hanya ada para pelayan. pelayan yang melihat kedatangan Attar dan Naura menyambut mereka dan mengantarkan keduanya ke sebuah meja yang sudah dipenuhi dengan makanan-makanan yang sangat enak dan sudah di dekor dengan sangat indah, sungguh Naura begitu sangat kagum dengan apa yang ada di hadapannya sekarang.


"Mas ini kamu yang siapkan semuanya" tanya Naura yang di angguki oleh Attar


"Iih mas kok nggak bilang sih" ucap Naura


"ya kalau mas bilang berarti bukan surprise dong sayang" ucap Attar

__ADS_1


"Mas terlalu banyak kejutan" ucap Naura


"tapi kok restoran ini sangat sepi ya mas" tanya Naura bingung.


"Karena mas boking" ucap Attar santai.


"haa, mas seriusan" tanya Naura lagi yang hanya di angguki oleh Attar


"Mas hanya ingin makan malam yang indah ini tanpa adanya gangguan dari para pengunjung lain, makanya mas boking" ucap Attar


"Oohiya ini, kita menikah sudah mau satu Minggu mas belum memberikan kamu uang untuk kebutuhan kamu" ucap Attar yang menyodorkan sebuah kartu Black card, Naura benar-benar dibuat kagum dengan sosok suaminya itu


"Mas sungguh Naura nggak tau mau ngomong apa lagi" ucap Naura menunduk


"ini sudah kewajiban mas, karna kamu adalah istriku jadi segala kebutuhan kamu mas yang akan tanggung, nggak mungkin kan kamu minta uang jajan sama ayah" jawab Attar sambil mengangkat wajah Naura agar menatap nya.


"kamu itu sekarang tanggung jawab mas, jadi apapun yang mas berikan kamu harus bisa menerimanya" ucap Attar lagi


"sudah ayo kita makan" ajak Attar dan di angguki oleh Naura mereka makan dengan sangat khidmat tanpa ada suara hanya bunyi sendok dan piring mereka yang terdengar.


"Alhamdulillah, mas Naura kenyang bangat" ucap Naura yang sambil memegang perutnya


"lihat perutku, aku seperti orang yang sedang hamil sekarang" ucap Naura Attar yang mendengar ucapan Naura seketika tersenyum dan memegang perut istri sambil ber ujar


"semoga cepat hadir ya disini" ucap Attar yang membuat Naura jadi salah tingkah ia tahu maksud dari perkataan suaminya itu, tapi ia juga masih ingin mempertimbangkan dirinya untuk hamil karena ia masih kuliah, pasti itu akan mempengaruhi kuliahnya.


"Oohiya mas, setelah ini kita pulang ya" ucap Naura yang sengaja mengalihkan pembicaraan Attar tadi, ia takut kalau ia menanggapi ucapan Attar tadi nanti akan membuat mereka bertengkar.


"Iyah" ucap Attar mengangguk..


salam penulis


@egacy_12


Aku sangat-sangat berterima kasih sama semua yang sudah mampir membaca dan menyukai karyaku, sumpah nggak nyangka bangat ternyata banyak yang membaca dan juga memberikan like kepada karyaku

__ADS_1


Makasih ya kakak-kakak🄰


__ADS_2