Pesona Dosen Muhammad Attar

Pesona Dosen Muhammad Attar
jangan takut akan kehilangan, karena menjadi takdirmu Takan pernah melewatimu.


__ADS_3

***


kini mobil Eza sedang menuju ke rumah Naura ternyata ia benar-benar ingin membuktikan perkataan nya kepada Silvi.


"Zaa ini kamu benaran mau ngajak aku nikah" tanya Silvi ketika mereka sudah dekat dengan rumahnya Eza hanya mengangguk saja.


"Ooh heii kita itu masih kuliah" ucap Silvi yang membuat Eza menghentikan mobilnya.


sebenarnya Silvi sangat bahagia dengan Eza yang mau serius dengan nya, tapi kalau untuk menikah rasanya ia belum bisa untuk menjalankan ibadah yang satu itu, karena menikah itu harus dari kemantapan hati dan juga kesiapan.


"Emang kamu nggak mau aku serius sama kamu" tanya Eza dan silvi menggeleng kan kepalanya.


"bukan tidak mau za, aku rasa untuk menjalankan ibadah yang satu ini harus ada kesiapan dari kita" jawab Silvi.


"aku sudah siap Silvi" ucap Eza.


"belum, kamu belum siap Za, kamu ingin menikah dengan aku hanya karena kamu takut kan, takut aku akan menjalin hubungan sama pria lain" tanya Silvi dan membuat Eza mengangguk kan kepalanya.


"aku takut kamu akan menjauhi aku Sil karna kita tidak ada hubungan yang mengikat kita, jadi hanya dengan aku menikahi kamu aku akan tenang" ucap Eza


"Menikah itu bukanlah ibadah yang pendek tapi ibadah yang akan sangat panjang, kalau kamu menikahi aku hanya karna alasan itu aku tidak mau, mari kita berkomitmen untuk saling menjaga hati dan perasaan hingga kita sama-sama memantapkan hati" ucap Silvi.


"aku takut kamu akan bersama orang lain" ucap Eza.


"Zaa sesuatu yang menjadi takdirmu Takan pernah melewati mu, mari kita bertemu di versi terbaik menurut takdir, bukan aku tidak ingin menikah dengan kamu za tapi setelah pertengkaran kita tadi pagi itu mengajarkan aku untuk jadi lebih dewasa lagi dan aku sudah mempunyai janji kepada ayah untuk menyelesaikan gelarku baru menikah" ucap Silvi


"Oke aku terima keputusan kamu, tapi kamu harus janji tunggu aku" ucap Eza yang membuat Silvi mengangguk dan tersenyum Eza yang melihat senyuman Silvi membuat hatinya berdesir dan cepat-cepat memalingkan wajahnya lalu kembali menjalankan mobilnya.


"janji ya Sil" ucap Eza lagi.

__ADS_1


"Iyah Iyah, tenang aja aku bakalan nunggu lamaran kamu kok, ini gimana besok aku kuliahnya kalau mobil aku di rumah Naura" ucap Silvi melihat Eza dengan muka cemberut sedangkan Eza hanya tersenyum.


"kamu besok masuk kampusnya jamberapa" tanya Eza


"10:10" jawab Silvi.


"Ooh nanti aku jemput oke" ucap Eza dan di angguki oleh Silvi.


***


Attar akhirnya hanya bisa pasrah dengan sikap istrinya ia lalu berjalan masuk menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya walaupun sebenarnya ia merasa tidak bau sama sekali, tapi karena dirinya tidak mau jika nanti tidak di izinkan oleh Naura untuk memeluk nya.


Naura fokus memainkan handphone nya, sampai ia sesekali menguap lalu menyimpan handphone nya berniat untuk tidur, tapi baru akan menutup mata nya Attar menegurnya.


"Kamu nggak mau mandi" tanya attar dan Naura hanya menjawab dengan gelengan kepala.


ia saat ini benar-benar sangat merasa ngantuk hingga akhirnya membuat nya tertidur, saat Attar keluar dari walk-in closet melihat istrinya yang sama sekali tidak menghiraukan perkataan nya tadi membuat nya geleng-geleng kepala. ia akhirnya ikut masuk ke dalam selimut dan memeluk tubuh istrinya dan mencuri-curi ciuman Naura, tapi Naura sama sekali tidak terganggu dengan apa yang Attar lakukan.


melihat tidur istri nya yang sangat pulas membuat tangan attar semakin menelusuri tubuh istrinya dan sampai tiba ke arah sensitif Naura, Naura yang merasakan ada sesuatu yang menyentuh nya sedikit mengeliat dan berbalik memeluk tubuh suaminya yang di kira itu adalah bantal guling.


Attar yang merasakan tubuh istrinya yang memeluk nya membuat adik kecilnya menjadi bangun, dan kalau sudah seperti itu sudah pasti harus butuh sebuah penenang ia semakin mencium bibir istrinya dan tangannya yang tidak berhenti menelusuri tubuh istrinya.


Naura terbangun karena ulah Attar yang semakin butuh untuk di puaskan, menatap mata suaminya yang sudah berkabut dengan gairah. Attar yang yang melihat istrinya sudah bangun membuat nya cengir dan melanjutkan kembali kegiatan nya sedangkan Naura membiarkan suaminya itu yang bermain sampai jam 1 malam Attar baru menyudahi kegiatan nya.


ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan Naura ia kembali tertidur. setelah membersihkan diri Attar kembali merebahkan dirinya menyusul istrinya ke alam tidur.


***


pagi-pagi Naura membuka matanya sudah tidak menemukan keberadaan suaminya, ia lalu bangun berjalan menuju ke dalam kamar mandi karena ia merasa sangatlah lengket sekarang.

__ADS_1


sedangkan Attar ternyata sedang membuat sarapan untuk dia dan juga istrinya serta membuatkan susu untuk Naura, ia belum beli susu untuk hamil karna belum sempat. setelah semuanya ia rasa sudah cukup lalu berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya.


setelah membuka pintu kamar ia tidak melihat istrinya di kamar, kasur juga sudah di rapikan hanya suara air dari dalam kamar mandi yang menandakan bahwa Naura sedang berada di dalam kamar mandi. Attar lalu menuju sofa dan menyimpan susu dan roti yang ia buat sembari menunggu istrinya selesai mandi.


Attar membuka laptopnya untuk melihat beberapa laporan tentang kantornya, dan beralih menatap ke arah kamar mandi yang terdengar pintunya terbuka dan memperlihatkan wajah istrinya yang cantik, Naura mendekati suaminya dan duduk di sampingnya.


"kenapa mas lihatin aku kaya gitu, ini mas yang buat" tanya Naura dan meraih roti yang di atas nampan.


"nggak sabar pengen lihat kamu gemuk" ucap Attar sambil mencubit pipi istrinya ia merasa sangat gemmes dengan istrinya yang pagi ini terlihat sangat bercahaya.


"kalau aku gemuk, terus mas selingkuhin aku aku akan menyantetmu mas" ucap Naura sedangkan Attar yang mendengar ucapan istrinya membuat nya tertawa dan geleng-geleng kepala.


"kurang bersyukur apa lagi aku kalau mau selingkuhi kamu" ucap Attar mencium istrinya dengan gemmes.


"Mas iih jijik tau, mas itu belum mandi pagi ini" ucap Naura yang mengelap pipinya dengan tangannya.


"mandi sana, sebentar mas mau ke kampus kan" tanya Naura dan Attar menganggukan kepalanya.


"Kamu hari ini ada kuliah" tanya Attar


"Iyah" jawab Naura


ia lalu meraih susu yang Attar buatkan tadi dan menghabiskan nya, setelah itu ia berdiri hendak menuju walk-in closet tapi sebelum itu ia berbalik kembali dan menyuruh suaminya itu untuk mandi lalu setelah itu baru ia masuk ke dalam walk-in closet.


salam penulis


@egacy_12


haii Kaka"ku, hari ini pesona dosen Muhammad Attar hanya bisa up satu episode ya maaf🙏 karena sekarang tugas kuliahku banyak bangat insyaallah kalau ada waktu aku bakalan up banyak🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2